Timnas Timor Leste kembali harus menjalani laga kandang di luar negaranya pada ajang Piala AFF 2026. Kali ini, The Rising Sun resmi memilih Thailand sebagai markas sementara untuk menggelar dua pertandingan kandang di fase grup, termasuk duel yang dinantikan melawan Timnas Indonesia.
Menariknya, Timor Leste sempat merencanakan menggunakan stadion lain di Thailand. Namun, jelang turnamen dimulai, federasi akhirnya memutuskan memindahkan venue ke Chonburi Stadium. Perubahan ini membuat jadwal pertandingan Timnas Indonesia tetap berlangsung di Thailand, tetapi dengan lokasi yang berbeda dari rencana awal.
Timor Leste Resmi Berkandang di Chonburi Stadium
Timor Leste tergabung di Grup A Piala AFF 2026 bersama Timnas Indonesia, Vietnam, dan beberapa negara lainnya. Dalam fase grup, mereka mendapat jatah dua pertandingan kandang.
Laga tersebut adalah:
- Timor Leste vs Vietnam – 24 Juli 2026
- Timor Leste vs Indonesia – 31 Juli 2026
Kedua pertandingan dipastikan berlangsung di Chonburi Stadium, Thailand.
Keputusan ini sekaligus memastikan Timnas Indonesia akan menjalani laga tandang di Negeri Gajah Putih saat menghadapi Timor Leste pada akhir Juli mendatang.
Sempat Direncanakan Bermain di Pathum Thani
Sebelum menetapkan Chonburi Stadium sebagai venue resmi, Timor Leste sebenarnya berencana menggunakan Thammasat Stadium yang berada di Pathum Thani.
Lokasi tersebut dikenal lebih dekat dengan Bangkok sehingga dinilai lebih strategis dari sisi akses maupun transportasi.
Namun berdasarkan laporan media Thailand, Khob Sanam Bola Thailand, rencana tersebut akhirnya berubah.
Federasi sepak bola Timor Leste memutuskan memindahkan seluruh pertandingan kandang mereka ke Chonburi Stadium.
Perubahan venue ini menjadi salah satu perkembangan terbaru menjelang bergulirnya Piala AFF 2026.
Chonburi Stadium Jadi Pilihan Akhir
Pemilihan Chonburi Stadium bukan tanpa alasan.
Stadion ini memiliki fasilitas yang memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan internasional serta telah beberapa kali digunakan untuk berbagai kompetisi regional.
Selain kualitas lapangan yang baik, stadion tersebut juga dinilai mampu memberikan kenyamanan bagi pemain maupun penonton.
Dengan berpindah ke Chonburi, Timor Leste berharap dapat menjalani pertandingan kandang dengan kondisi yang lebih ideal.
Sementara bagi Timnas Indonesia, perubahan lokasi dipastikan tidak mengubah target untuk meraih hasil maksimal di fase grup.
Timor Leste Masih Belum Bisa Bermain di Negara Sendiri
Meski berstatus tuan rumah, Timor Leste kembali belum dapat memainkan pertandingan internasional di negaranya sendiri.
Situasi ini sebenarnya bukan hal baru.
Sejak pertama kali tampil di Piala AFF pada 2004, Timor Leste selalu menggunakan stadion di luar negeri sebagai kandang.
Beberapa edisi yang pernah mereka ikuti antara lain:
- Piala AFF 2004
- Piala AFF 2018
- Piala AFF 2020
- Piala AFF 2024
- Piala AFF 2026
Selama periode tersebut, The Rising Sun belum pernah merasakan keuntungan bermain di depan pendukung sendiri dalam turnamen ASEAN tersebut.
Stadion Nasional Timor Leste Belum Memenuhi Standar
Penyebab utama Timor Leste harus menjadi “tim musafir” adalah belum tersedianya stadion yang memenuhi standar internasional.
Stadion terbesar yang dimiliki negara tersebut adalah Estadio Municipal de Dili atau Stadion Nasional Timor Leste.
Meski mampu menampung sekitar 13 ribu penonton, stadion tersebut masih belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk menggelar pertandingan internasional resmi.
Akibatnya, federasi sepak bola Timor Leste harus mencari negara lain yang bersedia menjadi tuan rumah sementara.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri karena mereka kehilangan keuntungan bermain di hadapan suporter lokal.
Sudah Beberapa Kali Berpindah Markas
Thailand bukanlah negara pertama yang menjadi kandang sementara Timor Leste.
Dalam beberapa edisi sebelumnya, mereka juga pernah menggunakan stadion di berbagai negara Asia Tenggara.
Beberapa negara yang pernah menjadi markas sementara Timor Leste meliputi:
- Malaysia
- Vietnam
- Thailand
Perpindahan venue tersebut menunjukkan bahwa Timor Leste terus berupaya mencari stadion yang sesuai dengan regulasi kompetisi.
Meski harus bermain jauh dari negaranya sendiri, mereka tetap berusaha memberikan perlawanan maksimal kepada setiap lawan.
Timnas Indonesia Wajib Tetap Waspada
Bagi Timnas Indonesia, bermain di Thailand memang membuat atmosfer pertandingan sedikit berbeda dibandingkan jika benar-benar tampil di kandang lawan.
Namun, hal itu bukan berarti laga akan berjalan mudah.
Timor Leste terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir.
Mereka mulai berani memainkan sepak bola yang lebih agresif serta mampu memberikan perlawanan kepada tim-tim kuat di kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, bermain di stadion netral juga membuat kedua tim sama-sama harus cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan dan lingkungan pertandingan.
Karena itu, skuad Garuda tetap perlu mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu membawa pulang poin penuh.
Duel Melawan Indonesia Jadi Sorotan Grup A
Pertandingan Timor Leste kontra Indonesia diperkirakan menjadi salah satu laga menarik di Grup A Piala AFF 2026.
Selain menentukan peluang lolos ke babak berikutnya, duel ini juga menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan kualitas sejak awal turnamen.
Di sisi lain, Timor Leste tentu ingin memanfaatkan status sebagai tuan rumah, meski bermain di Thailand, untuk menciptakan kejutan.
Atmosfer pertandingan diprediksi tetap meriah karena lokasi Chonburi cukup mudah dijangkau oleh pendukung kedua negara.
Perubahan Venue Tak Mengubah Ambisi Kedua Tim
Keputusan Timor Leste memindahkan kandang dari Thammasat Stadium ke Chonburi Stadium menjadi salah satu kabar terbaru menjelang Piala AFF 2026. Meski lokasi pertandingan berubah, target kedua tim tetap sama, yakni meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos dari fase grup.
Bagi Timor Leste, bermain di Thailand kembali menjadi solusi karena belum tersedianya stadion berstandar internasional di dalam negeri. Sementara itu, Timnas Indonesia harus memanfaatkan laga ini untuk mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan hasil positif sekaligus mempertegas status sebagai salah satu kandidat kuat di Grup A.
BACA JUGA :












