Persib Bandung siap membuka lembaran baru pada musim 2026/2027 dengan menghadapi Piala Presiden 2026 sebagai ajang pemanasan sebelum kompetisi resmi dimulai. Turnamen pramusim ini bukan sekadar perebutan trofi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk menguji kekuatan skuad, membangun chemistry, dan melihat sejauh mana para pemain baru mampu beradaptasi dengan strategi pelatih Igor Tolic.
Meski belum bisa menurunkan seluruh pemain terbaiknya karena beberapa nama masih memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Persib tetap memiliki kedalaman skuad yang menjanjikan. Kehadiran sejumlah rekrutan anyar membuat Bobotoh semakin penasaran dengan wajah baru Maung Bandung.
Di antara banyak pemain yang dimiliki Persib, ada empat nama yang diprediksi bakal menjadi pembeda sepanjang gelaran Piala Presiden 2026. Siapa saja mereka?
Persib Bandung Hadapi Tantangan Berat di Grup A
Persib tergabung di Grup A bersama Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers FC. Tantangan pertama langsung datang saat Maung Bandung menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (25/7/2026).
Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama ingin memulai turnamen dengan hasil positif. Selain mengejar kemenangan, pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain baru Persib.
Meski beberapa pemain andalan seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen dipastikan absen karena membela Timnas Indonesia, Persib tetap memiliki banyak pilihan pemain berkualitas.
Selain itu, Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani, Thom Haye, dan Eliano Reijnders juga masih berpotensi tidak tampil. Situasi tersebut membuka peluang bagi pemain lain untuk mengambil peran penting.
Banyak Wajah Baru Perkuat Maung Bandung
Persib menjadi salah satu klub paling aktif pada bursa transfer musim ini. Manajemen menghadirkan sejumlah pemain berpengalaman demi meningkatkan kualitas skuad.
Beberapa rekrutan anyar Persib antara lain:
- Gabriel Mutombo
- Luka Menalo
- Sandy Walsh
- Gakuto Notsuda
- Ragnar Oratmangoen
- Balsa Sekulic
- Mariano Peralta
Kehadiran nama-nama tersebut membuat Persib memiliki variasi permainan yang lebih lengkap di semua lini.
Namun, perhatian Bobotoh kini tertuju kepada empat pemain yang diprediksi menjadi kunci permainan Maung Bandung selama Piala Presiden 2026.
1. Mariano Peralta, Motor Serangan Baru Persib
Nama Mariano Peralta menjadi salah satu yang paling dinanti penampilannya.
Pemain asal Argentina tersebut datang ke Persib dengan reputasi luar biasa setelah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik BRI Super League musim lalu.
Peralta dikenal sebagai winger yang memiliki:
- Kecepatan tinggi
- Kreativitas dalam membangun serangan
- Dribel satu lawan satu yang sangat baik
- Akurasi umpan dan penyelesaian akhir
Statistiknya musim lalu bersama Borneo FC juga sangat mengesankan.
Ia sukses mencatat:
- 20 gol
- 14 assist
Catatan tersebut menjadi bukti bahwa Peralta bukan hanya pencetak gol, tetapi juga kreator peluang yang berbahaya.
Jika mampu langsung beradaptasi, Peralta berpotensi menjadi senjata utama Persib di sektor sayap.
2. Adam Alis, Pengatur Irama Permainan
Meski banyak pemain baru datang, peran Adam Alis tetap sangat penting.
Gelandang berusia 32 tahun ini dikenal sebagai pemain yang mampu menjaga keseimbangan permainan Persib dari lini tengah.
Kelebihan Adam Alis meliputi:
- Distribusi bola yang rapi
- Pengalaman di laga-laga besar
- Kemampuan membaca ruang
- Tembakan dari lini kedua
Adam juga sering muncul sebagai pemecah kebuntuan saat tim mengalami kesulitan.
Bobotoh tentu masih mengingat penampilan luar biasanya ketika menghadapi Persija Jakarta musim lalu.
Saat itu, Adam Alis mencetak dua gol yang membawa Persib menang 2-1 dalam salah satu pertandingan paling bergengsi di Liga Indonesia.
Pengalaman dan ketenangannya diprediksi akan kembali menjadi faktor penting di Piala Presiden.
3. Gabriel Mutombo, Benteng Baru Lini Belakang
Persib juga menghadirkan sosok baru di lini pertahanan melalui Gabriel Mutombo.
Bek asal Prancis tersebut didatangkan setelah kontraknya bersama klub Thailand, Ratchaburi FC, berakhir.
Mutombo dipersiapkan untuk menggantikan peran Federico Barba yang meninggalkan Persib.
Dengan postur tubuh yang ideal dan kemampuan duel udara yang kuat, Mutombo diharapkan menjadi pemimpin baru di jantung pertahanan.
Menariknya, ia sebenarnya bukan sosok asing bagi Bobotoh.
Mutombo pernah merasakan atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat membela Ratchaburi FC menghadapi Persib pada babak 16 besar AFC Champions League Two.
Pengalaman tersebut diyakini akan memudahkan proses adaptasinya bersama Maung Bandung.
4. Balsa Sekulic, Harapan Baru di Lini Depan
Nama terakhir yang layak mendapat perhatian adalah Balsa Sekulic.
Striker asal Montenegro tersebut didatangkan untuk mengisi kekosongan setelah kepergian Andrew Jung.
Persib berharap Sekulic mampu menjadi mesin gol baru musim ini.
Modal yang dibawanya juga sangat meyakinkan.
Sebelum bergabung dengan Persib, Sekulic berhasil menjadi top skor Liga Montenegro bersama Mornar Bar.
Kemampuan utamanya meliputi:
- Penyelesaian akhir yang tajam
- Duel udara yang kuat
- Penempatan posisi yang baik
- Insting mencetak gol di dalam kotak penalti
Piala Presiden menjadi kesempatan pertama bagi Sekulic untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan Bobotoh.
Apabila mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi idola baru publik Bandung.
Kesempatan Pembuktian Sebelum Liga Dimulai
Piala Presiden 2026 memiliki arti penting bagi Persib Bandung. Selain mengejar prestasi di turnamen pramusim, ajang ini juga menjadi momen untuk menguji kombinasi pemain lama dan wajah-wajah baru.
Meski belum diperkuat beberapa pemain yang masih bertugas bersama Timnas Indonesia, kualitas skuad Persib tetap membuat mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Performa Mariano Peralta, Adam Alis, Gabriel Mutombo, dan Balsa Sekulic akan menjadi sorotan utama sepanjang turnamen. Jika keempat pemain tersebut mampu tampil sesuai ekspektasi, peluang Persib mengawali musim dengan hasil positif tentu semakin terbuka.
Bagi Bobotoh, Piala Presiden 2026 bukan hanya soal hasil akhir. Turnamen ini juga menjadi kesempatan melihat bagaimana wajah baru Maung Bandung mulai terbentuk sebelum mengarungi kompetisi resmi musim 2026/2027 dengan target meraih prestasi tertinggi.
BACA JUGA :












