1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : BRI Super League: Pelatih Borneo FC Terpukau Debut Gemilang Mohammad Anez

Performa impresif Borneo FC di putaran kedua BRI Super League 2025/2026 menjadi sorotan. Pesut Etam sukses menyapu tiga kemenangan beruntun saat membuka paruh musim, masing-masing atas Persis Solo (1-0), PSIM Yogyakarta (2-1), dan Bhayangkara Presisi (2-1).

Rangkaian hasil positif ini menjadi bukti konsistensi skuad asuhan Fabio Lefundes dalam menjaga momentum persaingan papan atas. Tak hanya solid secara permainan, kedalaman skuad Borneo FC juga semakin matang berkat rekrutan anyar di bursa transfer tengah musim.

Sebanyak tujuh pemain baru sudah mencatatkan debutnya. Dua nama langsung memberi dampak instan, yakni Kaio Nunes dan Koldo Obieta yang menyumbang gol kemenangan saat menghadapi PSIM. Namun, perhatian publik kini juga tertuju pada satu nama lain: Mohammad Anez.

Debut Singkat Mohammad Anez yang Mencuri Perhatian

Mohammad Anez menjalani debut bersama Borneo FC ketika menghadapi Bhayangkara Presisi di Bandar Lampung, Sabtu (7/2/2026). Ia masuk pada menit ke-87 menggantikan Kaio Nunes.

Meski hanya tampil beberapa menit, Anez mampu menunjukkan kualitasnya. Gelandang berpaspor Suriah itu memperlihatkan visi bermain, ketenangan saat menguasai bola, serta etos kerja tinggi yang langsung menarik perhatian suporter.

Dalam situasi pertandingan yang menegangkan, Anez tampil tanpa canggung. Ia beberapa kali membuka ruang dan membantu menjaga keseimbangan lini tengah di menit-menit akhir laga.

Kehadirannya seolah memberi pesan bahwa Borneo FC tidak hanya merekrut pemain pelengkap, melainkan sosok yang siap berkontribusi dalam perebutan gelar.

Pengalaman Internasional Jadi Nilai Tambah

Anez bukan pemain sembarangan. Dengan 36 caps bersama tim nasional Suriah, ia membawa pengalaman internasional yang tak dimiliki banyak pemain di kompetisi domestik.

Pelatih Fabio Lefundes mengaku sudah memantau kualitas Anez sejak sesi latihan pertamanya. Adaptasi cepat yang ditunjukkan sang pemain membuatnya yakin bahwa kehadiran Anez akan memberi dimensi baru dalam skema permainan Pesut Etam.

Menurut Lefundes, tambahan pemain berkualitas di fase krusial musim sangat penting untuk menjaga stabilitas performa. Ia menyebut Anez sebagai pemain yang mampu menghadirkan variasi taktik sekaligus memperkuat kedalaman lini tengah.

Menambah Kedalaman dan Variasi Taktik

Masuknya Anez membuat opsi di sektor tengah semakin beragam. Ia bisa menjadi alternatif ketika Kei Hirose absen, atau saat tim membutuhkan pendekatan permainan berbeda.

Fleksibilitas menjadi nilai utama Anez. Ia mampu bermain sebagai gelandang bertahan maupun box-to-box, tergantung kebutuhan tim. Kemampuan membaca permainan dan distribusi bola yang rapi menjadi aset penting dalam sistem permainan Borneo FC yang menekankan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Dengan jadwal kompetisi yang padat, rotasi pemain menjadi kunci. Kedalaman skuad yang merata memungkinkan Borneo FC tetap kompetitif hingga akhir musim.

Persaingan Gelar Semakin Memanas

Di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, Borneo FC menempati posisi kedua dengan koleksi 46 poin. Mereka hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.

Duel antara Borneo FC dan Persib sejatinya dijadwalkan berlangsung di Samarinda pada 16 Februari 2026. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi salah satu penentu arah perebutan gelar.

Namun, laga pekan ke-21 itu resmi ditunda hingga 15 Maret 2026. Penjadwalan ulang dilakukan karena Persib harus menjalani pertandingan AFC Champions League Two melawan Ratchaburi FC.

Penundaan ini memberi waktu tambahan bagi Borneo FC untuk menjaga kebugaran sekaligus mematangkan strategi. Di sisi lain, persaingan di papan atas semakin ketat, sehingga setiap pertandingan memiliki nilai krusial.

Momentum Menuju Puncak

Tren positif tiga kemenangan beruntun menjadi fondasi penting bagi Borneo FC. Dengan komposisi pemain yang semakin solid, peluang untuk menekan Persib di puncak klasemen terbuka lebar.

Debut menjanjikan Mohammad Anez menjadi simbol keberhasilan manajemen dalam memperkuat tim di waktu yang tepat. Meski baru tampil singkat, sinyal positif sudah terlihat.

Jika mampu mempertahankan konsistensi dan memaksimalkan kontribusi pemain anyar, Borneo FC berpotensi menjadi kandidat kuat juara BRI Super League musim ini.

Perjalanan masih panjang, namun optimisme di Samarinda kian menguat. Pesut Etam tidak sekadar meramaikan persaingan, melainkan siap menantang dominasi di puncak klasemen.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE