1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : John Herdman Bocorkan 2 Misi Besar Timnas Indonesia Selama TC di Bali Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia semakin serius mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF 2026. Pemusatan latihan (TC) yang digelar di Bali United Training Center menjadi langkah awal untuk membangun skuad terbaik sebelum turnamen bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Di bawah arahan pelatih John Herdman, program latihan kali ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kondisi fisik pemain. Ada dua misi besar yang sedang dijalankan tim pelatih agar Skuad Garuda mampu tampil maksimal saat bersaing di ajang paling bergengsi Asia Tenggara tersebut.

Selain membangun fondasi kebugaran, Herdman juga memanfaatkan pemusatan latihan sebagai ajang evaluasi pemain sebelum menentukan komposisi akhir skuad Timnas Indonesia.

TC Timnas Indonesia Digelar di Bali

Timnas Indonesia mulai menjalani pemusatan latihan sejak Minggu (5/7/2026) di Bali United Training Center. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juli atau hanya tiga hari sebelum Piala AFF 2026 resmi dimulai.

Pada tahap pertama, sebanyak 23 pemain mengikuti latihan dari total sekitar 50 nama yang masuk dalam daftar pemanggilan.

Sejumlah pemain senior maupun wajah baru terlihat mengikuti sesi latihan, di antaranya:

  • Nadeo Argawinata
  • Cahya Supriyadi
  • Thom Haye
  • Mauro Zijlstra
  • Eliano Reijnders
  • Beckham Putra
  • Sandy Walsh
  • Marc Klok
  • Jordi Amat
  • Muhammad Ferrari

Sementara itu, Shayne Pattynama masih menjalani program pemulihan bersama tim fisioterapi Timnas Indonesia sehingga belum bergabung penuh bersama rekan-rekannya.

John Herdman Beberkan Dua Misi Utama

John Herdman menjelaskan bahwa pemusatan latihan kali ini memiliki dua tujuan utama yang menjadi fondasi persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026.

Menurut pelatih asal Inggris tersebut, prioritas pertama adalah mengembalikan kondisi fisik seluruh pemain.

Sebagian besar pemain baru saja menyelesaikan kompetisi bersama klub masing-masing. Setelah menjalani masa libur yang cukup panjang, kondisi fisik mereka perlu dibangun kembali agar siap menghadapi intensitas pertandingan.

“Pertama, membangun fondasi kebugaran para pemain. Sebagian besar pemain baru menyelesaikan kompetisi dan menjalani masa jeda yang cukup panjang sehingga kami perlu membangun kembali kapasitas fisik mereka agar siap menghadapi turnamen yang akan dimulai sekitar dua setengah minggu lagi,” ujar Herdman.

Selain kebugaran, Herdman juga menaruh perhatian besar terhadap proses seleksi pemain.

Evaluasi Skuad Masih Terus Berjalan

Fokus kedua selama TC adalah melakukan evaluasi terhadap seluruh pemain yang dipanggil.

Herdman menegaskan bahwa skuad yang saat ini berada di Bali belum menjadi daftar final untuk Piala AFF 2026. Tim pelatih masih akan terus memantau performa pemain sebelum menentukan komposisi terbaik.

“Kedua, kami terus melakukan evaluasi terhadap para pemain. Pada fase pertama ini kami memanggil satu kelompok pemain,” kata Herdman.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pekan depan pemusatan latihan akan memasuki fase berikutnya.

Pada tahap tersebut diperkirakan akan terjadi perubahan komposisi skuad, antara lain:

  • Beberapa pemain baru berpeluang bergabung.
  • Sejumlah pemain kemungkinan dicoret.
  • Persaingan antar pemain semakin ketat.
  • Tim pelatih mulai mengerucutkan skuad menuju daftar final.

Situasi ini membuat setiap pemain harus menunjukkan performa terbaik selama sesi latihan berlangsung.

Latihan Berat untuk Menciptakan Persaingan

John Herdman sengaja memberikan porsi latihan dengan intensitas tinggi sejak awal TC.

Menurutnya, kondisi tersebut penting agar para pemain terbiasa menghadapi tekanan sekaligus membangun mental kompetitif.

“Memasuki fase berikutnya mungkin akan ada beberapa pemain baru yang bergabung, sementara ada juga pemain yang kemungkinan tidak melanjutkan ke tahap berikutnya. Kami memberikan porsi latihan fisik yang cukup berat sekaligus menciptakan persaingan sehat di dalam tim sejak awal,” jelas Herdman.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas individu sekaligus memperkuat persaingan positif di dalam skuad Garuda.

Timnas Indonesia Belum Menjalani Uji Coba

Berbeda dengan beberapa negara lain, Timnas Indonesia belum memiliki agenda pertandingan uji coba selama menjalani pemusatan latihan di Bali.

Kesulitan mencari lawan menjadi alasan utama. Klub-klub peserta Super League sebagian besar juga belum memasuki fase pramusim sehingga belum memungkinkan menggelar laga persahabatan.

Sebagai solusi, tim pelatih memilih mengadakan pertandingan internal.

Dalam sesi latihan, para pemain dibagi menjadi dua kelompok yang mengenakan rompi merah dan putih.

“Besok kami akan menggelar pertandingan internal antara tim merah melawan tim putih,” ujar Herdman.

Menurutnya, pertandingan internal sebelumnya berlangsung dengan tempo tinggi dan memperlihatkan persaingan yang sangat sehat.

“Di pertandingan sebelumnya berlangsung sangat kompetitif dan tim putih berhasil memenangkan laga tersebut. Kini tim merah tentu ingin membalas kekalahan itu,” tambahnya.

Metode tersebut dinilai efektif untuk mengukur perkembangan pemain sekaligus menjaga atmosfer kompetitif selama TC.

Penyelesaian Akhir Jadi Perhatian Khusus

Selain kondisi fisik dan evaluasi pemain, Herdman juga memberikan perhatian besar terhadap peningkatan efektivitas serangan Timnas Indonesia.

Salah satu aspek yang dinilai masih perlu ditingkatkan adalah penyelesaian akhir di depan gawang lawan.

Pada sesi latihan, tim putih dihuni sejumlah pemain berpengalaman seperti Marc Klok, Jordi Amat, Sandy Walsh, Mauro Zijlstra, Beckham Putra, dan Muhammad Ferrari.

Mereka menjalani berbagai latihan yang berfokus pada kombinasi serangan, pergerakan tanpa bola, hingga penyelesaian peluang.

Menurut Herdman, kualitas di sepertiga akhir lapangan akan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

“Seluruh sesi akan diarahkan pada peningkatan kualitas serangan, terutama saat memasuki sepertiga akhir lapangan, sekaligus mempersiapkan mental para pemain agar terus bersaing dan berkembang,” ungkapnya.

Harapan Besar Menuju Piala AFF 2026

Pemusatan latihan di Bali menjadi tahapan penting bagi Timnas Indonesia sebelum memasuki turnamen resmi.

Dengan kombinasi pemain senior, pemain muda berbakat, serta beberapa pemain naturalisasi, skuad Garuda diharapkan mampu tampil lebih kompetitif dibanding edisi sebelumnya.

Program latihan yang menitikberatkan pada kebugaran, evaluasi pemain, peningkatan penyelesaian akhir, serta persaingan sehat di dalam tim diharapkan mampu membentuk skuad yang solid.

Jika seluruh program berjalan sesuai rencana, Timnas Indonesia memiliki modal yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar juara Piala AFF 2026.

Kesimpulan

John Herdman menegaskan bahwa pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali memiliki dua misi utama, yakni membangun kembali kondisi fisik pemain dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad. Kedua fokus tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim terbaik menuju Piala AFF 2026.

Meski belum menjalani laga uji coba, pertandingan internal dan latihan berintensitas tinggi diyakini mampu menjaga kualitas persiapan Timnas Indonesia. Dengan waktu yang tersisa sebelum turnamen dimulai, seluruh pemain dituntut terus menunjukkan kemampuan terbaik demi mengamankan tempat di skuad final Skuad Garuda.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE