Timnas Indonesia bersiap menghadapi babak baru di Piala AFF 2026 dengan pendekatan yang cukup berbeda. Pelatih kepala Garuda, John Herdman, memastikan bahwa skuad yang akan tampil pada turnamen tersebut mayoritas diisi oleh pemain yang berkarier di liga domestik.
Keputusan ini langsung menarik perhatian publik sepak bola nasional, karena membuka peluang besar bagi pemain Liga Indonesia untuk tampil sebagai tulang punggung tim nasional di ajang regional bergengsi tersebut.
Piala AFF 2026 Jadi Panggung Pemain Liga Indonesia
John Herdman menegaskan bahwa Piala AFF 2026 akan menjadi momen penting bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kualitas mereka di level internasional. Ia melihat perkembangan positif dari sejumlah nama yang selama ini tampil konsisten di kompetisi domestik.
Beberapa pemain yang mulai mencuri perhatian dalam proses persiapan Timnas Indonesia antara lain:
- Rizky Ridho
- Dony Tri Pamungkas
- Rayhan Hannan
Menurut Herdman, para pemain ini menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dalam dua laga uji coba FIFA Matchday Juni 2026.
Hasil Uji Coba Jadi Modal Positif Garuda
Timnas Indonesia datang ke Piala AFF 2026 dengan modal yang cukup meyakinkan. Dalam dua pertandingan uji coba terakhir, Garuda berhasil mencatat hasil positif yang meningkatkan rasa percaya diri tim.
Hasil tersebut antara lain:
- Indonesia 3-0 Oman
- Indonesia 1-0 Mozambik
Dua kemenangan ini menjadi sinyal bahwa skuad Garuda berada di jalur yang tepat, terutama dalam hal organisasi permainan dan efektivitas serangan.
John Herdman menilai bahwa para pemain lokal menunjukkan kontribusi penting dalam proses tersebut.
“Nah, itu akan menjadi para pemain lokal kami. Kita sempat melihat sekilas penampilan Rayhan Hannan melawan Mozambik. Kita bisa melihat Rizky Ridho dan Dony Tri,” ujar Herdman.
Fokus ke AFF 2026 dan Persiapan Jangka Panjang
Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada 26 Juli hingga 26 Agustus 2026 menjadi salah satu agenda penting Timnas Indonesia. Dalam turnamen ini, Garuda tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Meski fokus utama adalah meraih hasil terbaik di AFF, Herdman menegaskan bahwa turnamen ini juga bagian dari persiapan jangka panjang menuju Piala Asia 2027.
Ia ingin para pemain tidak hanya sekadar tampil, tetapi juga membangun mental juara dan pengalaman internasional yang lebih matang.
Target Besar: Bawa Pulang Trofi untuk Indonesia
Lebih dari sekadar eksperimen skuad, John Herdman menegaskan bahwa target utama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 tetaplah juara. Ia ingin para pemain lokal membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dan membawa pulang trofi untuk Indonesia.
Beberapa poin penting dari target Timnas Indonesia:
- Menjadi juara Piala AFF 2026
- Memberi pengalaman internasional bagi pemain liga domestik
- Membangun fondasi tim menuju Piala Asia 2027
- Memberikan kesempatan rotasi pemain secara merata
Herdman juga menegaskan bahwa para pemain akan mendapat tanggung jawab besar untuk mewakili Indonesia di level tertinggi kawasan Asia Tenggara.
“Sekaligus bersiap untuk Piala Asia 2027, turnamen besar yang paling penting. Mereka harus bertanggung jawab untuk mewakili Indonesia,” tegasnya.
Peran Pemain Muda dan Liga Domestik Semakin Penting
Keputusan menurunkan mayoritas pemain liga domestik menunjukkan perubahan pendekatan dalam pengembangan Timnas Indonesia. Liga lokal kini menjadi fondasi utama dalam pembentukan skuad Garuda.
Nama-nama seperti Rizky Ridho dan Dony Tri Pamungkas menjadi simbol regenerasi yang mulai berjalan dengan baik. Mereka tidak hanya diproyeksikan untuk turnamen ini, tetapi juga sebagai bagian dari proyek jangka panjang sepak bola Indonesia.
Beberapa keuntungan dari strategi ini:
- Pemain lebih sering bermain bersama di liga lokal
- Adaptasi taktik lebih cepat karena intensitas kompetisi rutin
- Memberikan jam terbang internasional bagi pemain muda
- Meningkatkan kedalaman skuad Timnas Indonesia
Format Baru Piala AFF 2026
Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026 juga mengalami perubahan jadwal yang cukup signifikan. Jika sebelumnya turnamen ini digelar di akhir tahun, kali ini pelaksanaannya dipindahkan ke pertengahan tahun.
Namun, format kompetisi tetap mempertahankan struktur yang sudah dikenal:
- Fase grup menggunakan sistem round robin
- Setiap tim menjalani laga kandang dan tandang
- Babak semifinal dan final menggunakan sistem dua leg
- Home and away tetap menjadi penentu juara
Perubahan jadwal ini diperkirakan akan memberikan dinamika baru dalam persaingan antar negara Asia Tenggara.
Harapan Baru untuk Garuda di AFF 2026
Dengan kombinasi pemain muda, pemain liga domestik, dan strategi baru dari John Herdman, Timnas Indonesia membawa harapan besar di Piala AFF 2026.
Turnamen ini bukan hanya soal gelar juara, tetapi juga tentang pembentukan identitas tim yang lebih kuat menuju kompetisi yang lebih besar seperti Piala Asia 2027.
Jika performa seperti di laga uji coba bisa dipertahankan, bukan tidak mungkin Garuda benar-benar menjadi salah satu kandidat kuat juara di turnamen ini.
BACA JUGA :












