Persib Bandung kembali melanjutkan perjuangannya di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi DPMM FC pada laga kedua Grup A di Stadion Si Jalak Harupat. Jelang pertandingan penting tersebut, perhatian Bobotoh tertuju kepada satu nama, yakni Mariano Peralta.
Pemain asal Argentina itu menjadi salah satu rekrutan paling dinanti setelah tampil impresif bersama Borneo FC musim lalu. Banyak pendukung berharap Peralta langsung menjalani debut dan memperkuat lini serang Maung Bandung. Namun, harapan itu tampaknya harus ditunda.
Meski telah tiba di Bandung usai menikmati masa liburan di kampung halamannya, Mariano Peralta dipastikan belum berada dalam kondisi ideal untuk langsung tampil menghadapi DPMM FC. Baik sang pemain maupun manajemen Persib kompak memberikan sinyal bahwa debutnya kemungkinan baru akan terjadi pada pertandingan berikutnya.
Mariano Peralta Sudah Tiba di Bandung
Mariano Peralta resmi bergabung dengan Persib Bandung untuk menghadapi musim 2026/2027 setelah meninggalkan Borneo FC.
Keputusan Persib merekrut pemain berusia asal Argentina itu mendapat sambutan positif dari Bobotoh. Pasalnya, Peralta tampil luar biasa pada musim sebelumnya hingga berhasil menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) BRI Super League.
Setelah menyelesaikan masa libur di Argentina, Peralta akhirnya kembali ke Indonesia dan tiba di Bandung pada Senin (27/7) malam.
Kehadirannya langsung memunculkan spekulasi bahwa ia akan masuk dalam skuad Persib saat menghadapi DPMM FC di Piala Presiden 2026.
Namun kenyataannya, kondisi sang pemain belum memungkinkan untuk langsung turun ke lapangan.
Mariano Peralta Pastikan Belum Bisa Bermain
Saat tiba di Bandung, Mariano Peralta mendapat sambutan hangat dari media dan para pendukung Persib.
Dalam kesempatan tersebut, ia ditanya mengenai peluang menjalani debut melawan DPMM FC.
Jawabannya cukup singkat, tetapi sudah cukup menjelaskan situasi yang sebenarnya.
Peralta menegaskan bahwa dirinya belum siap untuk tampil karena waktu persiapannya terlalu singkat.
Ia memilih tidak terburu-buru menjalani pertandingan pertamanya bersama Persib Bandung.
Keputusan tersebut juga menunjukkan bahwa pemain berusia asal Argentina itu ingin berada dalam kondisi terbaik sebelum mengenakan jersey Maung Bandung.
Kondisi Fisik Masih Belum Prima
Selain faktor minimnya waktu latihan bersama tim, kondisi fisik Mariano Peralta juga menjadi pertimbangan utama.
Perjalanan panjang dari Argentina menuju Indonesia tentu menguras tenaga.
Adaptasi terhadap cuaca, perubahan zona waktu, hingga pemulihan kebugaran menjadi proses yang harus dijalani terlebih dahulu.
Dalam sepak bola modern, kesiapan fisik menjadi aspek penting sebelum seorang pemain diturunkan.
Memaksakan tampil dalam kondisi belum bugar justru berpotensi meningkatkan risiko cedera.
Karena itu, Persib memilih mengambil langkah yang lebih aman.
Umuh Muchtar Pastikan Peralta Akan Beristirahat
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, turut memberikan penjelasan mengenai situasi Mariano Peralta.
Menurutnya, sangat kecil kemungkinan sang pemain tampil menghadapi DPMM FC.
Umuh menyebut perjalanan jauh membuat kondisi Peralta masih kelelahan sehingga prioritas utama adalah memulihkan kebugarannya.
Ia berharap Persib mampu meraih hasil positif saat menghadapi DPMM FC sehingga Peralta memiliki kesempatan menjalani debut pada pertandingan berikutnya.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih yang akan menentukan kapan waktu terbaik untuk memainkan sang pemain.
Mengapa Persib Tidak Ingin Terburu-buru?
Keputusan menunda debut Mariano Peralta dinilai sebagai langkah yang cukup bijaksana.
Ada beberapa alasan yang membuat Persib memilih tidak mengambil risiko.
Di antaranya adalah:
- Peralta baru tiba di Indonesia setelah perjalanan internasional yang panjang.
- Belum menjalani latihan penuh bersama skuad Persib.
- Kondisi fisik masih membutuhkan pemulihan.
- Adaptasi dengan sistem permainan masih berlangsung.
- Risiko cedera lebih besar jika dipaksakan bermain.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, Persib memilih fokus menjaga kebugaran pemain daripada mengejar debut lebih cepat.
Kehadiran Peralta Tetap Memberikan Optimisme
Walaupun belum bisa tampil, kehadiran Mariano Peralta tetap membawa angin segar bagi Persib Bandung.
Sebagai pemain terbaik musim lalu, ia diproyeksikan menjadi salah satu motor serangan Maung Bandung.
Peralta dikenal memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya layak dinantikan.
Beberapa kualitas yang dimiliki Peralta antara lain:
- Finishing yang tajam di depan gawang.
- Kreativitas dalam membangun serangan.
- Mobilitas tinggi di lini depan.
- Kemampuan membaca ruang kosong.
- Pengalaman bermain di kompetisi Indonesia.
Dengan kemampuan tersebut, Persib berharap Peralta mampu memberikan warna baru dalam permainan tim sepanjang musim ini.
Persib Tetap Punya Modal Hadapi DPMM FC
Meski belum diperkuat Mariano Peralta, Persib Bandung tetap memiliki skuad yang kompetitif.
Pelatih masih memiliki beberapa opsi pemain untuk mengisi lini depan.
Laga melawan DPMM FC juga menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitasnya sekaligus memperjuangkan tempat utama di tim.
Selain mengejar kemenangan, pertandingan ini juga penting untuk menjaga peluang Persib lolos dari fase grup Piala Presiden 2026.
Karena itu, seluruh pemain dipastikan akan tampil maksimal meski belum diperkuat salah satu rekrutan terbaik mereka.
Bobotoh Diminta Bersabar Menanti Debut Peralta
Antusiasme Bobotoh terhadap Mariano Peralta memang sangat tinggi.
Statusnya sebagai MVP BRI Super League membuat ekspektasi publik otomatis meningkat.
Namun, proses adaptasi seorang pemain baru membutuhkan waktu.
Persib tampaknya tidak ingin mengambil keputusan yang terlalu berisiko hanya demi memenuhi harapan suporter.
Dengan kondisi fisik yang semakin membaik dalam beberapa hari ke depan, peluang Peralta menjalani debut pada pertandingan berikutnya tentu semakin terbuka.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Bobotoh tidak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat aksi pemain asal Argentina tersebut mengenakan seragam biru kebanggaan Persib Bandung.
Debut Tinggal Menunggu Waktu
Mariano Peralta memang belum akan tampil saat Persib Bandung menghadapi DPMM FC di Piala Presiden 2026. Faktor kelelahan akibat perjalanan panjang serta minimnya waktu persiapan membuat sang pemain dipastikan masih menjalani masa pemulihan.
Meski begitu, kabar ini tidak mengurangi optimisme Persib. Kehadiran pemain terbaik BRI Super League musim lalu tetap menjadi investasi besar bagi Maung Bandung untuk menghadapi musim 2026/2027.
Kini, fokus utama Persib adalah meraih kemenangan atas DPMM FC. Sementara itu, Bobotoh hanya perlu sedikit bersabar menunggu momen ketika Mariano Peralta akhirnya menjalani debut resminya dan memperlihatkan kualitas yang membuatnya layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik di Liga Indonesia.
BACA JUGA :












