PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) resmi mengumumkan hasil sidang terkait berbagai pelanggaran Kode Disiplin yang terjadi di kompetisi nasional, termasuk insiden panas dalam laga bergengsi Persija Jakarta kontra Persib Bandung.
Sidang Komdis yang digelar pada 14 Mei 2026 itu menyoroti beberapa kejadian dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada 10 Mei 2026. Duel klasik tersebut berakhir dengan kemenangan Persib Bandung 2-1 atas Persija Jakarta, namun diwarnai ketegangan dan keributan setelah laga usai.
Dalam laporan resminya, Komdis PSSI memberikan sanksi berupa teguran keras kepada sejumlah pemain dari kedua tim yang dianggap terlibat dalam insiden tersebut.
Tiga Pemain Persija Kena Teguran Usai Keributan
Dari kubu Persija Jakarta, tiga pemain yakni Carlos Eduardo, Witan Sulaeman, dan Rizky Ridho mendapat sanksi teguran keras dari Komdis PSSI. Ketiganya dinilai ikut terlibat dalam keributan yang terjadi setelah pertandingan berakhir.
Komdis mencatat bahwa pelanggaran tersebut masuk dalam kategori “ikut berpartisipasi dalam keributan di akhir pertandingan”, meskipun tidak disertai hukuman tambahan seperti larangan bermain.
Insiden tersebut menjadi sorotan karena terjadi dalam laga dengan tensi tinggi yang sejak awal memang sudah diprediksi berlangsung panas mengingat rivalitas panjang kedua klub.
Marc Klok dan Beckham Putra Juga Tak Luput dari Sanksi
Tidak hanya pemain Persija, dua pemain Persib Bandung juga ikut menerima sanksi dari Komdis PSSI.
Kapten Persib, Marc Klok, mendapatkan teguran keras setelah dianggap memancing situasi dengan mengajak suporter Bobotoh untuk hadir dan mendukung langsung di Samarinda. Aksi tersebut sebelumnya sempat dilaporkan oleh kelompok suporter Persija, The Jakmania, kepada PSSI.
Setelah kejadian itu mencuat, Klok juga sempat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakannya.
Sementara itu, Beckham Putra juga dijatuhi teguran keras karena selebrasi berlebihan yang dinilai memicu reaksi dari pemain dan kubu lawan. Komdis menilai tindakan tersebut tidak sesuai dengan semangat sportivitas pertandingan.
Persib Juga Didenda Imbas Kerusakan Fasilitas Stadion
Selain sanksi kepada pemain, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada Persib Bandung sebagai klub. Dalam laporan disebutkan bahwa sejumlah fasilitas Stadion Kediri mengalami kerusakan berupa kursi plastik yang diduga dilakukan oleh pemain Persib.
Atas insiden tersebut, Persib Bandung diwajibkan membayar ganti rugi atas kerusakan material sekaligus menerima teguran keras dari Komdis PSSI.
“Tim Persib Bandung dibebankan kewajiban penggantian kerugian materiil dan diberikan sanksi teguran keras,” demikian pernyataan resmi Komdis PSSI.
Laga Panas dengan Drama Tiga Gol
Pertandingan sendiri berlangsung sengit sejak awal. Persija Jakarta sempat unggul lebih dulu melalui gol Alaeddine Ajaraie pada menit ke-19.
Namun Persib Bandung mampu membalikkan keadaan lewat performa impresif Adam Alis yang mencetak dua gol atau brace pada menit ke-28 dan 37, memastikan kemenangan 2-1 untuk tim tamu.
Meski berlangsung menarik di atas lapangan, laga ini tetap meninggalkan catatan disiplin yang menjadi perhatian PSSI.
Rivalitas Panas yang Kembali Jadi Sorotan
Insiden setelah laga Persija vs Persib di Samarinda kembali menegaskan tingginya tensi rivalitas kedua klub terbesar di Indonesia. Komdis PSSI pun diharapkan menjadi penegak aturan untuk menjaga agar kompetisi tetap berjalan dalam koridor sportivitas.
Dengan adanya sanksi ini, PSSI menegaskan komitmennya dalam menindak setiap pelanggaran disiplin, baik yang dilakukan pemain maupun klub, demi menjaga kualitas dan citra sepak bola nasional.
BACA JUGA :












