1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP BRI Super League: PSIM Bangun Chemistry Tim Usai Libas PSBS 4-1, Siap Hadapi Dewa United

PSIM Yogyakarta terus memantapkan persiapan menjelang laga tandang melawan Dewa United di pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Menggunakan jeda kompetisi karena FIFA Matchday, tim berjuluk Laskar Mataram memanfaatkan waktu untuk menggelar uji tanding kontra PSBS Biak, Jumat (27/3/2026) sore WIB, di Stadion Mandala Krida.

Pertandingan ini menjadi ajang penting bagi pelatih Jean-Paul van Gastel untuk menjaga ritme permainan, meningkatkan kerja sama tim, dan menguji implementasi strategi jelang laga krusial di Indomilk Arena pada Jumat (3/4/2026). Hasilnya, PSIM tampil dominan dan menang meyakinkan dengan skor 4-1.

Parade Gol PSIM Tunjukkan Ketajaman Pemain

Gol-gol PSIM lahir dari permainan kolektif yang apik. Jop van der Avert membuka keunggulan pada menit ke-27, disusul Fahreza Sudin pada menit ke-65. Muhammad Iqbal mencetak brace pada menit ke-67 dan 89, memastikan kemenangan Laskar Mataram.

“Kami mencetak gol-gol yang bagus, sesuai dengan cara kami ingin bermain. Sangat menyenangkan melihat pola-pola yang kami miliki sudah mulai terlihat sekarang,” ujar Jean-Paul van Gastel seusai laga. Pelatih asal Belanda itu menekankan bahwa uji tanding ini bukan sekadar soal kemenangan, melainkan proses untuk mengasah chemistry tim dan membangun ritme jelang pertandingan tandang.

Fokus pada Pola Permainan dan Fisik Pemain

Van Gastel menekankan bahwa tujuan utama uji tanding ini adalah menjaga kondisi fisik pemain setelah jeda kompetisi. Hampir semua pemain diberikan menit bermain yang cukup untuk menjaga kebugaran dan adaptasi strategi.

“Tujuan utama saya adalah mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Dewa United minggu depan. Itulah sebabnya hampir setiap pemain bermain selama 45 menit untuk mengembalikan ritme,” jelasnya. Hal ini menunjukkan pendekatan profesional PSIM dalam mengelola skuad, sekaligus membangun kepercayaan diri pemain jelang laga krusial.

Hasil Bukan Fokus Utama

Meski menang telak, Van Gastel menegaskan bahwa hasil bukan prioritas utama. Ia lebih menekankan sikap, konsistensi, dan disiplin taktik pemain selama pertandingan.

“Banyak sekali yang perlu diperbaiki karena hari ini benar-benar terasa seperti pertandingan persahabatan. Babak pertama terlalu santai, sedangkan babak kedua ada momen yang terlihat agak kekanak-kanakan,” ujarnya. Pelatih berusia 53 tahun itu menekankan pentingnya fokus, kedisiplinan, dan keberadaan semua pemain dalam latihan serta pertandingan mendatang.

Optimisme Jelang Laga Kontra Dewa United

Dengan kemenangan 4-1 atas PSBS, PSIM Yogyakarta menunjukkan progres signifikan dalam penerapan taktik dan pola permainan yang diinstruksikan Van Gastel. Kepercayaan diri tim meningkat, namun pelatih tetap meminta kewaspadaan jelang laga tandang ke markas Dewa United, tim yang dikenal memiliki permainan agresif.

“Saya berharap semua pemain tetap tersedia, tidak ada yang cedera, dan mereka menjadi lebih bugar kembali. Secara keseluruhan, saya puas dengan laga uji tanding ini,” pungkas Van Gastel. Laskar Mataram kini lebih siap menghadapi pertandingan berat, dengan pola permainan yang mulai solid dan kerja sama tim yang makin matang.

Kesimpulan

Kemenangan atas PSBS Biak tidak hanya menambah moral tim, tetapi juga menjadi indikator positif bagi strategi PSIM Yogyakarta menjelang laga tandang ke Dewa United. Jean-Paul van Gastel menekankan bahwa fokus utama adalah menjaga ritme, mengasah chemistry, dan memastikan semua pemain siap secara fisik dan mental. Dengan persiapan matang ini, PSIM berpeluang menghadirkan performa maksimal di BRI Super League 2025/2026, sekaligus mengamankan poin penting dari pertandingan tandang yang krusial.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE