Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menghadapi tugas berat dalam menyusun skuad untuk FIFA Series 2026. Dari 41 pemain yang dipanggil, pelatih asal Inggris itu kemungkinan harus mencoret belasan nama untuk menyesuaikan regulasi FIFA, sekaligus menghadapi kondisi pemain yang bervariasi. Pemangkasan ini menjadi sorotan publik mengingat persaingan untuk masuk skuad final semakin ketat.
Turnamen FIFA Series 2026 di Indonesia dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dengan partisipasi Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts dan Nevis. Agenda ini menjadi kesempatan penting bagi Timnas Indonesia untuk mematangkan persiapan menghadapi kompetisi internasional mendatang.
Skuad Awal Timnas Indonesia Terdiri dari 41 Pemain
John Herdman memanggil total 41 pemain untuk pemusatan latihan persiapan FIFA Series 2026. Namun, jumlah ini kemungkinan berkurang setidaknya satu pemain karena cedera serius yang dialami winger Excelsior Rotterdam, Miliano Jonathans. Cedera ACL membuat Jonathans menepi hingga akhir tahun 2026, sehingga otomatis ia tidak bisa mengikuti agenda internasional mendatang.
Sisa pemain lainnya dijadwalkan mulai berkumpul setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, yang diperkirakan jatuh pada 21-22 Maret 2026. Herdman akan memimpin langsung pemusatan latihan untuk menilai kesiapan fisik, teknik, dan mental para pemain, sekaligus menentukan siapa yang layak masuk skuad final.
Mengacu Aturan FIFA Series 2026
Menurut Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, setiap negara peserta FIFA Series 2026 hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 23 pemain untuk setiap pertandingan. Artinya, dari 41 pemain yang dipanggil, Herdman harus menyisihkan 16-17 pemain sebelum kompetisi dimulai.
“Sesungguhnya regulasi FIFA membatasi hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan untuk tiap laga. Jadi pelatih pasti akan menyesuaikan sesuai kebutuhan tim,” jelas Sumardji.
Pengurangan jumlah pemain ini menjadi tantangan tersendiri bagi Herdman, karena ia harus menilai siapa yang benar-benar siap secara fisik dan taktik, sekaligus mempertimbangkan kedalaman skuad untuk menghadapi tiga laga di ajang FIFA Series 2026.
Jadwal Pertandingan dan Tantangan Pemangkasan
Timnas Indonesia akan membuka FIFA Series 2026 dengan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026 di SUGBK. Tiga hari berselang, tim akan menantang pemenang antara Timnas Bulgaria dan Timnas Kepulauan Solomon.
Dengan jadwal yang cukup padat, Herdman perlu memastikan setiap pemain yang masuk skuad final memiliki kebugaran optimal dan kemampuan adaptasi tinggi. Pemangkasan skuad bukan semata-mata karena jumlah, tetapi juga strategi agar tim lebih kompak dan siap bersaing di tiap laga.
Sumardji menambahkan, “John Herdman pasti akan menyampaikan kepada BTN siapa saja yang masuk 23 pemain final. Kami akan umumkan setelah keputusan diambil, termasuk menyesuaikan dengan kondisi cedera yang ada.”
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Coretan Pemain
Beberapa faktor yang kemungkinan besar mempengaruhi keputusan Herdman mencoret pemain antara lain:
- Kebugaran dan cedera: Pemain yang mengalami cedera serius, seperti Miliano Jonathans, otomatis tidak bisa dipertimbangkan.
- Performa di pemusatan latihan: Herdman akan menilai konsistensi penampilan pemain selama sesi latihan internal.
- Kesesuaian strategi: Pemilihan pemain juga bergantung pada taktik dan formasi yang ingin diterapkan pelatih.
- Pengalaman dan adaptasi: Pemain yang memiliki pengalaman internasional atau mudah beradaptasi dengan tekanan pertandingan akan lebih diprioritaskan.
Kesimpulan
Pemangkasan skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menjadi langkah strategis John Herdman dalam mempersiapkan tim yang solid dan kompetitif. Dari 41 pemain yang dipanggil, setidaknya 16-17 nama kemungkinan akan dicoret, baik karena cedera maupun pertimbangan taktik dan performa.
FIFA Series 2026 menjadi ajang penting bagi Herdman untuk melihat kesiapan Timnas Indonesia menghadapi kompetisi internasional di masa depan. Meski harus melakukan coretan belasan pemain, langkah ini bertujuan memastikan tim final berisi pemain yang paling siap, tangguh, dan mampu bersaing di level tertinggi. Dengan keputusan ini, Herdman berharap Timnas Indonesia mampu tampil optimal dan memberikan hasil terbaik di hadapan publik sendiri.
BACA JUGA :












