Persaingan di bawah mistar gawang Timnas Indonesia semakin menarik untuk dibahas. Dalam dua laga FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik, pelatih John Herdman menurunkan tiga nama kiper terbaiknya: Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata.
Namun dari tiga nama tersebut, hanya Emil Audero dan Maarten Paes yang benar-benar mendapat kesempatan bermain. Situasi ini langsung memunculkan perdebatan baru: siapa sebenarnya kiper nomor satu Timnas Indonesia saat ini?
Tiga Kiper, Dua Starter, Satu Sorotan Besar
John Herdman membawa kombinasi menarik di posisi penjaga gawang. Tiga nama yang dipanggil adalah:
- Emil Audero
- Maarten Paes
- Nadeo Argawinata
Dalam dua pertandingan uji coba, keputusan Herdman cukup jelas:
- Emil Audero tampil melawan Oman
- Maarten Paes bermain saat menghadapi Mozambik
- Nadeo Argawinata belum mendapat menit bermain
Meski tidak dimainkan, Nadeo tetap menjadi bagian penting dalam skuad sebagai opsi rotasi dan pelapis.
Emil Audero Tampil Solid Lawan Oman
Saat menghadapi Oman, Emil Audero langsung menunjukkan kualitasnya sebagai penjaga gawang berpengalaman. Penampilannya terlihat tenang, percaya diri, dan minim kesalahan.
Momen paling menonjol terjadi ketika ia berhasil menggagalkan tendangan penalti lawan, sebuah aksi yang langsung mendapat pujian dari banyak pengamat.
Beberapa catatan performa Emil Audero dalam laga tersebut:
- Mengamankan clean sheet
- Menepis penalti krusial
- Distribusi bola cukup stabil
- Komunikasi dengan lini belakang berjalan baik
Performa ini membuat namanya semakin kuat sebagai kandidat kiper utama Timnas Indonesia.
Maarten Paes Tak Kalah Meyakinkan
Di laga berikutnya melawan Mozambik, giliran Maarten Paes yang unjuk kemampuan. Meski pertandingan berlangsung ketat, ia mampu menjaga gawang Indonesia tetap aman dan membantu tim meraih kemenangan 1-0.
Sebelumnya dalam ajang FIFA Series 2026, Paes juga mencatatkan clean sheet saat Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.
Namun, tidak semua catatan berjalan sempurna. Dalam laga melawan Bulgaria, gawang Paes sempat kebobolan dalam kekalahan 0-1.
Meski begitu, secara keseluruhan performanya tetap dianggap konsisten.
Herdman Masih Belum Tentukan Kiper Utama
Menariknya, John Herdman belum memberikan keputusan resmi mengenai siapa kiper utama Timnas Indonesia. Ia terlihat masih melakukan rotasi untuk menguji konsistensi kedua penjaga gawang tersebut dalam berbagai situasi pertandingan.
Situasi ini membuat persaingan Emil Audero dan Maarten Paes semakin terbuka.
Beberapa alasan Herdman belum menentukan pilihan:
- Ingin melihat konsistensi di beberapa laga
- Menguji kemampuan dalam sistem build-up
- Menilai mental dalam pertandingan besar
- Mencari keseimbangan antara distribusi dan refleks
Hermansyah: Emil Audero Lebih Cocok Jadi Nomor Satu
Di tengah perdebatan tersebut, eks kiper Timnas Indonesia era 1980-an, Hermansyah, ikut memberikan pandangannya. Ia secara tegas menyebut Emil Audero sebagai pilihan terbaik untuk posisi kiper utama.
Menurutnya, gaya bermain Emil Audero lebih sesuai dengan filosofi John Herdman yang menuntut kiper aktif dalam membangun serangan dari belakang.
“Kalau saya disuruh memilih, Emil Audero jadi pilihan pertama saya. Dia sangat cocok untuk style permainan John Herdman karena pelatih menuntut kiper jadi pemain pertama untuk membangun permainan lewat kaki,” ujar Hermansyah.
Ia juga menilai kemampuan Audero dalam distribusi bola lebih unggul dibandingkan Maarten Paes.
Perbandingan Emil Audero vs Maarten Paes
Persaingan dua kiper ini bisa dilihat dari beberapa aspek penting:
Emil Audero
- Kuat dalam build-up play
- Tenang di bawah tekanan
- Refleks cepat dalam situasi penalti
- Pengalaman bermain di level tinggi Eropa
Maarten Paes
- Respons cepat dalam situasi satu lawan satu
- Konsisten dalam penyelamatan penting
- Pengalaman di Eredivisie
- Masih bisa berkembang dalam distribusi bola
Dari perbandingan tersebut, terlihat bahwa keduanya memiliki keunggulan masing-masing.
Kritik dan Harapan untuk Maarten Paes
Hermansyah juga menyinggung komentar pelatih Ajax yang pernah menyoroti kemampuan build-up Maarten Paes yang dianggap masih perlu ditingkatkan. Meski demikian, ia tetap percaya bahwa Paes bisa berkembang.
Menurutnya, Paes adalah pemain profesional yang pasti akan terus memperbaiki diri demi kariernya di klub maupun Timnas Indonesia.
“Maarten Paes seorang profesional. Dia pasti akan berusaha memperbaiki diri karena ini menyangkut karier dan masa depannya di klub dan Timnas Indonesia,” tambahnya.
Persaingan Sehat yang Menguntungkan Timnas Indonesia
Situasi ini sebenarnya menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia. Memiliki dua kiper berkualitas seperti Emil Audero dan Maarten Paes membuat pelatih memiliki banyak opsi dalam menyusun strategi.
Manfaat dari persaingan ini antara lain:
- Meningkatkan kualitas latihan kiper
- Mendorong peningkatan performa individu
- Memberikan kedalaman skuad yang kuat
- Membuat tim lebih siap menghadapi turnamen besar
Dengan kompetisi sehat seperti ini, Timnas Indonesia diharapkan semakin solid menjelang agenda penting berikutnya.
Kesimpulan: Siapa yang Layak Jadi Nomor Satu?
Persaingan Emil Audero dan Maarten Paes masih jauh dari kata selesai. Keduanya sama-sama menunjukkan kualitas yang layak untuk menjadi kiper utama Timnas Indonesia.
Namun, jika melihat kebutuhan sistem permainan John Herdman yang menekankan build-up dari belakang, Emil Audero mulai mendapatkan banyak dukungan dari pengamat.
Pada akhirnya, keputusan ada di tangan pelatih. Yang pasti, Timnas Indonesia kini memiliki dua kiper berkualitas yang bisa diandalkan kapan saja dibutuhkan.
BACA JUGA :












