Harapan besar kembali menyelimuti Timnas Indonesia menjelang bergulirnya Piala AFF 2026. Setelah menjalani pemusatan latihan selama hampir dua pekan di Bali United Training Center, optimisme mulai terpancar dari para pemain. Salah satu sosok yang paling percaya diri adalah gelandang berpengalaman Thom Haye, yang menegaskan ambisinya membawa Skuad Garuda meraih gelar juara untuk pertama kalinya.
Bagi Thom Haye, turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa. Piala AFF 2026 menjadi kesempatan emas untuk mengakhiri penantian panjang Indonesia yang selama ini selalu gagal mengangkat trofi. Di sisi lain, pemain berusia 31 tahun tersebut juga ingin mengambil peran sebagai pemimpin di dalam tim dengan membimbing para pemain muda yang mulai mendapat kesempatan membela Merah Putih.
Thom Haye Nikmati Persiapan Bersama Timnas Indonesia
Sejak bergabung dalam pemusatan latihan di Bali United Training Center, Thom Haye mengaku menikmati seluruh proses yang dijalani bersama Timnas Indonesia.
Meski intensitas latihan cukup tinggi dan menguras tenaga, pemain Persib Bandung itu melihat semangat seluruh anggota skuad tetap terjaga. Setiap pemain datang dengan tekad yang sama, yaitu mempersiapkan diri sebaik mungkin demi tampil maksimal di Piala AFF 2026.
Menurut Thom, atmosfer positif yang tercipta selama latihan menjadi modal penting untuk membangun kekompakan tim. Kerja keras yang dilakukan setiap hari diyakini akan memberikan hasil ketika kompetisi resmi dimulai.
Baginya, proses latihan bukan sekadar meningkatkan kondisi fisik, tetapi juga memperkuat chemistry antarpemain yang akan menjadi kunci menghadapi persaingan di Asia Tenggara.
Misi Mengakhiri Penantian Gelar Juara
Thom Haye memahami betul sejarah panjang Timnas Indonesia di Piala AFF.
Sejak turnamen tersebut pertama kali digelar pada 1996, Indonesia sudah enam kali melaju hingga partai final. Namun, setiap kesempatan itu selalu berakhir tanpa trofi juara.
Catatan tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi Thom Haye dan seluruh pemain Timnas Indonesia.
Alih-alih terbebani oleh sejarah, mereka ingin menjadikannya sebagai penyemangat untuk menciptakan cerita baru.
Thom menegaskan bahwa target Timnas Indonesia sangat jelas, yaitu datang ke Piala AFF 2026 untuk bersaing menjadi juara.
Ambisi tersebut bukan sekadar ucapan. Menurutnya, banyak pemain di skuad Garuda yang sudah memiliki pengalaman tampil dalam pertandingan besar sehingga mental bertanding tim semakin matang.
Mental Juara Jadi Modal Utama Garuda
Bagi Thom Haye, kualitas pemain saja tidak cukup untuk memenangkan sebuah turnamen.
Ia percaya mental juara menjadi faktor yang akan menentukan perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Beberapa hal yang menjadi modal Garuda antara lain:
- Semangat juang seluruh pemain sangat tinggi.
- Persiapan berjalan intensif sejak awal pemusatan latihan.
- Kombinasi pemain senior dan pemain muda semakin solid.
- Banyak pemain memiliki pengalaman tampil di laga besar.
- Chemistry tim terus meningkat setiap hari.
Dengan modal tersebut, Thom optimistis Timnas Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di Asia Tenggara.
Thom Haye Siap Jadi Panutan Pemain Muda
Selain mengejar prestasi, Thom Haye juga ingin memberikan kontribusi di luar lapangan.
Kehadiran sejumlah pemain muda seperti Tim Geypens dan Mitchell Baker membuatnya merasa memiliki tanggung jawab lebih besar sebagai salah satu pemain senior.
Bersama Marc Klok, Jordi Amat, dan pemain berpengalaman lainnya, Thom ingin membantu proses adaptasi para pemain muda agar lebih cepat menyatu dengan tim.
Ia berharap pengalaman yang dimilikinya selama berkarier di Eropa dapat menjadi bekal berharga bagi generasi baru Timnas Indonesia.
Menurut Thom, menjadi seorang senior bukan hanya soal bermain bagus saat pertandingan.
Lebih dari itu, seorang pemain senior harus mampu memberikan contoh melalui sikap, disiplin, etos kerja, dan energi positif kepada seluruh anggota tim.
Fokus pada Diri Sendiri, Bukan Lawan
Menjelang dimulainya Piala AFF 2026, banyak pihak mulai membahas kekuatan negara-negara pesaing.
Namun Thom Haye memilih untuk tidak terlalu memikirkan hal tersebut.
Menurutnya, fokus utama Timnas Indonesia saat ini adalah mempersiapkan diri semaksimal mungkin.
Ia percaya setiap pertandingan harus dijalani satu per satu tanpa memikirkan terlalu jauh siapa lawan berikutnya.
Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi yang diterapkan pelatih John Herdman selama pemusatan latihan.
Tim diminta berkonsentrasi terhadap perkembangan sendiri dibandingkan terlalu sibuk memikirkan kekuatan lawan.
Dengan cara itu, para pemain bisa tampil lebih percaya diri dan menikmati setiap pertandingan.
Perpaduan Senior dan Junior Jadi Kekuatan Tim
Salah satu hal yang paling disukai Thom Haye dari skuad Timnas Indonesia saat ini adalah keseimbangan komposisi pemain.
Di satu sisi terdapat sejumlah pemain senior yang kaya pengalaman.
Di sisi lain hadir banyak talenta muda dengan semangat belajar yang tinggi.
Menurut Thom, kombinasi tersebut menciptakan suasana yang sehat di dalam tim.
Para pemain muda tidak sungkan meminta masukan kepada senior, sementara pemain berpengalaman juga selalu siap membantu proses perkembangan mereka.
Kondisi tersebut membuat komunikasi berjalan semakin baik dan memperkuat kekompakan tim menjelang Piala AFF 2026.
Thom Haye Ingin Ukir Sejarah Bersama Timnas Indonesia
Bagi Thom Haye, kesempatan membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 memiliki makna yang sangat besar.
Ia tidak hanya ingin tampil baik secara individu, tetapi juga ingin menjadi bagian dari sejarah jika Garuda mampu mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara.
Dengan pengalaman, kualitas, serta jiwa kepemimpinan yang dimilikinya, Thom diharapkan mampu menjadi motor permainan sekaligus sosok panutan di ruang ganti.
Jika seluruh persiapan yang dilakukan selama pemusatan latihan mampu diterjemahkan ke dalam performa di lapangan, peluang Timnas Indonesia untuk berbicara banyak di Piala AFF 2026 tentu semakin terbuka.
Kini, harapan jutaan suporter Indonesia bertumpu pada kerja keras seluruh skuad Garuda. Bersama Thom Haye dan para pemain lainnya, Timnas Indonesia bertekad mengubah status langganan runner-up menjadi juara dan membawa pulang trofi Piala AFF pertama dalam sejarah sepak bola nasional.
BACA JUGA :












