1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Reaksi Jan Olde Riekerink Usai Dewa United Kalahkan PSIM di BRI Super League

Dewa United berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026, Jumat (3/4/2026) malam WIB. Bermain di Banten International Stadium, Kota Serang, tim berjuluk Banten Warriors itu menang tipis 1-0 melalui gol penalti Alex Martins pada menit ke-62. Meski tambahan tiga poin menjadi hasil positif, pelatih Jan Olde Riekerink justru menyimpan catatan penting terkait performa timnya.

Kemenangan ini memang menjaga peluang Dewa United untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun, di balik hasil tersebut, Riekerink menilai ada aspek permainan yang masih jauh dari ekspektasinya, terutama dalam hal kualitas permainan secara keseluruhan.

Gol Penalti Jadi Penentu Kemenangan

Pertandingan antara Dewa United dan PSIM Yogyakarta berlangsung cukup ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama berusaha menguasai jalannya laga, namun peluang bersih yang tercipta relatif terbatas.

Momentum penentu datang pada menit ke-62 ketika Dewa United mendapatkan hadiah penalti. Alex Martins yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan sukses membobol gawang lawan. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

Meski unggul, Dewa United tidak sepenuhnya mampu mengontrol permainan. PSIM tetap memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.

Jan Olde Riekerink: Menang Saja Tidak Cukup

Usai pertandingan, Jan Olde Riekerink secara terbuka mengungkapkan perasaannya. Ia mengaku bersyukur dengan kemenangan yang diraih, namun tidak sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya di lapangan.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, sepak bola bukan hanya soal meraih tiga poin. Ia menekankan pentingnya kualitas permainan yang baik dan kemampuan tim dalam menghibur penonton.

Riekerink bahkan menyebut bahwa sebagai pecinta sepak bola, dirinya merasa sedikit kecewa dengan performa timnya kali ini. Ia menilai Dewa United sebenarnya memiliki potensi untuk tampil jauh lebih baik dibandingkan yang ditunjukkan saat menghadapi PSIM.

Sorotan pada Lini Tengah Dewa United

Salah satu aspek yang paling disoroti oleh Riekerink adalah performa lini tengah timnya. Ia menilai Dewa United kesulitan mengendalikan permainan di sektor tersebut, sehingga tidak mampu mendominasi jalannya pertandingan.

Menurutnya, kelemahan di lini tengah membuat tim lawan lebih leluasa mengembangkan permainan. Hal ini berdampak langsung pada kurangnya kreativitas dan peluang yang dihasilkan oleh Dewa United.

Riekerink juga menegaskan bahwa dominasi permainan merupakan bagian penting dari filosofi sepak bola yang ia terapkan. Oleh karena itu, ia berharap timnya bisa segera memperbaiki aspek tersebut dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.

PSIM Tampil Disiplin dan Menyulitkan

Di sisi lain, Riekerink tidak menutup mata terhadap kualitas permainan PSIM Yogyakarta. Ia mengakui bahwa tim lawan tampil disiplin dan mampu memberikan tekanan yang cukup merepotkan.

Beberapa pemain kunci PSIM seperti Ezequiel Vidal dan Ze Valente disebut menjadi ancaman serius sepanjang pertandingan. Keduanya beberapa kali mendapatkan ruang untuk mengatur serangan, yang menjadi salah satu faktor mengapa Dewa United kesulitan mengontrol laga.

Menurut Riekerink, timnya perlu melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam hal menjaga pemain-pemain berbahaya milik lawan. Ia menilai organisasi permainan, khususnya di lini tengah dan pertahanan, masih perlu ditingkatkan.

Evaluasi dan Target di Sisa Musim

Kemenangan atas PSIM memang memberikan tambahan tiga poin yang sangat berharga bagi Dewa United. Saat ini, mereka berada di posisi kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 37 poin dari 26 pertandingan.

Namun, Riekerink menegaskan bahwa perjalanan musim masih panjang. Dengan delapan laga tersisa, ia ingin timnya tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga meningkatkan kualitas permainan.

Ia berharap para pemain bisa lebih konsisten dalam menerapkan strategi dan filosofi permainan yang diinginkan. Dengan demikian, Dewa United tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga mampu tampil lebih dominan dan atraktif.

Taisei Marukawa: Kemenangan Penting untuk Kepercayaan Diri

Sementara itu, winger Dewa United, Taisei Marukawa, melihat kemenangan ini dari sudut pandang yang berbeda. Ia menilai hasil positif ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri tim.

Menurutnya, pertandingan melawan PSIM tidak berjalan mudah. Selain menghadapi lawan yang tangguh, kondisi cuaca yang berubah saat babak kedua juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.

Meski demikian, Marukawa menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi hal utama. Ia berharap hasil ini bisa menjadi modal berharga bagi Dewa United dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Kesimpulan

Kemenangan tipis Dewa United atas PSIM Yogyakarta menjadi hasil yang penting dalam perjalanan mereka di BRI Super League 2025/2026. Namun, di balik tambahan tiga poin tersebut, Jan Olde Riekerink memberikan pesan tegas bahwa performa tim masih perlu banyak perbaikan.

Fokus pada kualitas permainan, dominasi di lini tengah, serta konsistensi dalam menerapkan strategi menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Di sisi lain, para pemain tetap menunjukkan optimisme bahwa tim berada di jalur yang tepat.

Dengan delapan pertandingan tersisa, Dewa United memiliki peluang untuk terus berkembang dan memperbaiki posisi di klasemen. Jika mampu menggabungkan hasil positif dengan performa yang lebih meyakinkan, bukan tidak mungkin Banten Warriors akan menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan hingga akhir musim.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE