1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Milomir Seslija Buka Suara Soal Kans Persis Selamat dari Degradasi Usai Kekalahan Telak

Kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (27/4/2026), memang meninggalkan luka bagi Persis Solo. Namun di balik hasil pahit tersebut, pelatih Milomir Seslija justru tetap menunjukkan sikap tenang dan penuh perhitungan.

Pelatih asal Bosnia itu menegaskan bahwa perjalanan Laskar Sambernyawa untuk keluar dari ancaman degradasi belum berakhir. Masih ada empat laga tersisa dengan total 12 poin yang bisa menjadi penentu nasib mereka di BRI Super League 2025/2026.

Babak Kedua Jadi Titik Balik Kekalahan Persis Solo

Milomir Seslija tidak menutup mata terhadap performa timnya. Ia mengakui Persija Jakarta tampil lebih efektif, terutama di babak kedua yang menjadi titik balik pertandingan.

Pada 45 menit pertama, Persis sebenarnya mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Organisasi pertahanan berjalan cukup rapi, dan Persija kesulitan menciptakan ruang berbahaya.

Namun situasi berubah drastis setelah turun minum.

“Saya mengakui Persija memang pantas menang karena mereka bermain sangat baik. Namun, sebetulnya pada babak pertama, kami tidak memberi mereka banyak ruang,” ujar Milomir Seslija.

Kesalahan Sendiri Jadi Biang Kerok

Memasuki babak kedua, Persis Solo mulai melakukan sejumlah kesalahan elementer yang berujung fatal. Kesalahan dalam distribusi bola dan lemahnya transisi bertahan membuat Persija leluasa menekan.

Hasilnya, Macan Kemayoran sukses mencetak empat gol tanpa balas dan mengunci kemenangan meyakinkan di kandang sendiri.

Menurut Milomir, bukan semata kualitas lawan yang menentukan hasil akhir, tetapi juga kesalahan internal timnya sendiri.

“Kami justru kebobolan pada babak kedua karena kesalahan-kesalahan kami sendiri. Dan kelalaian ini membuat kami kesulitan untuk bisa comeback karena menghadapi tim sekelas Persija,” tambahnya.

Fokus Baru: Pemulihan dan Persiapan Cepat

Tanpa waktu panjang untuk larut dalam kekecewaan, Persis Solo langsung harus mengalihkan fokus. Jadwal padat membuat mereka hanya punya sedikit waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.

Di pekan ke-31, Persis akan bertandang ke markas Malut United pada Sabtu (2/5/2026). Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih.

Milomir menekankan bahwa aspek terpenting saat ini adalah pemulihan kondisi fisik pemain.

“Kini, kami harus mengalihkan fokus untuk menghadapi laga berikutnya. Kami harus memulihkan kondisi pemain dan mencoba meningkatkan performa tim,” ujarnya.

Dengan jadwal yang sangat mepet, rotasi pemain dipastikan menjadi salah satu kunci agar performa tetap stabil di tengah tekanan kompetisi.

Masih Ada Harapan: 12 Poin Penentu Nasib Persis Solo

Meski berada dalam situasi sulit, Milomir Seslija menolak untuk menyerah. Ia menegaskan bahwa peluang Persis Solo untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih terbuka lebar.

Dengan empat pertandingan tersisa, artinya ada 12 poin yang masih bisa diperebutkan.

“Masih ada 12 poin lagi yang bisa kami perjuangkan hingga sisa musim ini. Selisih kami dengan tim-tim di atas hanya empat poin,” kata Milomir.

Fakta ini menjadi alasan utama mengapa Persis masih bisa optimistis. Apalagi mereka masih memiliki dua laga kandang yang berpotensi menjadi penentu penting dalam perjuangan menghindari degradasi.

Mental Bertanding Jadi Kunci Lolos Degradasi

Di tengah tekanan klasemen, faktor mental akan menjadi pembeda utama. Milomir menekankan pentingnya menjaga kepercayaan diri tim agar tidak jatuh terlalu dalam setelah kekalahan besar.

Persis Solo tidak hanya butuh strategi, tetapi juga konsistensi dan semangat juang di setiap laga tersisa.

Kadek Raditya: “Kami Tetap Bersatu”

Dari sisi pemain, bek Kadek Raditya juga memberikan respons positif meski hasil tidak memuaskan. Ia menilai kekalahan dari Persija harus dijadikan bahan evaluasi, bukan alasan untuk menyerah.

“Selamat buat Persija karena memang layak memenangkan pertandingan ini. Kami belajar dari pertandingan ini dan menatap ke depan,” ujar Kadek.

Ia juga menegaskan bahwa ruang ganti Persis tetap solid dalam menghadapi situasi sulit ini.

“Kami tetap bersatu sebagai keluarga untuk menghadapi empat pertandingan sisa yang sangat penting bagi kami,” lanjutnya.

Penutup: Jalan Masih Panjang untuk Persis Solo

Kekalahan dari Persija memang menjadi pukulan keras bagi Persis Solo. Namun, dengan 12 poin tersisa dan selisih yang masih bisa dikejar, peluang untuk bertahan di BRI Super League belum sepenuhnya tertutup.

Kini semuanya bergantung pada bagaimana Milomir Seslija mampu membangkitkan kembali mental tim, mengatur rotasi dengan tepat, dan memaksimalkan setiap laga sisa.

Perjuangan belum selesai—dan Persis Solo masih punya cerita yang bisa mereka ubah hingga akhir musim.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE