Atmosfer panas sudah mulai terasa meski laga belum dimainkan. Duel klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026 diprediksi bakal menjadi salah satu pertandingan paling ramai musim ini. Jika tidak bisa digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), laga pekan ke-32 pada Minggu (10/5/2026) sore WIB itu akan dipindahkan ke Jakarta International Stadium (JIS).
Yang menarik, panitia pelaksana (panpel) Persija sudah menyiapkan skenario besar: membuka hingga 60 ribu tiket untuk The Jakmania jika laga benar-benar digelar di JIS. Bahkan, seluruh tribune termasuk tier 3 yang berada di lantai atas stadion siap dibuka demi mengakomodasi antusiasme luar biasa suporter.
Persija Siapkan Skenario Besar di JIS
Ketua panpel Persija, Ferry Indrasjarief atau Bung Ferry, mengungkapkan bahwa JIS menjadi opsi kedua setelah SUGBK. Namun, jika pertandingan harus dipindahkan ke JIS, maka stadion modern tersebut akan dioptimalkan semaksimal mungkin.
Menurutnya, animo The Jakmania untuk laga kontra Persib sangat tinggi, sehingga kapasitas besar JIS harus dimanfaatkan.
“Sesuai assessment terakhir, kita boleh sampai di atas 80 persen lebih. Kalau begitu berarti tier 3 bisa dibuka,” ujar Bung Ferry.
Ia juga menegaskan bahwa izin yang diajukan adalah untuk 60 ribu penonton, angka yang menunjukkan besarnya minat suporter untuk menyaksikan langsung laga bergengsi ini.
Potensi 60 Ribu Suporter di JIS
Jika skenario ini terwujud, JIS akan berubah menjadi lautan oranye. Dengan kapasitas total mencapai 82 ribu penonton, stadion ini berpotensi menciptakan atmosfer yang luar biasa panas.
Bung Ferry menyebut bahwa pembukaan tier 3 menjadi langkah penting untuk mengakomodasi lonjakan permintaan tiket.
“InsyaAllah, saya akan buka tier 3. Karena animo The Jakmania luar biasa untuk pertandingan ini,” tambahnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa Persija tidak hanya menyiapkan tim di lapangan, tetapi juga pengalaman besar bagi suporter di tribun.
Tier 3 JIS Siap Dibuka untuk Pertama Kalinya
Selama ini, tribune tier 3 di JIS belum pernah digunakan saat Persija bermain di stadion tersebut. Namun, untuk laga besar melawan Persib, kondisi ini bisa berubah total.
Tribune yang berada di lantai enam itu akan menjadi bagian dari ekspansi kapasitas stadion untuk mengakomodasi ribuan suporter tambahan.
Pembukaan tier 3 juga menjadi simbol bahwa laga ini bukan pertandingan biasa, melainkan duel penuh gengsi yang selalu menyedot perhatian publik sepak bola Indonesia.
Antisipasi Keamanan Jadi Prioritas
Dengan jarak tribune yang dekat ke lapangan karena JIS tidak memiliki lintasan atletik, faktor keamanan menjadi perhatian utama panpel. Bung Ferry memastikan bahwa berbagai langkah antisipasi sudah disiapkan.
Salah satunya adalah pengaturan akses tangga dan penempatan steward tambahan di berbagai titik stadion.
“Kita akan atur jalur pemain supaya aman. Tangga juga akan diatur ulang agar tidak terlalu dekat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa jumlah steward akan diperbanyak untuk menjaga situasi tetap kondusif sepanjang pertandingan.
Persija Siap Hadapi Tekanan Atmosfer Besar
Dengan potensi puluhan ribu suporter yang memadati stadion, tekanan atmosfer tentu akan sangat tinggi—baik untuk Persija maupun Persib. Namun, Bung Ferry menegaskan bahwa hal tersebut adalah bagian dari pertandingan besar.
Menurutnya, tim sebesar Persib seharusnya sudah terbiasa menghadapi situasi dengan tekanan tinggi di berbagai stadion.
“Mereka harus siap di kondisi apa pun. Mau di mana saja, ya harus siap,” tegasnya.
Pernyataan ini sekaligus menunjukkan bahwa Persija berusaha menjaga profesionalisme dalam penyelenggaraan laga, tanpa mengurangi esensi rivalitas kedua tim.
SUGBK Tetap Prioritas Utama
Meski JIS disiapkan sebagai opsi besar, Persija tetap memprioritaskan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Namun, keputusan akhir masih bergantung pada koordinasi dengan PSSI dan pengelola stadion.
SUGBK sendiri akan digunakan untuk agenda Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026, sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan jadwal yang ada.
Jika SUGBK tidak memungkinkan, maka JIS otomatis menjadi pilihan utama berikutnya.
Laga Persija vs Persib Selalu Jadi Magnet Besar
Pertandingan Persija vs Persib bukan sekadar laga biasa. Ini adalah salah satu rivalitas terbesar di sepak bola Indonesia yang selalu menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Tidak heran jika antusiasme suporter selalu membludak setiap kali kedua tim bertemu. Penjualan tiket pun selalu menjadi sorotan utama.
Dengan potensi 60 ribu penonton di JIS, laga ini diprediksi akan kembali mencatatkan atmosfer luar biasa yang jarang terjadi di kompetisi domestik.
Kesimpulan: Persija Siap Ciptakan Atmosfer Spektakuler
Persija Jakarta benar-benar menyiapkan skenario besar untuk laga kontra Persib Bandung. Dengan potensi pembukaan 60 ribu tiket dan penggunaan seluruh tribune JIS termasuk tier 3, pertandingan ini berpeluang menjadi salah satu laga dengan atmosfer paling spektakuler musim ini.
Bung Ferry dan tim panpel menunjukkan keseriusan dalam mengakomodasi antusiasme The Jakmania, sekaligus memastikan aspek keamanan tetap terjaga.
Apapun keputusan final terkait venue, satu hal sudah pasti: duel Persija vs Persib selalu menjadi magnet besar yang tidak pernah gagal menarik perhatian pecinta sepak bola Indonesia.
BACA JUGA :












