1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Pertarungan Taktik di BRI Super League, Malut United Lawan PSM di Pinggir Lapangan

Pertemuan Malut United dan PSM Makassar dalam pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 akan menjadi duel menarik antara dua pelatih dengan latar belakang berbeda. Hendri Susilo, arsitek lokal Malut United, akan beradu taktik dengan nakhoda asing PSM, Tomas Trucha, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3/2026) malam WIB. Laga ini bukan hanya penting untuk perolehan poin, tetapi juga menjadi pertaruhan strategi antara pengalaman lokal versus metode asing.

Bagi Malut United, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen, sementara PSM harus bangkit dari tren negatif yang membayangi performa tim.

Rekam Jejak Hendri Susilo di Sepak Bola Nasional

Hendri Susilo memimpin Malut United sejak awal musim ini, menggantikan Imran Nahumarury yang dipecat akibat skandal internal. Pelatih asal Maluku ini memiliki pengalaman panjang di sepak bola nasional.

Sebelumnya, Hendri pernah menukangi klub-klub ternama seperti Sriwijaya FC, Semen Padang, dan PSBS Biak. Ia juga sempat melatih Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, Persisam Samarinda, serta Timnas Indonesia U-18. Rekam jejak ini menjadikan Hendri salah satu pelatih lokal yang dikenal memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap berbagai karakter tim.

Bersama Malut United di musim ini, Hendri membawa tim yang dijuluki Laskar Kie Raha tampil kompetitif. Hingga pekan ke-25, Malut United mencatatkan 13 kemenangan, lima imbang, dan enam kekalahan, sehingga menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 44 poin. Mereka tertinggal sepuluh poin dari Persib Bandung di puncak dan enam poin dari Borneo FC Samarinda di peringkat ketiga.

Tomas Trucha dan Tantangan Besar di PSM

Di sisi lain, Tomas Trucha berasal dari Republik Ceska dan memiliki pengalaman internasional yang luas. Sebelum menukangi PSM, Trucha menangani beberapa klub di Asia dan Afrika, termasuk Penang FC dan Kelantan United di Malaysia, serta AFC Leopards di Kenya.

Namun, kariernya bersama PSM belum menunjukkan hasil yang konsisten. Dari 15 laga yang dijalani, Trucha baru meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Tren negatif ini termasuk lima kekalahan beruntun dari 21 Desember 2025 hingga 24 Januari 2026.

Situasi PSM saat ini tergolong memprihatinkan. Tim berjulukan Pasukan Ramang itu mengalami empat kekalahan beruntun dari Dewa United, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Persita Tangerang. Akibatnya, PSM tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara, hanya unggul lima poin dari zona degradasi yang ditempati PSBS Biak.

Perbedaan Filosofi Taktik

Duel ini juga menghadirkan kontras filosofi taktik. Hendri Susilo dikenal mengandalkan disiplin pertahanan dan penguasaan bola sebagai kunci permainan, sekaligus mampu memanfaatkan peluang melalui serangan balik cepat. Sementara Tomas Trucha cenderung menekankan fleksibilitas formasi dan adaptasi terhadap lawan, meski implementasinya di PSM masih menghadapi kendala konsistensi pemain.

Laga ini diprediksi akan berlangsung menarik, karena kedua pelatih akan saling adu strategi. Hendri harus mampu memaksimalkan kondisi pemain Malut United yang komplet dan bugar, sementara Trucha dituntut mencari cara untuk menghentikan tren negatif dan mengamankan poin dari laga tandang.

Tekanan dan Motivasi Kedua Tim

Bagi Malut United, pertandingan kandang ini menjadi peluang untuk menambah kemenangan dan menjaga tren positif di BRI Super League. Dukungan suporter di Stadion Gelora Kie Raha menjadi faktor tambahan yang dapat memacu performa tim.

Sementara itu, PSM menghadapi tekanan besar untuk bangkit. Tren buruk mereka membuat setiap pertandingan menjadi krusial demi menjauh dari ancaman degradasi. Tomas Trucha dituntut menghadirkan motivasi dan strategi yang mampu mematahkan tren negatif timnya.

Kesimpulan

Pertandingan Malut United vs PSM bukan sekadar adu pemain di lapangan, tetapi juga duel strategi antara pelatih lokal dan asing. Hendri Susilo yang berpengalaman di kancah nasional akan mengandalkan kedisiplinan dan pemanfaatan peluang, sedangkan Tomas Trucha harus menemukan solusi untuk mengatasi tekanan dan memperbaiki performa tim.

Dengan kondisi pemain yang komplet dan bugar, Malut United memiliki keuntungan psikologis dan fisik. Namun, PSM tetap memiliki potensi bangkit jika mampu mengatasi tekanan dan mengoptimalkan strategi Trucha.

Duel ini diharapkan menjadi tontonan menarik bagi penggemar sepak bola Indonesia, sekaligus menunjukkan kualitas kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 yang penuh kejutan dan adu taktik antara pelatih lokal dan asing.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE