1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Dihantui Tren Buruk di Kandang Jelang Laga Kontra Persis, PSM Malah Ditinggal Pelatih Kepalanya

PSM Makassar menghadapi ujian berat jelang pertandingan penting pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Juku Eja itu dipastikan harus tampil tanpa kehadiran pelatih kepala mereka, Tomas Trucha, saat menjamu Persis Solo di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (4/4/2026) pukul 15.30 WIB. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi PSM yang tengah berupaya bangkit dari tren negatif, khususnya saat bermain di kandang.

Absennya Tomas Trucha bukan tanpa alasan. Pelatih asal Eropa tersebut harus meninggalkan tim untuk sementara waktu guna menyelesaikan urusan pribadi. Meski demikian, statusnya sebagai pelatih kepala PSM Makassar tidak berubah, dan komunikasi dengan tim pelatih tetap berjalan hingga saat ini.

Ahmad Amiruddin Ambil Alih Kendali Tim

Dalam situasi yang tidak ideal ini, peran pelatih sementara diambil alih oleh Ahmad Amiruddin. Sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih, Amir kini dipercaya memimpin tim dalam laga penting menghadapi Persis Solo.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Amir menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalin komunikasi intens dengan Tomas Trucha. Ia juga memastikan bahwa strategi dan pendekatan permainan yang digunakan tetap sejalan dengan arahan sang pelatih kepala.

Menurut Amir, meskipun Tomas tidak berada di sisi lapangan, pengaruhnya masih terasa dalam persiapan tim. Ia berharap para pemain tetap fokus dan menjalankan instruksi dengan disiplin tinggi demi meraih hasil maksimal.

Laga Krusial dengan Tantangan Berat

Pertandingan melawan Persis Solo diprediksi berlangsung sengit. Tim tamu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan tren positif dalam beberapa laga terakhir. Persis bahkan belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhirnya, termasuk kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bali United.

Kondisi ini membuat PSM harus bekerja ekstra keras untuk mengimbangi permainan Laskar Sambernyawa. Amiruddin mengakui bahwa laga ini bukan hanya penting, tetapi juga penuh tantangan.

Ia mengingatkan para pemain untuk tetap bermain lepas, namun tidak melupakan tanggung jawab di lapangan. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara mental bertanding dan disiplin taktik.

Tren Buruk PSM di Kandang Jadi Sorotan

Selain kehilangan sosok pelatih kepala, PSM Makassar juga dibayangi catatan kurang memuaskan saat bermain di kandang sendiri. Dalam lima laga terakhir di Stadion Gelora BJ Habibie, mereka gagal meraih kemenangan.

Terakhir kali PSM merasakan kemenangan di kandang terjadi pada pekan ke-13, saat mereka mengalahkan PSBS Biak dengan skor telak lima gol tanpa balas. Sejak saat itu, performa di hadapan pendukung sendiri justru mengalami penurunan.

Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim pelatih. Dukungan suporter diharapkan bisa menjadi faktor tambahan untuk memompa semangat pemain dalam mengakhiri tren negatif tersebut.

Amir juga mengajak para pendukung setia PSM untuk hadir langsung di stadion dan memberikan dukungan penuh. Ia percaya atmosfer positif dari tribun dapat memberikan energi tambahan bagi para pemain di lapangan.

Pemain Tetap Optimistis dan Siap Tempur

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, para pemain PSM Makassar tetap menunjukkan sikap optimistis. Gelandang asing mereka, Savio Roberto, menegaskan bahwa tim telah menjalani persiapan dengan baik menjelang laga ini.

Ia menyebut seluruh pemain telah bekerja keras dalam sesi latihan dan siap memberikan performa terbaik. Menurutnya, menjaga kepercayaan diri menjadi kunci penting untuk menghadapi tim sekuat Persis Solo.

Savio juga menekankan pentingnya menjalankan instruksi pelatih dengan konsisten. Ia percaya bahwa dengan kerja sama tim yang solid dan pemahaman taktik yang baik, PSM memiliki peluang untuk meraih hasil positif.

Pemain berusia 29 tahun tersebut juga mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus sepanjang pertandingan dan tidak lengah menghadapi tekanan dari tim tamu.

Momentum Kebangkitan di Tengah Tekanan

Laga melawan Persis Solo bisa menjadi titik balik bagi PSM Makassar. Meskipun berada dalam situasi yang kurang ideal, pertandingan ini justru membuka peluang bagi Juku Eja untuk membuktikan ketangguhan mereka.

Kemenangan tidak hanya penting untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga untuk mengembalikan kepercayaan diri tim, khususnya saat bermain di kandang sendiri.

Dengan dukungan suporter, kerja keras pemain, serta arahan dari tim pelatih yang tetap solid meski tanpa kehadiran langsung Tomas Trucha, PSM diharapkan mampu tampil maksimal.

Kesimpulan

Absennya Tomas Trucha dalam laga krusial melawan Persis Solo menjadi ujian besar bagi PSM Makassar. Namun, situasi ini juga menjadi kesempatan bagi tim untuk menunjukkan kedewasaan dan kekuatan kolektif mereka.

Di bawah komando Ahmad Amiruddin, PSM tetap berupaya menjaga konsistensi permainan dan fokus pada target meraih kemenangan. Meski menghadapi lawan yang sedang dalam performa apik serta tekanan dari tren buruk di kandang, semangat juang para pemain tetap tinggi.

Pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi PSM Makassar untuk bangkit dan membalikkan keadaan. Jika mampu memanfaatkan peluang dengan baik, bukan tidak mungkin Juku Eja kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di kompetisi musim ini.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE