1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Resmi Tangani Persija, STY Janjikan Permainan Tim Macan Kemayoran Lebih Menyerang

Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu edisi paling menarik dalam sejarah sepak bola dunia. Selain menghadirkan format baru dengan 48 tim peserta dan 32 tim yang lolos ke fase gugur, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini juga diprediksi penuh kejutan.

Negara-negara unggulan seperti Argentina, Prancis, Spanyol, Brasil, Jerman, dan Inggris memang masih menjadi kandidat terdepan untuk mengangkat trofi. Namun, jika melihat sejarah Piala Dunia, selalu ada tim yang mampu melampaui ekspektasi dan menjadi kejutan terbesar turnamen.

Mulai dari Kroasia yang mencapai final pada 2018 hingga Maroko yang menembus semifinal pada 2022, kisah tim kuda hitam selalu menjadi warna tersendiri dalam ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Dengan format kompetisi yang lebih terbuka, peluang bagi tim nonfavorit untuk menciptakan sejarah kini semakin besar. Beberapa negara bahkan memiliki skuad yang cukup kuat untuk menantang dominasi para raksasa sepak bola dunia.

Berikut tiga tim kuda hitam yang berpotensi menjadi kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

1. Norwegia: Generasi Emas yang Siap Bersinar di Panggung Dunia

Jika berbicara tentang tim kuda hitam paling menjanjikan di Piala Dunia 2026, nama Norwegia hampir selalu masuk dalam daftar teratas.

Setelah absen selama hampir tiga dekade dari putaran final Piala Dunia, tim Skandinavia ini akhirnya kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1998 di Prancis.

Kembalinya Norwegia bukan sekadar pelengkap peserta. Mereka datang dengan salah satu generasi terbaik yang pernah dimiliki negara tersebut.

Di lini depan, ada Erling Haaland, striker tajam yang telah membuktikan kualitasnya bersama klub maupun tim nasional. Ketajamannya di depan gawang menjadi senjata utama Norwegia untuk menghadapi tim-tim besar.

Sementara itu, Martin Odegaard berperan sebagai otak permainan. Kapten Arsenal tersebut memiliki kemampuan mengatur tempo, menciptakan peluang, dan memimpin tim di lapangan.

Tidak hanya bergantung pada dua nama besar tersebut, Norwegia juga diperkuat sejumlah pemain berkualitas seperti:

  • Julian Ryerson
  • Jorgen Strand Larsen
  • Antonio Nusa
  • Kristoffer Ajer
  • Andreas Schjelderup

Kombinasi pemain muda dan berpengalaman membuat tim besutan Stale Solbakken memiliki keseimbangan yang sangat baik.

Catatan mereka selama babak kualifikasi juga sangat mengesankan. Norwegia berhasil keluar sebagai juara grup yang bahkan dihuni oleh Italia, sekaligus mencetak 37 gol, salah satu rekor produktivitas terbaik di zona Eropa.

Dengan kekuatan yang dimiliki saat ini, Norwegia berpotensi menjadi ancaman serius bagi siapa pun di fase gugur.

2. Maroko: Siap Mengulang Keajaiban Qatar 2022

Sulit membicarakan tim kuda hitam tanpa menyebut Maroko.

Empat tahun lalu, Atlas Lions menciptakan sejarah dengan menjadi negara Afrika pertama yang berhasil mencapai semifinal Piala Dunia. Perjalanan mereka di Qatar 2022 menjadi salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah turnamen.

Meski demikian, menjelang Piala Dunia 2026, banyak pengamat masih belum memasukkan Maroko ke dalam daftar favorit utama juara. Justru kondisi tersebut bisa menjadi keuntungan bagi mereka.

Tanpa tekanan besar sebagai unggulan, Maroko dapat kembali tampil lepas dan menyulitkan lawan-lawan yang meremehkan mereka.

Skuad yang dibawa kali ini masih memiliki banyak pemain berpengalaman yang pernah mencatat sejarah di Qatar, di antaranya:

  • Achraf Hakimi
  • Yassine Bounou
  • Sofyan Amrabat
  • Nayef Aguerd
  • Azzedine Ounahi

Pengalaman bermain di pertandingan berintensitas tinggi menjadi aset yang sangat berharga dalam turnamen sekelas Piala Dunia.

Selain itu, perkembangan sepak bola Maroko dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan peningkatan signifikan. Infrastruktur yang semakin baik dan regenerasi pemain yang berjalan lancar membuat mereka tetap kompetitif di level internasional.

Maroko tergabung di Grup C bersama:

  • Brasil
  • Skotlandia
  • Haiti

Meski Brasil menjadi unggulan utama grup, peluang Maroko untuk lolos ke babak berikutnya tetap sangat besar. Bahkan jika mampu mengulang performa impresif seperti di Qatar, mereka berpotensi kembali menjadi mimpi buruk bagi tim-tim elite dunia.

3. Belgia: Jangan Pernah Meremehkan Pengalaman dan Kualitas

Banyak yang beranggapan bahwa era keemasan Belgia telah berakhir.

Generasi yang pernah diperkuat Eden Hazard, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, dan Romelu Lukaku memang perlahan mulai berganti. Namun, bukan berarti Belgia kehilangan daya saing.

Justru karena tidak lagi menjadi sorotan utama, mereka berpotensi menjadi salah satu tim paling berbahaya di turnamen ini.

Belgia masih memiliki pemain kelas dunia seperti Kevin De Bruyne, yang tetap menjadi pemimpin dan kreator utama permainan tim.

Selain itu, munculnya generasi baru memberikan harapan besar bagi Setan Merah Eropa.

Beberapa nama yang patut diperhatikan antara lain:

  • Jeremy Doku
  • Charles De Ketelaere
  • Lois Openda
  • Amadou Onana
  • Zeno Debast

Perpaduan pengalaman dan energi muda membuat Belgia memiliki skuad yang cukup seimbang untuk bersaing dengan tim mana pun.

Para analis sepak bola bahkan mulai menyebut Belgia sebagai sleeping giant atau tim yang bisa tiba-tiba meledak dan menciptakan kejutan besar.

Di fase grup, Belgia tergabung di Grup G bersama:

  • Mesir
  • Iran
  • Selandia Baru

Di atas kertas, mereka memiliki peluang besar untuk lolos sebagai juara grup. Jika mampu membangun momentum sejak awal turnamen, Belgia bisa menjadi lawan yang sangat sulit dihentikan pada fase gugur.

Format Baru Membuka Peluang Lebih Besar untuk Kejutan

Salah satu faktor yang membuat Piala Dunia 2026 diprediksi lebih sulit ditebak adalah perubahan format kompetisi.

Dengan jumlah peserta yang meningkat menjadi 48 negara, variasi kualitas tim akan semakin beragam. Selain itu, semakin banyak tim yang lolos ke fase gugur berarti semakin besar pula peluang terciptanya kejutan.

Tim-tim yang sebelumnya sulit menembus babak akhir kini memiliki kesempatan lebih besar untuk membangun kepercayaan diri dan momentum sepanjang turnamen.

Dalam situasi seperti ini, negara-negara seperti Norwegia, Maroko, dan Belgia memiliki peluang nyata untuk melangkah jauh.

Siapa yang Akan Menjadi Kejutan Terbesar?

Meski Argentina, Prancis, Spanyol, dan Brasil masih menjadi favorit utama untuk menjuarai Piala Dunia 2026, sejarah mengajarkan bahwa turnamen ini sering kali menghadirkan cerita yang tak terduga.

Norwegia datang dengan generasi emasnya, Maroko membawa pengalaman sebagai semifinalis dunia, sementara Belgia memiliki kombinasi kualitas dan pengalaman yang tidak boleh diremehkan.

Ketiganya mungkin tidak berada di barisan terdepan kandidat juara, tetapi mereka memiliki segala yang dibutuhkan untuk mengubah peta persaingan dan menjadi kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

Saat peluit pertama dibunyikan di Amerika Utara nanti, jangan heran jika salah satu dari tiga tim ini berhasil mencuri perhatian dan menulis sejarah baru di panggung sepak bola dunia.

BACA JUGA :

CLOSE