1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persijap Bikin Borneo FC Frustrasi, Sang Pelatih Ungkap Bangga Usai Jadi Penghambat Gelar

Persijap Jepara kembali mencuri perhatian di BRI Super League 2025/2026 setelah berhasil menahan imbang salah satu kandidat kuat juara, Borneo FC. Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Minggu (17/5/2026) malam WIB, Laskar Kalinyamat tampil disiplin dan membuat laga berakhir tanpa gol.

Hasil ini bukan sekadar angka di papan skor. Lebih dari itu, Persijap Jepara sukses menjadi “penghambat” laju Borneo FC dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini, yang secara tidak langsung juga menguntungkan Persib Bandung di puncak klasemen.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap performa anak asuhnya yang tampil luar biasa sepanjang laga.

Persijap Jepara Tampil Berani Hadapi Kandidat Juara

Sejak menit awal, Persijap Jepara menunjukkan permainan agresif dan tidak takut menghadapi tekanan dari Borneo FC. Meski secara kualitas lawan lebih diunggulkan, Laskar Kalinyamat justru mampu memberikan perlawanan sengit.

Borneo FC yang datang sebagai tim papan atas dan kandidat kuat juara dibuat kesulitan mengembangkan permainan. Pressing tinggi yang diterapkan Persijap membuat alur serangan Pesut Etam tidak berjalan maksimal.

Mario Lemos menilai laga ini sebagai salah satu performa terbaik timnya sepanjang musim.

“Saya rasa hari ini kami bermain sangat baik. Saya pikir ini adalah salah satu pertandingan terbaik kami. Kami memulai dengan bagus, kami memberikan banyak tekanan, tekanan tinggi kepada mereka, dan Borneo kesulitan di laga ini,” ujar Mario Lemos.

Mario Lemos Bangga dengan Performa Persijap Jepara

Meski hanya meraih hasil imbang, pelatih asal Portugal itu tetap puas dengan kerja keras anak asuhnya. Menurutnya, Persijap sebenarnya memiliki peluang untuk meraih kemenangan jika sedikit lebih efektif di depan gawang.

Namun ia juga mengakui bahwa Borneo FC tampil sangat solid dalam bertahan, sehingga peluang Persijap tidak bisa dikonversi menjadi gol.

Beberapa catatan penting dari laga ini:

  1. Persijap tampil agresif sejak awal pertandingan
  2. Pressing tinggi membuat Borneo FC kesulitan membangun serangan
  3. Lini belakang Persijap bermain disiplin sepanjang laga
  4. Peluang emas belum bisa dimaksimalkan menjadi gol
  5. Hasil akhir 0-0 dianggap cukup adil oleh pelatih

Mario juga menegaskan bahwa performa ini menjadi bukti perkembangan positif tim, terutama saat bermain di kandang sendiri.

“Tentu saja saya merasa kami bisa saja meraih tiga poin hari ini, tapi Borneo adalah salah satu tim terbaik dan saya rasa di putaran kedua di kandang ini, kami hanya kalah dari Persija Jakarta,” jelasnya.

Persijap Jepara Tangguh di Kandang Sendiri

Salah satu kekuatan utama Persijap Jepara musim ini adalah performa kandang yang cukup solid. Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi tempat yang sulit ditaklukkan lawan.

Dalam catatan putaran kedua BRI Super League 2025/2026, Persijap hanya sekali kalah di kandang, yaitu saat menghadapi Persija Jakarta dengan skor 0-2.

Selain itu, mereka mampu menahan tim-tim kuat seperti Borneo FC, yang menunjukkan bahwa Persijap bukan sekadar tim pelengkap di liga.

Mario Lemos pun menegaskan rasa bangganya terhadap mental dan kerja keras para pemain.

“Saya senang, para pemain menunjukkan usaha yang luar biasa pada pertandingan ini. Mereka bekerja keras, dan saya tentu sangat bangga dengan performa tim hari ini,” lanjutnya.

Najeeb Yakubu: Hasil Ini untuk Suporter

Pemain asing Persijap Jepara, Najeeb Yakubu, juga memberikan komentar usai pertandingan. Ia menilai hasil imbang melawan Borneo FC merupakan pencapaian yang cukup positif, terutama karena ini adalah laga kandang terakhir musim ini.

Menurutnya, tim bermain dengan penuh semangat dan mengikuti instruksi pelatih dengan baik.

“Kami bermain sangat baik dan kami mendengarkan instruksi dari pelatih. Karena ini adalah pertandingan kandang terakhir kami, kami ingin memberikan sesuatu untuk para penggemar,” ujar Yakubu.

Ia juga menegaskan bahwa hasil imbang ini dipersembahkan untuk para suporter yang terus mendukung Persijap sepanjang musim.

“Kami bermain dengan sepenuh hati dan mendapatkan satu poin. Alhamdulillah untuk poin tersebut dan terima kasih kepada para penggemar. Kami sangat menghargainya,” tambahnya.

Persijap Jepara Jadi Penentu Persaingan Juara

Hasil imbang ini ternyata memiliki dampak besar dalam persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Borneo FC yang kehilangan dua poin penting kini tertinggal dari Persib Bandung di puncak klasemen.

Dengan situasi ini, Persijap Jepara tanpa disangka menjadi salah satu tim yang ikut memengaruhi peta persaingan juara.

Beberapa dampak dari hasil ini antara lain:

  1. Borneo FC gagal memangkas jarak dengan Persib
  2. Persib semakin nyaman di puncak klasemen
  3. Persijap mendapat sorotan sebagai “pengganggu” kandidat juara
  4. Persaingan gelar semakin ketat jelang pekan terakhir
  5. Motivasi Persijap meningkat jelang laga penutup musim

Tantangan Terakhir: Hadapi Persib Bandung di GBLA

Setelah sukses menahan Borneo FC, Persijap Jepara kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat di laga pamungkas musim ini.

Mereka akan bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.

Laga ini diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi karena Persib membutuhkan kemenangan untuk mengamankan gelar juara ketiga secara beruntun.

Persijap tentu harus kembali tampil disiplin jika ingin mengulang kejutan seperti saat menghadapi Borneo FC.

Meski tidak lagi bersaing di papan atas, Laskar Kalinyamat berpotensi kembali menjadi penentu hasil akhir musim ini.

Dan jika melihat performa terakhir mereka, Persijap Jepara jelas bukan lawan yang bisa dianggap remeh oleh siapa pun.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE