PSIM Yogyakarta tampaknya berhasil mempertahankan sosok penting di balik kebangkitan mereka musim ini. Pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, memberi sinyal kuat akan tetap menukangi Laskar Mataram pada musim depan setelah proses negosiasi kontrak baru memasuki tahap akhir.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pendukung PSIM yang puas dengan perkembangan tim sepanjang BRI Super League 2025/2026. Di bawah tangan dingin Van Gastel, PSIM mampu tampil kompetitif meski berstatus sebagai tim promosi.
Negosiasi Kontrak Sudah Berjalan Sejak Lama
Jean-Paul van Gastel mengungkapkan bahwa komunikasi dengan manajemen klub sebenarnya sudah dimulai sejak November 2025. Setelah melalui berbagai pembahasan, kini kedua belah pihak hanya tinggal menyelesaikan detail kecil sebelum kontrak resmi ditandatangani.
Pelatih berusia 54 tahun tersebut optimistis proses perpanjangan kerja sama akan segera rampung dalam waktu dekat.
“Saya sudah berbicara dengan klub sejak November dan sekarang kami berada di tahap detail terakhir kontrak,” ujar Van Gastel.
Ia juga menegaskan keinginannya untuk melanjutkan proyek bersama PSIM setidaknya satu musim lagi.
“Saya berharap minggu depan semuanya selesai. Saya akan bertahan satu tahun lagi dan menandatangani kontrak baru,” lanjut mantan pelatih NAC Breda itu.
Van Gastel Berhasil Ubah PSIM Jadi Tim yang Sulit Dikalahkan
Kehadiran Jean-Paul van Gastel sejak 17 Juni 2025 langsung memberikan dampak besar bagi PSIM Yogyakarta. Meski baru promosi ke kasta tertinggi, Laskar Mataram mampu tampil disiplin dan menyulitkan banyak tim besar sepanjang musim.
Van Gastel membawa pendekatan taktik khas Eropa yang membuat permainan PSIM terlihat lebih terorganisasi, terutama dalam transisi bertahan ke menyerang. Tim asal Yogyakarta itu dikenal memiliki struktur permainan yang rapi dan kolektif.
Berkat sentuhan strateginya, PSIM mampu bersaing di papan tengah klasemen dan menjauh dari tekanan zona degradasi.
Hingga pekan ke-32, Van Gastel sukses mencatatkan:
- 10 kemenangan
- 12 hasil imbang
- 10 kekalahan
Dari total 32 pertandingan tersebut, PSIM kini menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 42 poin.
Kemenangan atas Malut United Jadi Momentum Kebangkitan
PSIM baru saja meraih hasil penting setelah mengalahkan Malut United dengan skor 2-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026).
Kemenangan tersebut terasa spesial karena berhasil mengakhiri puasa kemenangan Laskar Mataram dalam delapan pertandingan terakhir.
Van Gastel mengaku puas dengan performa timnya, terutama dalam membangun serangan dan mengontrol permainan. Namun, ia juga menyoroti satu masalah yang menurutnya masih menjadi pekerjaan rumah utama PSIM musim ini, yakni efektivitas di sepertiga akhir lapangan.
“Kami bermain cukup baik dan menemukan solusi sehingga lebih mudah masuk ke final third. Tetapi Anda bisa melihat masalah yang kami hadapi musim ini dan saya terus melatih situasi itu,” jelasnya.
Pelatih asal Belanda tersebut berharap para pemainnya semakin berkembang dalam pengambilan keputusan di area krusial lawan.
“Mudah-mudahan nanti seperti istilah di Belanda, ‘koinnya jatuh’, dan para pemain memahami solusi terbaik serta bagaimana melakukannya,” tambah Van Gastel.
Van Gastel Bangga dengan Kerja Keras Para Pemain
Selain membahas aspek teknis, Van Gastel juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain PSIM yang dinilainya bekerja keras sepanjang musim.
Menurut mantan asisten pelatih Besiktas itu, kemenangan atas Malut United layak diraih timnya karena mereka terus menunjukkan semangat bertarung meski sempat melalui periode sulit.
“Sepanjang musim kami bermain cukup baik. Karena itu saya sangat senang untuk para pemain karena mereka pantas mendapatkan kemenangan ini,” ungkapnya.
PSIM Masih Punya Dua Laga Penentu
Kompetisi BRI Super League 2025/2026 kini tinggal menyisakan dua pertandingan lagi bagi PSIM Yogyakarta.
Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi Madura United pada 17 Mei 2026 sebelum menutup musim dengan laga tandang melawan Arema FC pada 22 Mei 2026.
Dua pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan terakhir bagi Jean-Paul van Gastel dan skuad PSIM untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus menutup musim dengan catatan positif.
Jika kontrak baru benar-benar resmi ditandatangani, maka musim depan bisa menjadi awal proyek jangka panjang Van Gastel bersama PSIM Yogyakarta untuk membawa klub semakin kompetitif di level tertinggi sepak bola Indonesia.
BACA JUGA :












