1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Lolos dari Jurang Degradasi, Persijap Kini Bisa Gagalkan Mimpi Juara Rival

Persaingan juara BRI Super League 2025/2026 memasuki fase paling menegangkan. Di tengah duel sengit antara Persib Bandung dan Borneo FC, muncul satu tim yang justru bisa menjadi penentu arah trofi musim ini, yakni Persijap Jepara.

Laskar Kalinyamat memang sudah memastikan diri lolos dari ancaman degradasi. Namun justru karena itulah mereka kini menjadi lawan berbahaya. Bermain tanpa tekanan membuat Persijap berpotensi mengacaukan ambisi dua kandidat juara pada dua laga terakhir musim ini.

Situasi tersebut membuat publik sepak bola nasional mulai menyoroti peran Persijap Jepara. Sebab, hasil pertandingan melawan Borneo FC maupun Persib Bandung bisa menjadi penentu siapa yang akhirnya mengangkat trofi BRI Super League musim ini.

Persijap Hadapi Dua Kandidat Juara Secara Beruntun

Persijap Jepara akan menjalani dua pertandingan berat pada akhir musim. Menariknya, dua lawan yang mereka hadapi merupakan tim teratas klasemen sementara.

Pertama, Laskar Kalinyamat akan menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 19.00 WIB.

Setelah itu, mereka akan bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dalam laga pamungkas musim ini.

Persijap melalui situs resminya bahkan menyebut situasi tersebut membuat mereka menjadi “penentu takdir” perebutan gelar juara musim ini.

Bermain tanpa tekanan jelas menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad asuhan Mario Lemos. Mereka bisa tampil lebih lepas dan agresif tanpa dibebani target besar.

Persib dan Borneo FC Tak Bisa Remehkan Persijap

Meski berstatus tim promosi, Persijap Jepara sudah membuktikan bahwa mereka bukan lawan mudah. Bahkan, mereka menjadi salah satu dari sedikit tim yang mampu mengalahkan Persib Bandung musim ini.

Pada pertemuan pertama, Persijap sukses membuat kejutan dengan menumbangkan Persib 2-1. Gol dari Carlos Franca dan Abdallah Sudi kala itu membuat Maung Bandung pulang tanpa poin.

Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa Persijap mampu tampil berbahaya ketika menghadapi tim besar. Apalagi performa mereka di putaran kedua mengalami peningkatan signifikan.

Beberapa alasan mengapa Persijap patut diwaspadai:

  1. Bermain tanpa tekanan setelah lolos degradasi
  2. Punya catatan positif di putaran kedua
  3. Pernah mengalahkan Persib Bandung
  4. Pertahanan semakin solid
  5. Percaya diri tim meningkat drastis

Kondisi ini membuat Persib maupun Borneo FC wajib tampil maksimal jika tidak ingin kehilangan poin penting dalam perebutan trofi.

Rekor Impresif Persijap di Putaran Kedua

Performa Persijap Jepara pada paruh kedua musim memang cukup mengejutkan. Setelah sempat terjebak di papan bawah, mereka perlahan bangkit dan berhasil keluar dari zona merah.

Dari 15 pertandingan putaran kedua, Persijap berhasil meraih:

  • 7 kemenangan
  • 4 hasil imbang
  • 4 kekalahan

Tidak hanya itu, Laskar Kalinyamat juga sempat mencatat delapan pertandingan tanpa kekalahan. Catatan tersebut menunjukkan peningkatan konsistensi permainan mereka.

Sektor pertahanan juga menjadi salah satu kekuatan utama Persijap dalam beberapa bulan terakhir. Mereka berhasil mencatat tujuh clean sheet di putaran kedua musim ini.

Kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Carlos Franca membuat Persijap tampil lebih matang. Transisi permainan mereka juga semakin rapi, terutama saat menghadapi tekanan dari tim besar.

Dengan modal tersebut, Persijap dipastikan tidak akan sekadar menjadi pelengkap pada akhir musim ini.

Persaingan Gelar Semakin Panas

Sementara itu, duel perebutan trofi antara Persib Bandung dan Borneo FC masih berlangsung sangat ketat. Hingga pekan ke-32, kedua tim sama-sama mengoleksi 75 poin.

Namun, Persib Bandung untuk sementara unggul head-to-head atas Pesut Etam. Pada pertemuan pertama musim ini, tim asuhan Bojan Hodak berhasil menang 3-1 di kandang sendiri.

Sedangkan pada pertemuan kedua di Samarinda, Persib sukses mencuri satu poin setelah bermain imbang 1-1 di kandang Borneo FC.

Keunggulan head-to-head tersebut membuat Persib sedikit lebih diuntungkan dalam perebutan posisi puncak klasemen.

Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, Maung Bandung berpeluang mencetak hattrick gelar juara setelah sukses meraih trofi dalam dua musim sebelumnya.

Namun perjalanan menuju podium juara dipastikan tidak akan mudah. Persijap Jepara siap menjadi batu sandungan bagi siapa pun yang lengah.

Laga Penutup Musim Dipastikan Penuh Tekanan

Dua pertandingan terakhir musim ini diprediksi berlangsung panas dan penuh tekanan. Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama tidak boleh terpeleset jika ingin mengangkat trofi.

Di sisi lain, Persijap justru berada dalam posisi ideal untuk memberi kejutan. Mereka tidak memiliki beban besar dan bisa bermain lebih bebas dibanding lawannya.

Faktor mental, konsistensi, hingga ketajaman lini depan akan menjadi penentu utama dalam perebutan gelar musim ini.

Kini, semua mata tertuju pada Persijap Jepara. Tim promosi yang sempat berjuang keluar dari zona degradasi itu kini justru berubah menjadi salah satu penentu nasib perebutan juara BRI Super League 2025/2026.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE