1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Timnas Indonesia Siap Hadapi Mozambik, Maarten Paes Berpeluang Jadi Starter

Timnas Indonesia bertekad melanjutkan tren positif saat menghadapi Timnas Mozambik dalam laga lanjutan FIFA Matchday Juni 2026. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB itu menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda untuk kembali meraih kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Setelah tampil impresif dan membungkam Oman dengan skor meyakinkan 3-0, kepercayaan diri para pemain Indonesia sedang berada di level tinggi. Namun, pelatih John Herdman dan jajaran tim pelatih terus mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan hasil positif tersebut.

Modal Besar Setelah Kalahkan Oman

Kemenangan atas Oman menjadi salah satu hasil paling berkesan bagi Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, Oman datang ke Jakarta dengan status tim peringkat ke-79 dunia dan diunggulkan di atas Indonesia yang sebelumnya berada di posisi ke-122 ranking FIFA.

Dalam laga tersebut, Skuad Garuda tampil agresif dan efektif. Gol-gol dari Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Ole Romeny memastikan kemenangan telak bagi tim Merah Putih.

Hasil tersebut tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri tim, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap posisi Indonesia di ranking FIFA. Berdasarkan perhitungan sementara, Indonesia naik ke posisi ke-118 dunia.

Kini, menghadapi Mozambik yang berada di peringkat ke-101 FIFA, peluang Indonesia untuk meraih hasil positif kembali terbuka lebar.

Jangan Terjebak Euforia Kemenangan

Meski secara peringkat dan performa terkini Indonesia terlihat lebih menjanjikan, banyak pihak mengingatkan agar para pemain tidak meremehkan Mozambik.

Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan menilai kemenangan atas Oman harus dijadikan motivasi, bukan alasan untuk berpuas diri.

Menurutnya, perjalanan Timnas Indonesia masih panjang dan setiap pertandingan harus dijalani dengan fokus penuh.

“Jangan cepat puas karena ini baru permulaan. Coach John Herdman juga sudah menegaskan bahwa tim harus tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya. Tetap rendah hati, jangan merasa sudah hebat karena target kita adalah terus berkembang dari satu laga ke laga lainnya,” ujar Bung Ropan melalui kanal YouTube pribadinya.

Ia menilai salah satu kunci keberhasilan Indonesia saat ini adalah mentalitas yang terus berkembang dan keinginan untuk selalu meningkatkan kualitas permainan.

Mozambik Tetap Bisa Menjadi Ancaman

Secara ranking FIFA, Mozambik memang berada di bawah Oman. Namun, hal itu tidak menjamin pertandingan akan berjalan mudah bagi Indonesia.

Tim asal Afrika Tenggara tersebut dikenal memiliki karakter permainan yang berbeda dibandingkan lawan-lawan Asia yang biasa dihadapi Skuad Garuda.

Menurut Bung Ropan, John Herdman justru menyambut positif kesempatan menghadapi Mozambik karena menjadi pengalaman baru bagi tim.

“Secara ranking, Oman memang lebih tinggi dibandingkan Mozambik. Tetapi setiap tim memiliki karakter yang berbeda. Itulah mengapa John Herdman meminta tim untuk terus berkembang dan tidak menganggap enteng lawan,” jelasnya.

Selain itu, Mozambik berpotensi tampil tanpa tekanan karena status mereka sebagai tim yang tidak terlalu diunggulkan. Kondisi tersebut bisa membuat mereka bermain lebih lepas dan berbahaya.

Peluang Indonesia Naik Lagi di Ranking FIFA

Selain memburu kemenangan, pertandingan melawan Mozambik juga memiliki nilai penting dari sisi peringkat dunia.

Jika berhasil mengamankan tiga poin, Indonesia diperkirakan bisa kembali memperbaiki posisinya di ranking FIFA.

Bung Ropan memperkirakan Skuad Garuda berpeluang naik hingga ke posisi 116 atau bahkan 115 dunia apabila mampu mengalahkan Mozambik.

Peningkatan ranking tersebut tentu akan menjadi modal berharga bagi Indonesia dalam menghadapi agenda internasional berikutnya.

John Herdman Diprediksi Tetap Andalkan Formasi 3-4-3

Dalam aspek taktik, John Herdman diperkirakan tidak akan melakukan perubahan besar terhadap sistem permainan yang sukses digunakan saat menghadapi Oman.

Formasi 3-4-3 diprediksi tetap menjadi pilihan utama karena dianggap mampu memaksimalkan potensi para pemain yang dimiliki Indonesia saat ini.

Namun demikian, Herdman diyakini akan melakukan beberapa penyesuaian dalam susunan pemain.

“Saya rasa akan ada sedikit rotasi, tetapi pendekatan bermainnya tetap sama. Indonesia sekarang memainkan formasi 3-4-3 yang lebih modern, fleksibel, dan tidak terlalu defensif. Semua pemain aktif dalam penguasaan bola dan transisi menyerang,” kata Bung Ropan.

Pendekatan tersebut terbukti efektif ketika menghadapi Oman, terutama dalam menekan lawan sejak awal pertandingan dan menciptakan peluang secara konsisten.

Herdman Dipuji atas Perubahan Permainan Timnas

Performa Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman terus mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Meski harus bermain tanpa beberapa pemain penting seperti Jay Idzes dan Thom Haye, Indonesia tetap mampu tampil dominan dan menunjukkan organisasi permainan yang solid.

Bung Ropan menilai agresivitas menjadi salah satu kekuatan utama tim saat ini.

“Kita tetap tampil agresif. Dua gol tercipta di babak pertama dan satu gol di babak kedua saat melawan Oman. Indonesia sangat kuat dalam merebut bola dan cepat melakukan transisi ke depan. Itu yang membuat Oman kesulitan sepanjang pertandingan,” ujarnya.

Ia juga memuji keterlibatan aktif Herdman di pinggir lapangan yang terus memberikan instruksi kepada para pemain sepanjang laga.

“Coach Herdman sangat aktif. Dia terus memberi arahan, mengingatkan pemain, dan menjaga fokus tim selama pertandingan berlangsung.”

Maarten Paes Berpeluang Kembali Mengawal Gawang

Salah satu perubahan yang paling mungkin terjadi saat menghadapi Mozambik adalah di posisi penjaga gawang.

Pada laga melawan Oman, Emil Audero tampil luar biasa dan menjadi salah satu pemain terbaik di lapangan. Kiper Cremonese tersebut bahkan berhasil menggagalkan tendangan penalti lawan.

Meski demikian, Bung Ropan memperkirakan John Herdman bisa memberikan kesempatan kepada Maarten Paes untuk tampil sejak menit pertama.

“Kalau ada rotasi, kemungkinan besar terjadi di posisi kiper. Emil memang bermain sangat baik, tetapi bukan tidak mungkin Maarten Paes yang akan dipercaya menghadapi Mozambik,” ungkapnya.

Persaingan sehat di posisi penjaga gawang menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia karena kedua pemain sama-sama memiliki kualitas tinggi.

Calvin Verdonk Siap Kembali ke Starting XI

Selain Maarten Paes, nama lain yang berpotensi kembali menjadi starter adalah Calvin Verdonk.

Bek kiri yang tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Oman tersebut diperkirakan akan mendapat kesempatan bermain sejak awal pertandingan.

Kehadiran Verdonk akan memberikan tambahan kualitas dalam fase bertahan maupun menyerang, terutama melalui kemampuan distribusi bola dan pengalamannya bermain di kompetisi Eropa.

Jika benar dimainkan sejak menit pertama, Verdonk bisa menjadi salah satu pemain kunci dalam upaya Indonesia mengontrol jalannya pertandingan.

Garuda Ingin Menutup FIFA Matchday dengan Hasil Sempurna

Dengan dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk mengakhiri FIFA Matchday Juni 2026 dengan catatan sempurna.

Namun, kemenangan atas Oman tidak boleh membuat para pemain kehilangan fokus. Mozambik tetap memiliki potensi memberikan kejutan apabila Indonesia lengah.

Karena itu, disiplin, konsentrasi, dan semangat juang yang sama seperti saat menghadapi Oman harus kembali ditunjukkan oleh Skuad Garuda.

Jika mampu mempertahankan performa terbaiknya, bukan hanya kemenangan yang bisa diraih, tetapi juga peluang memperbaiki ranking FIFA dan memperkuat optimisme publik terhadap masa depan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman.

BACA JUGA :

CLOSE