1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Usai Tumbang dari Bologna, Emil Audero Optimistis Cremonese Bangkit dari Zona Merah

Cremonese kembali menelan hasil buruk di ajang Serie A setelah takluk 1-2 dari Bologna pada pekan ke-31. Kekalahan ini semakin memperberat langkah tim berjuluk I Grigiorossi untuk keluar dari zona degradasi. Meski demikian, kiper andalan mereka, Emil Audero, tetap menunjukkan keyakinan tinggi bahwa timnya masih memiliki peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Giovanni Zini, Cremonese justru tampil kurang meyakinkan sejak awal laga. Tim tamu Bologna mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah dan mencetak gol cepat yang langsung mengubah jalannya pertandingan.

Awal Buruk Jadi Penentu Kekalahan

Laga baru berjalan tiga menit ketika Bologna sukses membuka keunggulan. João Mário berhasil menjebol gawang Emil Audero setelah menerima umpan matang dari Juan Miranda. Gol cepat tersebut membuat Cremonese harus mengejar sejak awal pertandingan.

Situasi semakin sulit bagi tuan rumah setelah Bologna menggandakan keunggulan pada menit ke-16. Kali ini, Jonathan Rowe mencatatkan namanya di papan skor, kembali memanfaatkan assist dari Juan Miranda yang tampil impresif sepanjang laga.

Cremonese mencoba bangkit, namun kesulitan menembus pertahanan solid Bologna. Baru di penghujung pertandingan, mereka mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol penalti Federico Bonazzoli. Sayangnya, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.

Posisi Klasemen Semakin Mengkhawatirkan

Hasil negatif ini membuat Cremonese tetap tertahan di posisi ke-18 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 27 poin. Mereka kini terpaut tiga angka dari Cagliari yang berada di batas aman zona bertahan.

Dengan kompetisi yang semakin mendekati akhir musim, setiap poin menjadi sangat berharga. Tekanan pun semakin besar bagi Cremonese untuk segera bangkit jika tidak ingin terdegradasi ke Serie B musim depan.

Situasi ini diperparah dengan inkonsistensi performa tim sepanjang musim. Cremonese sempat mencatatkan rekor buruk tanpa kemenangan dalam 15 pertandingan berturut-turut sebelum akhirnya memetik kemenangan penting atas Parma pada pekan sebelumnya.

Peluang Bertahan Masih Terbuka

Meski berada dalam posisi sulit, peluang Cremonese untuk bertahan di Serie A sebenarnya masih terbuka. Selisih poin yang tidak terlalu jauh dari zona aman memberikan harapan bagi mereka untuk membalikkan keadaan.

Namun, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah. Cremonese masih harus menghadapi sejumlah tim kuat seperti Napoli dan Lazio. Selain itu, mereka juga akan bertemu Como dalam laga yang berpotensi menjadi penentu nasib di akhir musim.

Pertandingan terdekat melawan Cagliari akan menjadi laga krusial. Jika mampu meraih kemenangan, Cremonese bisa memangkas jarak dan meningkatkan kepercayaan diri tim secara signifikan.

Emil Audero Tetap Percaya Diri

Di tengah tekanan yang semakin besar, Emil Audero tetap menunjukkan sikap optimistis. Kiper berusia 29 tahun tersebut percaya bahwa kerja keras dan semangat tim dapat membawa perubahan positif.

Ia menegaskan bahwa meskipun tim sedang mengalami masa sulit, masih ada perkembangan yang patut diapresiasi. Menurutnya, kemenangan atas Parma sebelumnya menjadi bukti bahwa Cremonese memiliki potensi untuk bangkit.

Audero juga menyoroti peningkatan dalam penguasaan bola dan organisasi permainan tim. Hal ini menjadi modal penting untuk menghadapi sisa pertandingan musim ini.

Lebih dari itu, ia berharap seluruh elemen tim dapat menjaga suasana positif dan terus berjuang hingga akhir musim. Baginya, mentalitas dan kepercayaan diri adalah kunci untuk keluar dari situasi sulit.

Kiprah Emil Audero Musim Ini

Secara individu, performa Emil Audero terbilang cukup konsisten. Didatangkan dari Como 1907 dengan status pinjaman, ia langsung menjadi pilihan utama di bawah asuhan Davide Nicola.

Sepanjang musim ini, Audero telah tampil dalam 27 pertandingan di Serie A. Ia mencatatkan delapan clean sheet dan total 96 penyelamatan, menjadikannya salah satu kiper dengan statistik terbaik di liga.

Bahkan, ia sempat menjadi kiper dengan jumlah penyelamatan per 90 menit tertinggi di Serie A hingga pekan ke-26. Rata-rata rating 6,86 per pertandingan juga menunjukkan kontribusinya yang signifikan bagi tim.

Meski gawangnya telah kebobolan 39 gol, banyak penyelamatan krusial yang dilakukan Audero berhasil menjaga peluang Cremonese tetap hidup di berbagai pertandingan.

Kesimpulan: Harapan Masih Ada di Tengah Tekanan

Cremonese memang sedang berada dalam situasi sulit setelah kekalahan dari Bologna. Namun, peluang untuk bertahan di Serie A belum sepenuhnya tertutup. Dengan selisih poin yang masih bisa dikejar dan beberapa laga penting yang tersisa, segalanya masih mungkin terjadi.

Optimisme Emil Audero menjadi salah satu faktor penting yang bisa memotivasi tim. Jika Cremonese mampu tampil lebih konsisten dan memaksimalkan peluang di laga-laga krusial, bukan tidak mungkin mereka berhasil keluar dari jurang degradasi.

Kini, semua akan ditentukan oleh bagaimana mereka merespons tekanan di sisa musim. Satu hal yang pasti, perjuangan Cremonese masih belum berakhir.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE