1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persik Tegaskan Vitor Tinoco Tidak Dilepas, Fokus Bantu Timnas St. Kitts di FIFA Series 2026

Manajemen Persik Kediri menegaskan status asisten pelatih mereka, Vitor Tinoco, yang saat ini bergabung sementara dengan Timnas St. Kitts and Nevis. Kesempatan ini muncul seiring permintaan pelatih Marcelo Serrano agar Tinoco membantu skuad Sugar Boyz menghadapi Timnas Indonesia dalam laga FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Manajer Tim Persik, M. Syahid Nur Ichsan, menjelaskan keputusan ini bersifat sementara dan positif bagi pengembangan karier Tinoco. “Beberapa waktu lalu, coach Vitor menyampaikan dan meminta izin untuk sementara memperkuat tim kepelatihan Saint Kitts and Nevis. Kami izinkan dan berikan waktu karena kesempatan ini juga merupakan hal positif bagi coach Vitor,” ujar Syahid.

Vitor Tinoco Tetap Bagian Persik

Meski sedang berada di Indonesia untuk membantu Timnas St. Kitts and Nevis, Vitor Tinoco menegaskan bahwa dirinya tetap terikat kontrak dengan Persik di BRI Super League musim 2025/2026. Sebelumnya, pria berusia 43 tahun itu juga pernah menimba pengalaman di Barito Putera sebelum bergabung dengan Persik.

“Saya tetap di Persik, saya tidak keluar dari Persik. Tetapi, saya minta izin untuk membantu coach Marcelo di sini,” ungkap Tinoco saat berada di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Kesempatan ini hadir lewat hubungan profesional Tinoco dengan Marcelo Serrano, yang sudah lama dikenalinya sejak sama-sama meniti karier di Timnas Brasil U-15. Tinoco dihubungi langsung oleh Serrano untuk membantu menyusun strategi dan taktik menghadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.

Pengalaman Tinoco Jadi Modal Penting

Salah satu alasan utama mengapa Marcelo Serrano meminta bantuan Tinoco adalah pengalaman panjangnya di sepak bola Indonesia. Dengan lebih dari sembilan tahun berkarier di tanah air, pengetahuan Tinoco tentang karakteristik pemain, gaya bermain, dan kultur sepak bola Indonesia dinilai sangat membantu Timnas St. Kitts and Nevis.

“Pengalaman dan pengetahuan Vitor soal sepak bola Indonesia akan sangat membantu saya dalam merancang taktik menghadapi anak-anak asuh John Herdman,” ujar Serrano. Hal ini menjadi keuntungan tambahan bagi Timnas St. Kitts, karena mereka akan menghadapi Timnas Indonesia yang sedang dalam persiapan intensif untuk FIFA Series 2026.

Koordinasi dengan Persik dan Timnas St. Kitts

Vitor Tinoco menegaskan bahwa perannya di FIFA Series 2026 bersifat temporer dan tidak mengganggu tugasnya di Persik. Selama berada di Jakarta, Tinoco berfokus memberikan masukan taktis, analisis lawan, serta membantu latihan Timnas St. Kitts. Ia memastikan semua hal terkait pekerjaan di Persik tetap berjalan lancar.

“Ini kesempatan bagus untuk belajar juga. Saya bisa menambah pengalaman internasional, tapi tetap menjalankan tanggung jawab di Persik,” kata Tinoco. Dengan koordinasi yang jelas antara klub dan tim nasional, baik Persik maupun Timnas St. Kitts mendapatkan manfaat dari situasi ini.

Dampak Positif bagi Karier dan Persik

Manajemen Persik menilai pengalaman Tinoco membantu Timnas St. Kitts juga akan memberi dampak positif bagi klub. Strategi, analisis lawan, dan insight tentang sepak bola internasional yang diperoleh bisa dibawa kembali ke klub, memperkuat kualitas tim di BRI Super League.

“Ini bukan hanya bermanfaat bagi Vitor, tapi juga bagi Persik. Ilmu dan pengalaman yang ia peroleh akan kami aplikasikan di tim,” ujar M. Syahid Nur Ichsan. Dengan demikian, izin sementara ini menjadi situasi win-win bagi semua pihak.

Kesimpulan

Persik Kediri memastikan Vitor Tinoco tetap menjadi bagian integral tim di BRI Super League 2025/2026, meski diberi izin sementara untuk membantu Timnas St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Kombinasi pengalaman internasional, pengetahuan mendalam soal sepak bola Indonesia, dan koordinasi yang baik dengan manajemen klub menjadikan langkah ini bermanfaat bagi semua pihak. FIFA Series 2026 menjadi panggung bagi Tinoco untuk berbagi keahlian sekaligus memperkuat kompetensi profesional, sementara Persik tetap menjaga stabilitas dan kualitas kepelatihan di musim ini.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE