1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Bahu Bermasalah Bellingham Jadi Sorotan

Semifinal Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel klasik yang selalu dinantikan pecinta sepak bola. Timnas Inggris dijadwalkan menghadapi Timnas Argentina di Atlanta Stadium pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.

Namun, di tengah persiapan menuju laga krusial tersebut, Inggris mendapat kabar yang kurang menggembirakan. Gelandang serang sekaligus motor permainan The Three Lions, Jude Bellingham, dikabarkan kembali mengalami masalah pada bahu kirinya.

Kondisi ini langsung menjadi perhatian karena Bellingham merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam perjalanan Inggris menuju semifinal. Pertanyaannya, apakah cedera yang dialami pemain Real Madrid itu bisa menjadi keuntungan bagi Argentina dalam perebutan tiket ke final Piala Dunia 2026?

Jude Bellingham Jadi Andalan Inggris di Piala Dunia 2026

Performa Jude Bellingham sepanjang turnamen memang luar biasa. Pemain berusia 23 tahun itu menjadi salah satu aktor utama di balik keberhasilan Inggris melangkah hingga babak semifinal.

Bersama Harry Kane, Bellingham saat ini menjadi pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia 2026 dengan koleksi enam gol.

Ketajamannya semakin terlihat pada fase gugur. Ia mencetak dua gol saat Inggris menyingkirkan Meksiko di babak 16 besar, lalu kembali menjadi pahlawan lewat dua gol ke gawang Norwegia pada perempat final yang membawa The Three Lions menang 2-1.

Kontribusinya bukan hanya soal mencetak gol. Bellingham juga berperan besar dalam membangun serangan, menjaga keseimbangan lini tengah, hingga membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola.

Cedera Bahu Kembali Menghantui

Di balik performa impresif tersebut, muncul kabar yang membuat kubu Inggris waswas.

Usai pertandingan melawan Norwegia, Jude Bellingham terlihat beberapa kali memegangi bahu kirinya sambil menahan rasa sakit.

Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan pemain Real Madrid itu memijat bahunya sebelum meninggalkan lapangan.

Media Argentina, TyC Sports, juga melaporkan bahwa Bellingham kembali merasakan ketidaknyamanan pada bahu kiri yang sebelumnya pernah mengalami cedera serius.

Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian besar karena waktu pemulihan menuju semifinal melawan Argentina sangat terbatas.

Cedera Lama yang Belum Sepenuhnya Hilang

Masalah pada bahu kiri bukan hal baru bagi Jude Bellingham.

Cedera tersebut sudah dialaminya sejak masih memperkuat Real Madrid dan sempat memaksanya menjalani operasi pada Juli 2025.

Operasi dilakukan setelah cedera dislokasi bahu yang dideritanya tidak kunjung pulih secara sempurna.

Cedera itu sendiri bermula dari insiden saat pertandingan La Liga antara Real Madrid melawan Rayo Vallecano.

Sejak saat itu, Bellingham beberapa kali masih merasakan nyeri ketika mengalami benturan keras di lapangan.

Bahkan bekas operasi di bahunya masih terlihat jelas hingga sekarang.

Tetap Tampil Maksimal Meski Menahan Sakit

Yang menarik, rasa sakit tersebut tidak menghentikan Bellingham untuk tampil maksimal.

Saat menghadapi Norwegia, Inggris sempat tertinggal lebih dulu.

Dalam pertandingan yang berlangsung hingga 120 menit tersebut, Bellingham menjadi sosok yang paling menonjol.

Selain mencetak dua gol kemenangan, ia juga bekerja keras membantu lini tengah menghadapi pemain-pemain berkualitas seperti:

  • Erling Haaland
  • Martin Odegaard
  • Antonio Nusa
  • Sander Berge

Intensitas pertandingan yang tinggi membuat bahunya kembali menerima banyak benturan.

Beberapa kali kamera televisi menangkap momen ketika Bellingham memegangi bahunya sambil menerima instruksi dari pelatih Thomas Tuchel di pinggir lapangan.

Tim Medis Inggris Terus Memantau Kondisinya

Dengan jeda pertandingan yang hanya sekitar dua hari, tim medis Inggris bergerak cepat memantau perkembangan kondisi Jude Bellingham.

Prioritas utama mereka adalah memastikan sang gelandang dapat tampil dalam kondisi terbaik saat menghadapi Argentina.

Meski demikian, berbagai laporan menyebut peluang Bellingham untuk bermain masih sangat besar.

Pihak Inggris diyakini tidak ingin kehilangan pemain yang menjadi salah satu pembeda sepanjang turnamen.

Apalagi, kontribusi Bellingham bukan hanya terlihat melalui gol, tetapi juga kepemimpinan dan energi yang ia berikan di lapangan.

Kemungkinan Bermain dengan Bahu Diperban

Apabila rasa nyeri belum sepenuhnya hilang, Bellingham diperkirakan tetap akan dimainkan.

Dalam skenario tersebut, ia kemungkinan menggunakan pelindung atau perban khusus pada bahunya.

Situasi seperti ini sebenarnya bukan hal baru bagi pemain Real Madrid tersebut.

Selama membela klubnya, Bellingham beberapa kali tetap tampil meski menggunakan pelindung bahu demi mengurangi risiko cedera yang lebih parah.

Pengalaman itu menjadi modal penting apabila ia kembali harus bermain dalam kondisi yang belum sepenuhnya fit.

Apakah Argentina Diuntungkan?

Cedera yang dialami Jude Bellingham tentu menjadi informasi yang menarik bagi kubu Argentina.

Jika kondisi fisiknya tidak berada di level terbaik, ruang geraknya di lini tengah bisa saja berkurang.

Hal itu berpotensi dimanfaatkan Argentina yang memiliki lini tengah kreatif serta pemain-pemain berpengalaman seperti Lionel Messi dan rekan-rekannya.

Meski demikian, menganggap Inggris akan melemah hanya karena kondisi Bellingham juga bukan keputusan yang bijak.

The Three Lions masih memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu membuat perbedaan, termasuk Harry Kane, Phil Foden, Bukayo Saka, hingga Declan Rice.

Karena itu, Argentina tetap harus mewaspadai kekuatan kolektif Inggris, bukan hanya fokus pada kondisi satu pemain.

Semifinal yang Dinanti Pecinta Sepak Bola Dunia

Duel Inggris kontra Argentina dipastikan menjadi salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia 2026.

Selain mempertemukan dua negara dengan sejarah panjang di sepak bola dunia, laga ini juga mempertemukan deretan pemain kelas dunia yang tengah berada dalam performa terbaik.

Perhatian kini tertuju pada perkembangan kondisi Jude Bellingham menjelang kick-off.

Apabila mampu pulih tepat waktu, ia dipastikan kembali menjadi tumpuan utama Inggris dalam upaya menghentikan langkah Argentina menuju final.

Sebaliknya, jika cedera bahunya benar-benar mengganggu performa, Albiceleste bisa memperoleh keuntungan kecil dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat. Apa pun hasilnya nanti, duel semifinal ini dipastikan menyajikan pertarungan penuh gengsi antara dua raksasa sepak bola dunia yang sama-sama mengincar tiket menuju partai puncak Piala Dunia 2026.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE