1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Persib Kembali Dijatuhi Sanksi FIFA, Begini Respons Manajemen

Persib Bandung kembali menghadapi persoalan di tingkat internasional setelah FIFA menjatuhkan FIFA Registration Ban kepada klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Sanksi ini menjadi yang kedua kalinya diterima Persib setelah sebelumnya klub sempat tersandung perkara yang berkaitan dengan Daisuke Sato.

Namun, manajemen Persib memastikan bahwa masalah terbaru tersebut bukan berasal dari kejadian yang baru terjadi. FIFA Registration Ban kali ini berkaitan dengan laporan yang diajukan oleh mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, dalam sebuah perkara yang disebut terjadi pada 2022.

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan.

Menurut Adhitia, manajemen saat ini sedang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui latar belakang keputusan FIFA, posisi hukum kasus tersebut, sekaligus menentukan langkah yang harus ditempuh Persib sesuai prosedur yang tersedia.

Persib Tegaskan Ini Bukan Kasus Baru

Adhitia meminta publik, khususnya Bobotoh, tidak langsung menganggap FIFA Registration Ban tersebut sebagai persoalan baru yang muncul pada musim 2026/2027.

Ia menjelaskan bahwa perkara yang menjadi dasar sanksi tersebut berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada 2022.

“Yang perlu kami tegaskan adalah, ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat,” ujar Adhitia dalam pernyataan resmi klub.

Persib kini tengah mengumpulkan dan mempelajari berbagai informasi yang berkaitan dengan perkara tersebut. Langkah ini dilakukan agar klub dapat menentukan respons yang tepat sekaligus menyelesaikan persoalan melalui jalur yang telah ditetapkan oleh regulator.

Dengan proses kajian yang sedang berlangsung, manajemen Persib belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai detail perkara sebelum seluruh informasi dapat dipastikan.

Manajemen Persib Hormati Keputusan FIFA

Meski tengah melakukan penelaahan, Persib menegaskan tidak akan mengabaikan keputusan yang telah dikeluarkan FIFA.

Manajemen menyatakan sikap menghormati regulator dan siap menjalankan kewajiban yang memang harus dipenuhi klub.

Adhitia menegaskan bahwa penyelesaian perkara tersebut menjadi salah satu agenda penting Persib saat ini.

“Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya,” tegasnya.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Persib memilih menyelesaikan masalah melalui prosedur resmi, sekaligus menghindari langkah yang terburu-buru sebelum seluruh aspek kasus dipahami secara menyeluruh.

Persiapan Persib untuk Musim 2026/2027 Tetap Berjalan

Di tengah munculnya FIFA Registration Ban, Persib memastikan program persiapan menuju musim 2026/2027 tidak mengalami gangguan berarti.

Klub tetap menjalankan agenda tim, termasuk proses administrasi pemain yang akan menjadi bagian dari skuad musim baru.

Manajemen juga memastikan seluruh pemain baru telah diproses untuk kebutuhan registrasi melalui operator kompetisi dan federasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan,” kata Adhitia.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi upaya Persib untuk meredam kekhawatiran suporter terkait dampak sanksi FIFA terhadap persiapan kompetisi.

Klub ingin memastikan bahwa persoalan administratif yang sedang dihadapi tidak mengganggu fokus utama tim dalam mempersiapkan diri menghadapi musim baru.

Persib Pilih Pendekatan Rasional

Manajemen Persib menegaskan bahwa setiap keputusan yang berkaitan dengan kasus tersebut akan diambil berdasarkan hasil kajian dan tingkat urgensinya.

Adhitia menilai persoalan yang menyangkut klub harus diselesaikan dengan kepala dingin, terutama ketika melibatkan regulator sepak bola internasional seperti FIFA.

“Kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Setiap persoalan perlu dilihat secara objektif, dipelajari secara menyeluruh, kemudian ditentukan langkah berdasarkan skala prioritas. Dengan begitu, kami dapat menyelesaikan apa yang harus diselesaikan tanpa kehilangan fokus terhadap tujuan utama Persib,” imbuh Adhitia.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu Persib menemukan solusi terbaik tanpa membuat persoalan administrasi mengganggu persiapan tim di lapangan.

Bagi Persib, fokus utama tetap memastikan tim dapat menjalani musim 2026/2027 dengan persiapan maksimal.

Komitmen Mematuhi Regulasi Tetap Dijaga

Sebagai klub profesional, Persib juga kembali menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh aturan yang berlaku.

Regulasi tersebut mencakup ketentuan dari operator kompetisi dan federasi, baik pada level nasional maupun internasional.

Manajemen menyadari bahwa kepatuhan terhadap regulasi merupakan bagian penting dari pengelolaan klub profesional. Karena itu, persoalan dengan FIFA akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi yang tersedia.

Persib juga belum menutup kemungkinan memberikan informasi tambahan kepada publik apabila terdapat perkembangan baru yang memang dapat disampaikan.

“Persib akan terus menindaklanjuti proses ini dan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat informasi yang dapat disampaikan kepada publik,” pungkas Adhitia.

Bobotoh Diminta Tetap Tenang

Munculnya FIFA Registration Ban tentu menjadi perhatian bagi Bobotoh, terlebih sanksi tersebut merupakan kali kedua Persib menghadapi persoalan serupa.

Namun, manajemen memastikan kasus yang sedang ditangani merupakan perkara lama dan proses penyelesaiannya tengah berjalan.

Dengan persiapan musim 2026/2027 yang tetap berlangsung serta proses administrasi pemain baru yang terus dijalankan, Persib berusaha memisahkan persoalan tersebut dari agenda utama tim.

Kini, publik menantikan langkah selanjutnya dari manajemen Maung Bandung dalam menyelesaikan perkara yang berkaitan dengan Robert Rene Alberts tersebut. Kejelasan mengenai dasar keputusan FIFA dan mekanisme penyelesaian kasus akan menjadi perhatian utama dalam perkembangan berikutnya.

BACA JUGA :

CLOSE