1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Media Belanda Ungkap Strategi Klub Selamatkan Karier 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Polemik “paspoortgate” yang mengguncang sepak bola Belanda kini memasuki fase krusial. Media Belanda, Telegraaf, mengungkap bahwa sejumlah klub tengah berpacu dengan waktu untuk mencari solusi agar para pemain yang terdampak bisa kembali merumput. Termasuk di dalamnya empat pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang saat ini masih dinonaktifkan dari aktivitas klub.

Situasi ini menjadi perhatian besar karena tidak hanya berdampak pada karier pemain, tetapi juga pada jalannya kompetisi Liga Belanda. Harapan pun mulai muncul, dengan kemungkinan para pemain dapat kembali bermain dalam waktu dekat, bahkan sejak pekan pertandingan berikutnya.

Klub Berpacu dengan Waktu Cari Solusi

Menurut laporan Telegraaf, klub-klub di Liga Belanda saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk memastikan pemain mereka tetap memenuhi syarat bermain. Kasus paspoortgate telah menyeret puluhan pemain, baik di Eredivisie maupun Eerste Divisie.

Empat pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang terdampak adalah Dean James dari Go Ahead Eagles, Justin Hubner dari Fortuna Sittard, Nathan Tjoe-A-On dari Willem II, dan Tim Geypens dari FC Emmen. Untuk sementara waktu, keempatnya tidak diperbolehkan mengikuti latihan maupun pertandingan resmi.

Namun, klub-klub berharap situasi ini bisa segera diselesaikan sebelum jadwal pertandingan berikutnya. Eredivisie akan memasuki pekan ke-30 pada 11-12 April 2026, sementara Eerste Divisie dijadwalkan menggelar pekan ke-35 pada 6-7 April 2026.

Upaya besar-besaran kini dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk pendekatan hukum dan administratif, guna memastikan status para pemain tetap sah sesuai regulasi yang berlaku.

Menunggu Hasil Penyelidikan Imigrasi

Salah satu langkah utama yang tengah ditempuh adalah menunggu hasil penyelidikan dari Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND). Lembaga ini saat ini sedang memeriksa status administrasi sekitar 25 pemain yang terlibat dalam kasus paspoortgate.

Penyelidikan ini bertujuan untuk memastikan apakah para pemain tersebut masih memiliki kewarganegaraan Belanda atau tidak, setelah memilih membela tim nasional di luar Uni Eropa.

Hasil dari proses ini akan menjadi penentu utama apakah para pemain masih memenuhi syarat untuk bermain di Liga Belanda. Jika dinyatakan tidak memenuhi syarat, maka klub harus mencari alternatif solusi agar pemain tetap bisa tampil.

Meski demikian, para ahli hukum di Belanda menilai bahwa masih ada beberapa opsi yang dapat ditempuh untuk memperbaiki situasi dalam waktu relatif singkat.

Opsi Menggunakan Paspor Asing

Salah satu solusi yang diungkap Telegraaf adalah dengan menggunakan paspor asing yang dimiliki pemain. Cara ini sebelumnya pernah dilakukan oleh klub besar Belanda, Ajax, ketika mendatangkan Maarten Paes pada Februari 2026.

Dengan menggunakan paspor asing, pemain dapat kembali memenuhi syarat sebagai pemain internasional. Namun, skema ini tetap memiliki tantangan, terutama terkait persyaratan izin kerja dan gaji minimum bagi pemain non-Uni Eropa.

Di Belanda, pemain non-EU diwajibkan memiliki izin kerja serta menerima gaji minimal sekitar 608 ribu euro per tahun. Angka ini menjadi kendala bagi banyak klub, terutama yang memiliki keterbatasan finansial.

Meski secara status pemain internasional bisa mendapatkan izin kerja, beban finansial tersebut membuat tidak semua klub mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Alternatif Kembali ke Kewarganegaraan Belanda

Selain menggunakan paspor asing, opsi lain yang turut dipertimbangkan adalah mengajukan kembali kewarganegaraan Belanda. Namun, langkah ini memiliki konsekuensi besar bagi para pemain.

Jika kembali menjadi warga negara Belanda, para pemain berpotensi kehilangan hak untuk membela tim nasional yang mereka pilih saat ini, termasuk Timnas Indonesia.

Proses pengajuan kewarganegaraan ini juga tidak instan. Dalam skenario tercepat, proses tersebut bisa memakan waktu sekitar tiga bulan. Meski demikian, selama proses berlangsung, pemain masih berpeluang mendapatkan izin tinggal sementara.

Izin tersebut dapat memungkinkan mereka kembali bermain dalam waktu lebih cepat, meskipun status hukum mereka belum sepenuhnya selesai.

Awal Mula Kasus Paspoortgate

Kasus paspoortgate bermula dari laporan yang diajukan oleh NAC Breda terhadap Dean James, bek Go Ahead Eagles yang telah dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia pada Maret 2025.

NAC Breda mempertanyakan status Dean James sebagai pemain non-Uni Eropa, terutama terkait izin kerja dan ketentuan gaji minimum. Laporan tersebut kemudian memicu penyelidikan yang lebih luas dan menyeret banyak pemain lain.

Dalam regulasi Belanda, pemain non-EU harus memenuhi syarat administratif yang ketat, termasuk izin kerja dan standar gaji tinggi. Hal ini menjadi akar permasalahan dalam kasus yang kini dikenal sebagai paspoortgate.

Pengawasan Ketat dari Federasi Sepak Bola Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) kini melakukan pengawasan ketat terhadap kasus ini. Mereka menegaskan bahwa hanya pemain yang memenuhi syarat sesuai regulasi yang diizinkan untuk bermain.

KNVB juga menekankan tanggung jawab bersama antara pemain dan klub. Pemain diwajibkan melaporkan setiap perubahan status kewarganegaraan, sementara klub harus memastikan bahwa pemain yang diturunkan telah memenuhi seluruh persyaratan.

Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga integritas kompetisi sekaligus memastikan semua pihak mematuhi aturan yang berlaku.

Kesimpulan

Drama paspoortgate yang melibatkan puluhan pemain di Liga Belanda, termasuk empat bintang naturalisasi Timnas Indonesia, kini memasuki fase penentuan. Berbagai langkah telah diungkap oleh media Belanda sebagai upaya untuk mengembalikan para pemain ke lapangan.

Mulai dari menunggu hasil penyelidikan imigrasi, menggunakan paspor asing, hingga opsi kembali ke kewarganegaraan Belanda, semua kemungkinan tengah dipertimbangkan secara serius. Meski masing-masing opsi memiliki tantangan, harapan tetap ada bahwa solusi terbaik dapat segera ditemukan.

Bagi para pemain, situasi ini menjadi ujian besar dalam karier mereka. Namun, jika proses penyelesaian berjalan lancar, bukan tidak mungkin mereka akan kembali merumput dalam waktu dekat dan melanjutkan perjalanan profesional mereka tanpa hambatan berarti.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE