Persaingan gelar juara BRI Super League musim 2025/2026 memasuki fase paling menegangkan. Di saat publik sibuk menyoroti duel panas Persija Jakarta vs Persib Bandung, penyerang Borneo FC, Koldo Obieta, justru memilih untuk tidak ikut terbawa arus.
Striker asal Spanyol itu menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini bukanlah hasil pertandingan rival, melainkan perjuangan sendiri di sisa laga musim ini yang sudah memasuki fase krusial.
Dengan tiga pertandingan tersisa yang disebut “final kecil”, Borneo FC berada dalam posisi yang sangat menentukan untuk mengunci gelar juara musim ini.
Tidak Terganggu El Clasico Indonesia
Pertandingan Persib vs Persija yang sering disebut sebagai El Clasico Indonesia memang selalu menyedot perhatian besar. Namun bagi Koldo Obieta, hasil laga tersebut bukan sesuatu yang perlu dipikirkan terlalu dalam.
Ia menegaskan bahwa seluruh fokus Borneo FC saat ini hanya tertuju pada performa internal tim sendiri, bukan pada hasil tim lain.
“Kami sekarang memiliki tiga pertandingan final tersisa dan siap berjuang untuk gelar juara. Setiap pertandingan adalah final,” ujar Obieta seperti dikutip dari situs resmi Borneo FC.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ruang ganti Pesut Etam saat ini berada dalam kondisi fokus penuh tanpa distraksi dari drama rival di papan klasemen.
Perebutan Gelar Makin Ketat di Papan Atas
Situasi klasemen BRI Super League memang sedang panas. Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 72 poin, menjadikan keduanya kandidat terkuat juara musim ini.
Sementara itu, Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 65 poin. Secara matematis, Macan Kemayoran masih memiliki peluang, meskipun cukup berat.
Persaingan ini membuat setiap pertandingan di sisa musim menjadi sangat krusial. Satu kesalahan kecil bisa mengubah peta perebutan gelar secara drastis.
Fokus Total: “Kami Harus Menang di Setiap Laga”
Obieta menegaskan bahwa Borneo FC tidak akan menghitung-hitungan hasil tim lain. Menurutnya, satu-satunya cara untuk menjadi juara adalah dengan memenangkan pertandingan sendiri.
“Kami fokus pada tim sendiri. Kami tahu harus memenangkan pertandingan dan jika bisa melakukan itu, kami percaya akan terus melakukannya,” kata Obieta.
Pemain berusia 32 tahun itu juga menambahkan bahwa konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga peluang juara hingga akhir musim.
“Melanjutkan tren positif ini, percaya pada kemungkinan kami menjadi juara dan fokus pada pertandingan berikutnya. Itu selalu menjadi hal yang paling penting,” tambahnya.
Sikap ini mencerminkan mentalitas tim yang tidak ingin terganggu oleh hasil pertandingan rival, meskipun secara tidak langsung bisa mempengaruhi posisi di klasemen.
Laga Kontra Bali United Jadi Penentu Penting
Di tengah panasnya persaingan papan atas, Borneo FC kini mengalihkan fokus ke laga penting melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Pertandingan ini bisa menjadi titik balik dalam perebutan gelar. Jika Borneo FC mampu menang, mereka berpeluang besar menjaga atau bahkan menggeser posisi di puncak klasemen, tergantung hasil laga lain.
Di sisi lain, duel Persib vs Persija di pekan yang sama juga berpotensi mempengaruhi peta persaingan. Namun seperti ditegaskan Obieta, hal tersebut bukan prioritas utama di ruang ganti Borneo FC.
Yang paling penting adalah memastikan tiga poin di setiap pertandingan tersisa.
Performa Koldo Obieta Jadi Senjata Andalan
Sejak bergabung di putaran kedua musim ini, Koldo Obieta langsung memberikan dampak signifikan bagi Borneo FC. Dalam 13 pertandingan, ia berhasil mencetak tujuh gol dan tiga assist.
Catatan tersebut bahkan lebih baik dibanding beberapa striker di klub pesaing, termasuk lini depan Bali United yang dinilai masih kurang produktif musim ini.
Kontribusi Obieta membuat lini serang Borneo FC semakin tajam dan berbahaya dalam situasi krusial.
Selain produktivitas, ia juga dikenal sebagai striker yang aktif dalam membangun permainan dan membuka ruang bagi rekan setimnya.
“Kami memiliki beberapa pemain dengan karakteristik kuat dan kualitas bagus. Selain itu kami juga memiliki kepercayaan diri bahwa kami sangat kolektif secara tim,” ujar Obieta.
Bali United Siapkan Perlawanan Sengit
Di kubu lawan, Bali United tidak tinggal diam. Penjaga gawang mereka, Mike Hauptmeijer, menegaskan bahwa timnya harus segera berbenah setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.
Ia mengakui bahwa performa tim menurun, terutama setelah menghadapi Madura United.
Selain itu, absennya beberapa pemain kunci juga menjadi tantangan tambahan bagi Serdadu Tridatu dalam menghadapi Borneo FC.
“Di pertandingan sebelumnya, kami mencoba untuk bermain dengan baik. Kami harus lebih baik lagi di pertandingan berikutnya melawan Borneo FC,” ujar Hauptmeijer.
Situasi ini membuat laga Borneo FC vs Bali United diprediksi berlangsung ketat, karena kedua tim sama-sama memiliki kepentingan besar di sisa musim.
Tiga Laga Final Penentu Nasib Juara
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, Borneo FC kini benar-benar berada di fase paling menentukan musim ini. Setiap poin akan sangat berharga dalam menentukan siapa yang akan mengangkat trofi BRI Super League 2025/2026.
Sikap fokus tanpa distraksi seperti yang ditunjukkan Koldo Obieta menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mental tim tetap stabil.
Di tengah sorotan besar pada laga Persib vs Persija, Borneo FC memilih jalan berbeda: diam, fokus, dan menyelesaikan pekerjaan mereka sendiri.
Jika konsistensi ini terus terjaga, Pesut Etam bukan tidak mungkin akan mengakhiri musim sebagai juara.
BACA JUGA :












