1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Mathew Baker Bikin Heboh John Herdman Sampai Turun Tangan, Rekor Timnas Indonesia Terancam Pecah

Keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil Mathew Baker ke skuad senior untuk FIFA Matchday Juni 2026 langsung mencuri perhatian publik sepak bola Tanah Air. Nama bek muda berdarah Indonesia-Australia itu memang sudah cukup dikenal sejak tampil impresif bersama Timnas Indonesia U-17. Namun, loncatannya ke level senior di usia yang masih sangat muda tetap menjadi kejutan besar.

Tak hanya menjadi pemain termuda dalam skuad Garuda saat menghadapi Oman dan Mozambik, Mathew Baker juga menunjukkan perkembangan karier yang luar biasa dalam waktu singkat. Bahkan, ia berhasil melewati beberapa jenjang tim nasional yang biasanya harus dilalui pemain muda sebelum mencapai level senior.

Lantas, seperti apa perjalanan fenomenal Mathew Baker hingga dipercaya memperkuat Timnas Indonesia senior? Berikut ulasannya.

Kiprah Mathew Baker Bersama Timnas Indonesia

Mathew Baker merupakan salah satu pemain diaspora yang namanya mulai bersinar ketika mendapatkan kesempatan membela Timnas Indonesia U-16 di bawah arahan Nova Arianto.

Bek kelahiran Melbourne, Australia, tersebut pertama kali mencuri perhatian saat tampil di Piala AFF U-16 2024. Meski masih berusia sangat muda, Baker mampu menunjukkan kualitas bermain yang matang, baik dalam bertahan maupun membangun serangan dari lini belakang.

Performa konsistennya membuat Nova Arianto terus memberikan kepercayaan kepada Baker di berbagai ajang penting.

Beberapa turnamen yang berhasil dilalui Mathew Baker bersama Timnas Indonesia antara lain:

  1. Piala AFF U-16 2024
  2. Kualifikasi Piala Asia U-17 2025
  3. Piala Asia U-17 2025
  4. Piala Dunia U-17 2025

Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa Baker merupakan salah satu pemain muda yang memiliki prospek cerah untuk masa depan sepak bola Indonesia.

Jadi Pilar Penting di Piala Asia U-17 2025

Nama Mathew Baker semakin melambung ketika tampil di Piala Asia U-17 2025. Bersama rekan-rekannya, ia sukses membawa Timnas Indonesia U-17 menciptakan sejarah dengan menembus babak perempat final.

Hebatnya lagi, Garuda Muda mampu menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup dengan hasil yang sangat mengesankan:

  • Indonesia 1-0 Korea Selatan
  • Indonesia 4-1 Yaman
  • Indonesia 2-0 Afghanistan

Keberhasilan lolos ke babak delapan besar sekaligus memastikan Indonesia mendapatkan tiket menuju Piala Dunia U-17 2025.

Sepanjang turnamen tersebut, Mathew Baker menjadi salah satu pemain yang nyaris tak tergantikan. Ia selalu tampil penuh selama 90 menit dan menunjukkan kedewasaan bermain yang jauh melampaui usianya.

Karier Klub Melesat Bersama Melbourne City

Setelah tampil di Piala Dunia U-17 2025, karier Mathew Baker terus mengalami perkembangan pesat.

Saat usianya baru menginjak 16 tahun, Melbourne City langsung memberinya kontrak profesional. Langkah ini menjadi bukti bahwa klub Australia tersebut melihat potensi besar yang dimiliki sang pemain.

Tidak berhenti sampai di situ, Baker juga mendapatkan kesempatan debut bersama tim senior Melbourne City saat menghadapi APIA Leichhardt pada putaran pertama Piala Australia.

Selain itu, ia juga sempat masuk dalam daftar pemain cadangan ketika Melbourne City menghadapi klub Jepang, Sanfrecce Hiroshima dan Vissel Kobe, pada ajang AFC Champions League Elite (ACLE).

Pengalaman berada di lingkungan tim senior tentu menjadi modal berharga yang mempercepat perkembangan kariernya.

Melampaui Beberapa Level Tim Nasional

Salah satu hal yang membuat perjalanan Mathew Baker terasa istimewa adalah kemampuannya melompati beberapa level tim nasional.

Biasanya seorang pemain harus melewati tahapan U-17, U-19, U-23, lalu baru masuk ke tim senior. Namun, Baker justru mendapatkan jalur yang lebih cepat berkat kualitas dan performanya yang konsisten.

Sebenarnya, ia diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF U-19 2026. Akan tetapi, pemanggilan ke Timnas Indonesia senior membuat rencana tersebut berubah.

Dengan kata lain, Baker langsung naik kelas dari Timnas U-17 menuju tim senior tanpa harus menjalani proses panjang di level U-19 maupun U-23.

Situasi seperti ini biasanya hanya terjadi pada pemain yang dianggap memiliki kemampuan spesial dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Strategi John Herdman untuk Masa Depan Baker

Pemanggilan Mathew Baker ke Timnas Indonesia senior bukan hanya soal kebutuhan tim menghadapi Oman dan Mozambik.

John Herdman tampaknya memiliki visi jangka panjang terhadap perkembangan pemain muda tersebut.

Dengan mendapatkan pengalaman di FIFA Matchday bersama pemain-pemain senior, Baker akan memperoleh eksposur yang jauh lebih besar. Hal ini bisa membuka peluang bagi klub-klub Eropa untuk memantau perkembangan kariernya.

Strategi akselerasi seperti ini sering digunakan dalam sepak bola modern untuk mempercepat kematangan pemain muda berbakat.

Apalagi Baker sudah menunjukkan bahwa dirinya mampu beradaptasi dengan cepat setiap kali naik ke level kompetisi yang lebih tinggi.

Peluang Pecahkan Rekor Timnas Indonesia

Pemanggilan ke skuad senior juga membuka peluang besar bagi Mathew Baker untuk mencatatkan sejarah baru bersama Timnas Indonesia.

Jika John Herdman memberikan kesempatan bermain saat menghadapi Oman, Baker akan menjalani debut internasional pada usia 17 tahun 23 hari.

Sementara apabila debut terjadi saat melawan Mozambik, ia akan mencatatkan penampilan pertama pada usia 17 tahun 27 hari.

Catatan tersebut berpotensi mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang Arkhan Kaka.

Sebagai perbandingan:

  1. Arkhan Kaka debut pada usia 17 tahun 3 bulan 7 hari.
  2. Debut terjadi saat menghadapi Myanmar di Piala AFF 2024.
  3. Mathew Baker berpotensi debut pada usia yang lebih muda di ajang FIFA Matchday.

Inilah yang membuat rekor tersebut terasa lebih prestisius. Jika berhasil dimainkan, Baker bukan hanya menjadi pemain termuda Timnas Indonesia, tetapi juga melakukannya di pertandingan resmi FIFA Matchday yang memiliki level kompetisi lebih tinggi.

Penutup

Perjalanan Mathew Baker menjadi salah satu kisah paling menarik dalam perkembangan sepak bola Indonesia saat ini. Dalam waktu singkat, ia berhasil berkembang dari pemain Timnas U-16 menjadi kandidat debutan Timnas Indonesia senior.

Kepercayaan yang diberikan John Herdman menunjukkan bahwa Baker dianggap memiliki kualitas istimewa untuk masa depan skuad Garuda. Kini, publik hanya tinggal menunggu apakah bek muda Melbourne City tersebut benar-benar mendapatkan kesempatan bermain dan mengukir rekor baru bersama Timnas Indonesia.

Jika kesempatan itu datang, Mathew Baker berpeluang menjadi salah satu nama besar berikutnya dalam sejarah sepak bola Indonesia.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE