1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Bojan Hodak Kesal Persib Sudah Bahas Konvoi Juara: Gelar Belum Aman!

Menjelang laga penentuan di pekan terakhir BRI Super League 2025/2026, suasana di tubuh Persib Bandung justru sedikit memanas. Di saat tim tengah bersiap menghadapi Persijap Jepara di Stadion GBLA, Sabtu (23/5/2026), pelatih Bojan Hodak mengungkapkan kekecewaannya terhadap pernyataan dari internal klub yang dinilai terlalu cepat membahas perayaan juara.

Persib memang hanya membutuhkan satu poin saja untuk memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Namun, di tengah peluang besar tersebut, euforia justru mulai muncul lebih awal sebelum kepastian benar-benar diraih di lapangan.

Viral Rencana Konvoi Juara Persib, Bojan Hodak Bereaksi Keras

Polemik ini bermula dari pernyataan Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, yang sempat menyinggung rencana konvoi juara. Ucapan tersebut kemudian viral di media sosial dan menimbulkan kesan bahwa Persib sudah pasti menjadi kampiun musim ini.

Situasi ini langsung menuai sorotan, terutama karena pertandingan penentuan masih belum dimainkan. Banyak pihak menilai bahwa pembahasan mengenai pesta juara terlalu dini dan berpotensi mengganggu fokus tim.

Bojan Hodak: “Kami Belum Menang Apa-apa!”

Pelatih asal Kroasia tersebut tidak menutupi rasa kecewanya. Menurut Bojan Hodak, membicarakan konvoi juara sebelum kompetisi benar-benar selesai justru bisa merugikan tim sendiri.

“Beberapa hari terakhir saya tidak berada di sini, tapi saya mendapat kiriman dan melihat di media sosial. Saya juga mendengar pembicaraan soal konvoi,” ujar Bojan Hodak di Stadion GBLA, Jumat (22/5/2026).

“Dengar, itu sepenuhnya omong kosong. Kami belum memenangkan apa pun,” tegasnya dengan nada kecewa.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bojan ingin seluruh elemen tim tetap membumi dan tidak terjebak dalam euforia berlebihan sebelum target utama tercapai.

Fokus Jadi Kunci, Jangan Bikin Lawan Semakin Termotivasi

Lebih lanjut, Bojan Hodak menilai bahwa pembicaraan mengenai perayaan juara di saat kompetisi belum usai justru dapat memberikan efek negatif bagi Persib Bandung.

Menurutnya, ada dua risiko besar dari situasi ini: meningkatkan motivasi lawan dan mengganggu konsentrasi para pemain Maung Bandung.

“Kalau Anda terus membicarakan hal seperti ini, pertama Anda akan memotivasi lawan. Kedua, pemain kami bisa kehilangan fokus,” jelasnya.

Karena itu, Bojan meminta semua pihak untuk menghentikan pembahasan terkait konvoi atau perayaan juara dan kembali fokus pada pertandingan penting yang ada di depan mata.

“Saya tidak peduli soal konvoi. Yang saya pedulikan hanya pertandingan besok,” tambahnya.

Persijap Jepara Tak Bisa Diremehkan

Selain soal euforia juara, Bojan Hodak juga memberikan peringatan keras terkait lawan yang akan dihadapi Persib. Menurutnya, Persijap Jepara bukan tim yang bisa dianggap enteng, meski status mereka tidak sepopuler klub-klub besar lainnya.

Bahkan, Bojan menyebut performa Persijap dalam beberapa pertandingan terakhir cukup mengesankan dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi Persib.

“Persijap adalah tim yang bagus. Dalam beberapa laga terakhir, mereka menunjukkan performa yang sangat baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa Persijap pernah mengalahkan Persib pada musim ini, sehingga laga nanti dipastikan tidak akan mudah bagi Marc Klok dan kawan-kawan.

“Mereka salah satu tim yang bisa mengalahkan kami musim ini. Jadi kami harus benar-benar fokus. Lupakan dulu soal konvoi,” tegas Bojan.

Persib Bandung Wajib Tetap Waspada di Laga Penentuan

Dengan hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci gelar juara, Persib Bandung memang berada di posisi yang sangat menguntungkan. Namun, tekanan dan ekspektasi tinggi justru bisa menjadi tantangan tersendiri di laga penutup musim ini.

Bojan Hodak menegaskan bahwa kunci utama untuk mengamankan gelar adalah fokus penuh selama 90 menit di lapangan, bukan membicarakan perayaan setelahnya.

Kini, semua mata tertuju ke Stadion GBLA untuk melihat apakah Maung Bandung mampu menyelesaikan misi besar mereka atau justru harus menunda pesta juara yang sudah terlanjur ramai dibicarakan.

BACA JUGA :

CLOSE