Persaingan menuju akhir musim BRI Super League kembali menghadirkan cerita panas yang penuh tensi. Kali ini, sorotan tertuju pada duel besar antara PSM Makassar dan Persib Bandung. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, tetapi juga bisa menentukan arah sejarah kompetisi musim 2025/2026.
Persib Bandung datang dengan misi besar: mencetak hattrick gelar juara liga secara beruntun. Jika berhasil, Maung Bandung akan menorehkan sejarah baru sebagai salah satu tim paling dominan dalam era sepak bola modern Indonesia.
Namun, di tengah ambisi besar itu, muncul satu ancaman serius bernama PSM Makassar. Tim berjuluk Juku Eja punya rekam jejak yang tak bisa diremehkan. Mereka pernah menggagalkan mimpi Bali United meraih tiga gelar beruntun, dan kini situasi serupa kembali terjadi.
Publik sepak bola Indonesia pun mulai bertanya-tanya: apakah PSM kembali menjadi penghancur mimpi tim calon juara?
PSM Pernah Hentikan Dominasi Bali United
Nama PSM Makassar punya sejarah penting dalam perebutan gelar Liga Indonesia beberapa musim terakhir. Saat Bali United tampil dominan dan sukses menjuarai musim 2018/2019 serta 2021/2022, banyak pihak memprediksi Serdadu Tridatu akan terus mendominasi kompetisi.
Namun, harapan Bali United mencetak hattrick juara akhirnya gagal terwujud. Pada musim berikutnya, justru PSM Makassar tampil luar biasa dan berhasil merebut gelar liga.
Saat itu, Juku Eja menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang musim. Mereka tampil disiplin, kuat secara mental, dan mampu menjaga performa di laga-laga penting.
Keberhasilan tersebut membuat PSM dikenal sebagai tim yang mampu merusak dominasi klub besar.
Kini, pola yang mirip kembali terlihat. Persib Bandung sedang berada di jalur menuju sejarah, sementara PSM muncul sebagai lawan yang berpotensi menghentikan langkah tersebut.
Persib Bandung Memburu Sejarah Baru
Persib datang ke fase akhir musim dengan kepercayaan diri tinggi. Performa konsisten sepanjang kompetisi membuat mereka berada dalam posisi ideal untuk mempertahankan gelar juara.
Jika mampu menjadi juara lagi musim ini, Persib akan mencatat tiga gelar beruntun yang menjadi pencapaian langka di sepak bola Indonesia.
Beberapa faktor yang membuat Persib begitu kuat musim ini antara lain:
- Konsistensi permainan sepanjang musim
- Kedalaman skuad yang merata
- Mental juara yang semakin matang
- Produktivitas lini depan yang stabil
- Dukungan besar dari Bobotoh
Persib juga tampil cukup solid saat menghadapi tekanan di pertandingan penting. Hal itu membuat mereka dianggap sebagai favorit utama dalam perebutan trofi musim ini.
Namun, perjalanan menuju gelar tidak akan mudah. Salah satu ujian terberat justru datang dari PSM Makassar yang terkenal sulit dikalahkan saat bermain di kandang.
Stadion Parepare Bisa Jadi Mimpi Buruk Persib
Laga di Parepare diprediksi menjadi pertandingan dengan atmosfer panas dan tekanan tinggi. PSM Makassar dikenal sangat kuat ketika bermain di depan pendukung sendiri.
Selain faktor dukungan suporter, kondisi permainan di Parepare juga sering menyulitkan tim tamu. Intensitas permainan tinggi serta tekanan sejak menit awal menjadi ciri khas Juku Eja saat bermain kandang.
Bagi Persib, pertandingan ini bisa menjadi penentu mental juara mereka.
Jika berhasil melewati tekanan dan meraih hasil positif, peluang Persib untuk semakin dekat dengan trofi tentu makin besar. Namun jika terpeleset, persaingan papan atas bisa kembali terbuka.
PSM jelas tidak ingin sekadar menjadi pelengkap di akhir musim. Mereka memiliki motivasi besar untuk merusak ambisi Persib sekaligus menutup musim dengan hasil membanggakan.
PSM Makassar Tetap Berbahaya Meski Tidak Favorit
Meski tidak terlalu diunggulkan dalam perburuan gelar musim ini, PSM tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya. Tim asuhan Juku Eja dikenal memiliki karakter pekerja keras dan mental bertarung tinggi.
Dalam beberapa pertandingan penting, PSM kerap mampu tampil mengejutkan. Mereka juga memiliki pengalaman menghadapi tekanan laga besar.
Hal yang membuat PSM semakin berbahaya adalah status mereka sebagai “underdog”. Dalam situasi seperti ini, tekanan justru lebih besar berada di kubu Persib.
PSM bisa bermain lebih lepas tanpa beban, sementara Persib harus menghadapi ekspektasi tinggi untuk menang.
Berikut beberapa kekuatan utama PSM Makassar:
- Solid dalam laga kandang
- Mental bertanding yang kuat
- Bermain agresif saat menghadapi tim besar
- Memiliki pemain berpengalaman
- Dukungan fanatik suporter
Faktor-faktor itu membuat PSM tetap layak disebut sebagai ancaman serius.
Duel Mental dan Ambisi Besar
Pertandingan antara PSM Makassar dan Persib Bandung bukan hanya soal kualitas teknis, tetapi juga pertarungan mental dan ambisi.
Persib datang membawa misi sejarah. Tekanan untuk meraih kemenangan tentu sangat besar karena publik mulai membayangkan hattrick gelar juara.
Di sisi lain, PSM memiliki kesempatan mengulang kisah lama saat menggagalkan dominasi Bali United beberapa musim lalu.
Situasi ini membuat duel di Parepare terasa sangat menarik. Kedua tim memiliki motivasi kuat dengan tujuan berbeda.
Persib ingin mendekat ke trofi dan sejarah baru, sementara PSM ingin membuktikan bahwa mereka masih menjadi tim besar yang mampu mengubah peta persaingan.
Akankah Sejarah Terulang Lagi?
Pertanyaan terbesar kini muncul di kalangan pecinta sepak bola Indonesia: apakah PSM Makassar akan kembali menjadi penghancur mimpi tim pemburu hattrick juara?
Jika melihat sejarah, peluang itu jelas terbuka. PSM pernah melakukan hal serupa terhadap Bali United dan kini mereka kembali berada dalam posisi yang hampir sama.
Namun, Persib Bandung tentu tidak ingin mengulang nasib buruk Serdadu Tridatu. Dengan skuad yang lebih matang dan pengalaman juara beruntun, Maung Bandung datang dengan mental berbeda.
Apa pun hasilnya nanti, duel ini dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di penghujung musim BRI Super League 2025/2026.
Bagi Persib, laga ini adalah langkah menuju sejarah. Sementara bagi PSM Makassar, ini menjadi kesempatan membuktikan bahwa mereka masih mampu mengguncang persaingan papan atas sepak bola Indonesia.
BACA JUGA :












