Mencapai 100 penampilan bersama satu klub bukanlah hal mudah bagi seorang pesepak bola profesional. Namun, Catur Pamungkas berhasil membuktikan konsistensi dan dedikasinya bersama Persebaya Surabaya. Bek kanan andalan Bajul Ijo itu resmi menorehkan tonggak penting dalam kariernya saat tampil menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026.
Bagi Catur, pencapaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan perjalanan panjang penuh kerja keras sejak awal kariernya. Ia mengaku bangga bisa mencapai 100 pertandingan bersama klub yang telah membesarkan namanya.
“Alhamdulillah bisa mencapai 100 pertandingan bersama Persebaya. Saya sangat bersyukur karena masih dipercaya membela tim,” ungkap Catur.
Perjalanan Awal dari Kompetisi Internal hingga Juara EPA
Karier sepak bola Catur Pamungkas tidak dimulai secara instan. Ia mengawali langkahnya dari kompetisi internal Surabaya bersama klub Anak Bangsa. Demi mengejar impian menjadi pemain profesional, ia rela menempuh perjalanan dari Mojokerto ke Surabaya hampir setiap hari.
Perjuangan tersebut membuahkan hasil ketika ia bergabung dengan Persebaya U-20. Di level ini, Catur menjadi bagian dari tim yang sukses meraih gelar Elite Pro Academy (EPA) musim 2019 di bawah arahan Uston Nawawi.
Skuad Persebaya U-20 saat itu dihuni sejumlah pemain berbakat seperti Ernando Ari, Rizky Ridho, hingga Brylian Aldama. Kesuksesan di level junior menjadi pintu masuk bagi Catur untuk menembus tim utama.
Peran Aji Santoso dalam Karier Profesional
Kesempatan emas bagi Catur Pamungkas datang ketika ia mendapat kepercayaan dari pelatih Aji Santoso untuk bergabung dengan tim senior Persebaya. Momen debutnya pun menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Debut tersebut terjadi pada 25 Juli, bertepatan dengan hari ulang tahunnya, saat Persebaya menghadapi Persikabo 1973 di Bogor. Meski dimainkan di posisi yang bukan aslinya, Catur tetap mampu menunjukkan performa yang solid.
“Coach Aji Santoso yang paling berkesan. Beliau yang pertama kali memberi saya kesempatan bermain di Persebaya. Saya banyak belajar dari beliau,” ujar Catur.
Kepercayaan tersebut menjadi titik balik dalam kariernya, sekaligus membuka jalan menuju level tertinggi sepak bola Indonesia.
Konsistensi dan Pengalaman di Tim Utama
Sejak resmi menjadi bagian tim utama pada 2022, Catur Pamungkas terus menunjukkan perkembangan signifikan. Ia tidak hanya menjadi pelapis, tetapi juga berkembang menjadi salah satu pilihan utama di posisi bek kanan.
Berbagai pengalaman berharga ia rasakan selama membela Persebaya, mulai dari menghadapi tekanan pertandingan besar hingga menjaga konsistensi performa. Salah satu momen paling berkesan terjadi saat melawan Persik Kediri pada pekan ke-12 musim ini.
Dalam pertandingan tersebut, Catur mencetak gol penyeimbang yang menyelamatkan tim dari kekalahan. Gol itu menjadi salah satu kenangan penting dalam perjalanan kariernya.
“Setiap pertandingan punya cerita sendiri. Tapi momen saat melawan Persik Kediri sangat berkesan bagi saya,” tuturnya.
Menembus 100 Penampilan: Bukti Loyalitas dan Kerja Keras
Menembus 100 pertandingan bersama Persebaya menjadi pencapaian yang tidak datang dengan mudah. Catur Pamungkas harus melewati berbagai tantangan, termasuk persaingan di dalam tim serta fluktuasi performa.
Namun, kerja keras dan komitmennya membuahkan hasil. Hingga musim ini, ia telah tampil dalam 26 pertandingan dengan kontribusi satu gol dan empat assist, menunjukkan peran pentingnya dalam skema permainan tim.
Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa Catur bukan hanya sekadar pemain pelengkap, melainkan bagian integral dari skuad Bajul Ijo.
Dukungan Suporter Jadi Motivasi Tambahan
Dalam perjalanan kariernya, Catur Pamungkas tidak lupa mengapresiasi peran suporter setia Persebaya, Bonek dan Bonita. Dukungan mereka dinilai menjadi salah satu faktor penting yang memotivasi dirinya untuk terus berkembang.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang selalu memberikan dukungan. Dukungan mereka sangat berarti bagi saya,” ujar Catur.
Atmosfer dukungan dari tribun menjadi energi tambahan bagi para pemain, terutama dalam menghadapi pertandingan-pertandingan krusial di kompetisi.
Ambisi ke Depan Bersama Persebaya
Setelah mencapai 100 penampilan, Catur Pamungkas tidak ingin berpuas diri. Ia justru semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan memberikan kontribusi lebih besar bagi tim.
Ambisinya adalah membantu Persebaya meraih prestasi yang lebih tinggi di BRI Super League maupun kompetisi lainnya. Ia juga berharap bisa terus menjadi bagian penting dalam perjalanan klub ke depan.
Dengan usia yang masih produktif, peluang Catur untuk menambah jumlah penampilan dan prestasi bersama Persebaya masih terbuka lebar.
Kesimpulan
Pencapaian Catur Pamungkas yang menembus 100 penampilan bersama Persebaya Surabaya menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, dan loyalitas seorang pemain terhadap klubnya. Perjalanan dari kompetisi internal hingga menjadi pemain inti di BRI Super League menunjukkan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan.
Peran penting pelatih seperti Aji Santoso serta dukungan suporter turut membentuk perjalanan kariernya. Dengan semangat dan ambisi yang terus terjaga, Catur berpeluang mencatatkan lebih banyak prestasi di masa depan.
Kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda bahwa dengan kerja keras dan konsistensi, mimpi untuk bersinar di level tertinggi sepak bola Indonesia bukanlah hal yang mustahil.
BACA JUGA :












