1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Erick Thohir Ungkap Rencana Besar Timnas, John Herdman Mulai Siapkan Generasi Baru

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 semakin menarik untuk disimak. Bukan hanya dari sisi pemain yang kini menjalani pemusatan latihan di Bali, perhatian publik juga tertuju pada perkembangan susunan staf kepelatihan di bawah komando John Herdman.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, baru-baru ini mengungkapkan bahwa posisi asisten pelatih lokal akan mengalami perubahan. Alih-alih menunjuk satu sosok secara permanen, John Herdman berencana menerapkan sistem rotasi. Langkah ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan tim senior, tetapi juga menjadi bagian dari upaya regenerasi pelatih Indonesia.

Strategi tersebut diyakini mampu memberikan pengalaman berharga kepada para pelatih lokal sekaligus memperkuat fondasi sepak bola nasional dalam jangka panjang. Dengan target meraih gelar Piala AFF 2026, PSSI ingin membangun Timnas Indonesia yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki jajaran pelatih berkualitas.

Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Piala AFF 2026

Saat ini skuad Garuda sedang menjalani pemusatan latihan di Bali sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Grup ini diprediksi berlangsung sengit, terutama karena Vietnam datang dengan status juara bertahan.

Berbeda dengan FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman kali ini hanya memanggil pemain-pemain yang tampil di kompetisi domestik. Kebijakan tersebut diambil agar proses persiapan berjalan lebih optimal dan seluruh pemain dapat mengikuti program latihan secara penuh.

Ambisi Timnas Indonesia pun sangat besar. Setelah enam kali finis sebagai runner-up, skuad Garuda ingin mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya.

Posisi Asisten Pelatih Lokal Masih Dinamis

Selain komposisi pemain, susunan staf kepelatihan juga menjadi perhatian para pecinta sepak bola Indonesia.

Hingga kini, John Herdman belum memiliki asisten pelatih lokal yang bersifat permanen. Pada FIFA Series Maret 2026, posisi tersebut sempat diisi oleh Nova Arianto yang membantu proses adaptasi tim.

Namun situasi berubah ketika memasuki FIFA Matchday Juni 2026. Nova Arianto tidak mendampingi Timnas Indonesia karena fokus memimpin Timnas Indonesia U-20 di ajang Piala AFF U-20 2026.

Akibatnya, saat Timnas Indonesia menghadapi Oman dan Mozambik, tidak ada pelatih asal Indonesia yang masuk dalam jajaran staf kepelatihan John Herdman.

Situasi serupa berpotensi kembali terjadi pada Piala AFF 2026. Nova Arianto dijadwalkan mempersiapkan Timnas U-20 menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 yang dimulai pada akhir Agustus sehingga sulit membagi fokus dengan tim senior.

Erick Thohir Ungkap Sistem Rotasi Asisten Pelatih

Ketika ditanya mengenai siapa yang akan menjadi asisten pelatih lokal Timnas Indonesia, Erick Thohir awalnya menyebut nama Nova Arianto.

Namun setelah diingatkan bahwa Nova sempat tidak mendampingi John Herdman pada FIFA Matchday Juni, Erick memberikan penjelasan bahwa kondisi tersebut terjadi karena Nova memiliki tanggung jawab bersama Timnas U-20.

Erick kemudian mengungkapkan bahwa John Herdman telah menyiapkan konsep baru untuk posisi asisten pelatih lokal.

Menurutnya, pelatih asal Kanada tersebut akan menerapkan sistem rotasi sehingga lebih banyak pelatih Indonesia memiliki kesempatan bergabung bersama tim senior.

Konsep ini diharapkan mampu memperluas pengalaman para pelatih lokal sekaligus mempercepat proses transfer ilmu dari pelatih asing kepada pelatih Indonesia.

Regenerasi Pelatih Menjadi Prioritas PSSI

Program rotasi yang diterapkan John Herdman tidak hanya bertujuan membantu kebutuhan tim saat ini. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari visi jangka panjang PSSI dalam membangun kualitas sumber daya pelatih nasional.

Melalui sistem rotasi, para pelatih lokal akan memperoleh kesempatan untuk:

  • Mendapat pengalaman bekerja di level internasional.
  • Belajar metode latihan modern dari John Herdman.
  • Memahami strategi pertandingan sepak bola internasional.
  • Mengembangkan kemampuan kepemimpinan di lingkungan Timnas Indonesia.
  • Menjadi kandidat pelatih tim nasional pada masa depan.

Pendekatan seperti ini dinilai sangat penting agar regenerasi pelatih berjalan beriringan dengan regenerasi pemain.

Ahmad Bustomi Jadi Contoh Regenerasi

Program regenerasi pelatih sebenarnya sudah mulai terlihat di kelompok usia Timnas Indonesia.

Salah satu nama yang mendapat kesempatan adalah Ahmad Bustomi. Mantan gelandang Timnas Indonesia tersebut kini dipercaya menjadi asisten David Nascimento di Timnas Indonesia U-17.

Penunjukan Ahmad Bustomi menunjukkan bahwa PSSI mulai memberikan ruang kepada mantan pemain nasional untuk mengembangkan karier sebagai pelatih.

Apabila program ini terus berjalan konsisten, bukan tidak mungkin Indonesia akan memiliki lebih banyak pelatih berkualitas yang siap menangani tim nasional di berbagai level usia.

Siapa Asisten Pelatih Berikutnya?

Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai siapa pelatih lokal berikutnya yang akan mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia.

Sebelumnya, beberapa nama seperti Nova Arianto, Bima Sakti, dan Widodo C. Putro pernah dipercaya mengisi posisi tersebut.

Dengan adanya sistem rotasi, peluang kini terbuka lebih luas bagi pelatih-pelatih Indonesia lainnya untuk merasakan atmosfer tim nasional dan menambah pengalaman di level internasional.

Keputusan siapa yang akan dipilih tentu menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan menjelang bergulirnya Piala AFF 2026.

Kesimpulan

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas pemain, tetapi juga pembentukan sistem kepelatihan yang lebih berkelanjutan. Erick Thohir memastikan bahwa John Herdman akan menerapkan sistem rotasi untuk posisi asisten pelatih lokal sebagai bagian dari program regenerasi pelatih Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lebih banyak pelatih berkualitas yang siap berkontribusi bagi Timnas Indonesia di masa depan. Sementara itu, skuad Garuda tetap fokus menjalani persiapan demi mewujudkan target besar, yakni meraih gelar juara Piala AFF 2026 yang selama ini masih menjadi impian seluruh pecinta sepak bola Indonesia.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE