Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Asia Tenggara. Klub peserta Malaysian Super League, DPMM FC, resmi mengumumkan perekrutan kapten Persita Tangerang, Muhammad Toha, untuk menghadapi musim 2026/2027. Transfer ini langsung menjadi sorotan karena Toha dikenal sebagai salah satu ikon sekaligus pemain paling loyal di kubu Pendekar Cisadane.
Keputusan Muhammad Toha menerima pinangan DPMM FC menjadi langkah besar dalam kariernya. Untuk pertama kalinya, bek kanan asal Bontang, Kalimantan Timur itu akan merasakan atmosfer bermain di luar negeri setelah bertahun-tahun berkarier di kompetisi Indonesia.
Kepindahan ini juga terasa menarik karena Toha datang menggantikan posisi pemain Indonesia lainnya, Ramadhan Sananta, yang resmi dilepas DPMM FC setelah menjalani musim yang kurang maksimal.
DPMM FC Resmi Umumkan Kedatangan Muhammad Toha
DPMM FC mengumumkan transfer Muhammad Toha melalui situs resmi klub. Dalam pernyataannya, klub asal Brunei Darussalam yang berkompetisi di Liga Super Malaysia itu menyambut hangat kedatangan sang pemain.
“Muhammad Toha akan bergabung dengan DPMM FC pada musim Liga Super Malaysia 2026/2027 mendatang. Ia pernah menjadi kapten Persita Tangerang FC,” tulis pernyataan resmi klub.
Transfer ini memperlihatkan keseriusan DPMM FC dalam membangun skuad kompetitif untuk musim depan. Kehadiran Toha diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan sekaligus memberikan pengalaman dan jiwa kepemimpinan di ruang ganti.
Sosok Loyal yang Sulit Dilupakan Persita Tangerang
Muhammad Toha bukan nama asing bagi suporter Persita Tangerang. Pemain berusia 28 tahun itu sudah membela klub sejak tahun 2017 dan menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan tim dalam beberapa musim terakhir.
Tak hanya tampil konsisten di lapangan, Toha juga dipercaya menjadi kapten tim. Karakter pekerja keras serta loyalitasnya membuat ia dicintai para pendukung Persita.
Selama membela Persita, Toha dikenal sebagai bek kanan modern yang aktif membantu serangan. Ia memiliki kecepatan, kemampuan crossing yang baik, dan disiplin bertahan yang cukup solid.
Berikut beberapa alasan mengapa Muhammad Toha begitu penting bagi Persita:
- Menjadi pemain inti dalam waktu lama
- Memiliki jiwa kepemimpinan kuat
- Konsisten tampil di Liga 1 Indonesia
- Berpengalaman menghadapi banyak tim besar
- Memiliki kedekatan emosional dengan suporter
Kepergian Toha tentu menjadi kehilangan besar bagi Persita Tangerang yang kini harus mencari sosok pengganti sepadan di sektor kanan pertahanan.
Tantangan Baru Muhammad Toha di Liga Super Malaysia
Bergabung dengan DPMM FC membuka lembaran baru bagi Muhammad Toha. Ini menjadi pengalaman pertama sang pemain merumput di kompetisi luar negeri.
Liga Super Malaysia dikenal memiliki tempo permainan cepat dan persaingan yang cukup ketat. Adaptasi tentu menjadi tantangan utama bagi Toha, baik dari segi permainan maupun atmosfer sepak bola di negara baru.
Namun, pengalaman panjangnya di Liga 1 Indonesia diyakini bisa membantu proses adaptasi berjalan lebih cepat. Apalagi, Toha datang dengan status pemain senior dan mantan kapten klub besar Indonesia.
Selain itu, bermain di luar negeri juga bisa menjadi kesempatan emas bagi Toha untuk meningkatkan kualitas permainan dan memperluas pengalaman karier profesionalnya.
Persaingan Ketat di Posisi Bek Kanan DPMM FC
Meski datang dengan reputasi bagus, Muhammad Toha dipastikan tidak akan langsung mendapatkan tempat utama begitu saja di DPMM FC. Klub tersebut sudah memiliki beberapa pemain berkualitas di sektor pertahanan.
DPMM FC menyebut bahwa Toha akan bersaing dengan Yura Indera Putera dan pemain anyar lainnya, Declan Lambert, yang sebelumnya memperkuat KL City.
Persaingan ini diprediksi bakal berlangsung menarik karena ketiganya memiliki kualitas dan pengalaman berbeda.
Beberapa faktor yang bisa menentukan peluang Toha menjadi starter antara lain:
- Kecepatan adaptasi dengan taktik tim
- Konsistensi performa selama latihan
- Kemampuan bertahan dan membantu serangan
- Kondisi fisik sepanjang musim
- Chemistry dengan pemain belakang lainnya
Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin Muhammad Toha bisa menjadi pilihan utama DPMM FC musim depan.
Menggantikan Ramadhan Sananta yang Kurang Bersinar
Kedatangan Muhammad Toha juga berkaitan dengan keputusan DPMM FC melepas Ramadhan Sananta. Penyerang muda Indonesia itu hanya bertahan satu musim bersama klub tersebut.
Sayangnya, performa Sananta dinilai belum memenuhi ekspektasi. Sepanjang musim 2025/2026, eks striker Persis Solo itu hanya mampu mencetak empat gol.
Catatan tersebut dianggap kurang maksimal untuk seorang striker utama. Karena itulah, DPMM FC memilih melakukan perubahan komposisi pemain asing dan Asia Tenggara untuk musim baru.
Meski gagal tampil impresif di Malaysia, Ramadhan Sananta tetap memiliki peluang besar untuk bangkit. Pemain berusia 23 tahun itu kabarnya berpotensi kembali bermain di Liga 1 Indonesia musim depan.
Bisakah Muhammad Toha Lebih Sukses dari Sananta?
Pertanyaan besar kini muncul: apakah Muhammad Toha bisa lebih sukses dibanding Ramadhan Sananta di DPMM FC?
Peluangnya tentu cukup terbuka. Posisi bek kanan memiliki tekanan berbeda dibanding striker. Toha juga datang dengan modal pengalaman panjang dan karakter bermain yang stabil.
Selain itu, gaya bermain DPMM FC yang mengandalkan kecepatan di sisi lapangan diyakini cocok dengan karakter permainan Muhammad Toha.
Jika mampu menjaga konsistensi dan cepat beradaptasi, bukan tidak mungkin Toha akan menjadi salah satu pemain Indonesia tersukses di Liga Super Malaysia musim depan.
Kehadirannya juga bisa membuka jalan bagi lebih banyak pemain Indonesia untuk mendapatkan kesempatan berkarier di luar negeri. Kini, publik sepak bola Indonesia tinggal menantikan bagaimana kiprah Muhammad Toha bersama DPMM FC pada musim 2026/2027 nanti.
BACA JUGA :












