Jordy Wehrmann menjadi salah satu pemain keturunan yang ikut mewarnai persaingan BRI Super League dalam beberapa musim terakhir. Gelandang yang memiliki pengalaman bermain di Eropa tersebut kini menjadi bagian penting dari Madura United, sekaligus terus menunjukkan kedekatannya dengan Indonesia.
Bukan hanya soal sepak bola, Wehrmann juga tengah menjalani proses menarik di luar lapangan. Pemain berusia 27 tahun itu semakin serius mempelajari Bahasa Indonesia sebagai bagian dari upayanya untuk mengenal lebih dekat negara yang memiliki hubungan darah dengan keluarganya.
Wehrmann memiliki peluang untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) karena mempunyai darah Indonesia dari sang nenek. Latar belakang tersebut membuatnya memiliki hubungan khusus dengan Indonesia, meski sebagian besar perjalanan hidup dan kariernya berlangsung di Eropa.
Jordy Wehrmann Tak Takut Salah Saat Belajar Bahasa Indonesia
Kemampuan Wehrmann dalam menggunakan Bahasa Indonesia kini semakin terlihat. Dalam sebuah wawancara eksklusif terbaru bersama jurnalis Bola.com, Hery Kurniawan, Wehrmann bahkan mampu menggunakan Bahasa Indonesia dalam sebagian besar percakapan.
Lebih dari 70 persen jawaban yang disampaikannya dalam wawancara tersebut menggunakan Bahasa Indonesia. Hal itu menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dibandingkan sebelumnya.
Menariknya, Wehrmann mengaku tidak terlalu memikirkan kesalahan ketika berbicara. Baginya, keberanian untuk mencoba menjadi bagian penting dari proses belajar.
“Saya tidak takut salah. Saya mau belajar dan saya harus bisa bicara Bahasa Indonesia. Saya juga sering bicara dengan Oma,” ujar Jordy Wehrmann kepada SBOTOP.
Peran sang nenek atau Oma ternyata cukup besar dalam membantu Wehrmann meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia. Komunikasi bersama keluarga menjadi salah satu cara yang digunakan pemain Madura United tersebut untuk semakin terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Sudah Menguasai Empat Bahasa
Kemampuan berbahasa bukan sesuatu yang asing bagi Jordy Wehrmann. Saat ini, ia mengaku mampu berkomunikasi menggunakan empat bahasa, yaitu Belanda, Inggris, Jerman, dan Indonesia.
Bahasa Belanda menjadi salah satu bahasa yang dikuasainya dengan sangat baik, sementara kemampuan Bahasa Jerman juga cukup fasih. Bahasa Inggris tentunya menjadi bagian penting dalam kehidupan profesionalnya sebagai pesepak bola yang pernah berkarier di sejumlah lingkungan sepak bola Eropa.
Kini, Bahasa Indonesia menjadi bahasa berikutnya yang terus ia kembangkan.
“Saya bisa bicara empat bahasa. Belanda, Inggris, Indonesia dan Jerman juga,” ungkap Wehrmann.
Kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi Wehrmann selama berkarier di Indonesia. Selain mempermudah komunikasi dengan rekan satu tim dan staf klub, penguasaan Bahasa Indonesia juga membuatnya semakin mudah beradaptasi dengan kehidupan di Tanah Air.
Bahasa Jawa dan Madura Masih Jadi Tantangan
Meski sudah cukup percaya diri menggunakan Bahasa Indonesia, Wehrmann mengakui bahwa masih ada tantangan lain yang belum sepenuhnya mampu ia kuasai.
Ketika ditanya mengenai Bahasa Jawa dan Bahasa Madura, pemain kelahiran Belanda itu mengatakan dirinya baru memahami beberapa kata.
Menurutnya, kedua bahasa daerah tersebut jauh lebih sulit dibandingkan Bahasa Indonesia yang selama ini dipelajarinya.
“Bahasa Jawa dan Madura itu sulit,” kata Wehrmann.
Hal tersebut cukup wajar mengingat Bahasa Jawa dan Madura memiliki kosakata serta karakter pengucapan yang berbeda. Apalagi Wehrmann saat ini baru fokus memperdalam Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama untuk berkomunikasi di Indonesia.
Banyak Kosakata Indonesia yang Terasa Familiar
Salah satu hal yang membuat Wehrmann merasa proses mempelajari Bahasa Indonesia relatif mudah adalah adanya sejumlah kosakata yang terdengar familiar bagi dirinya.
Ia menyadari bahwa terdapat cukup banyak kata dalam Bahasa Indonesia yang memiliki kemiripan dengan Bahasa Belanda. Faktor sejarah dan pengaruh bahasa tersebut membuat beberapa kosakata terasa lebih mudah dikenali.
Wehrmann memberikan beberapa contoh kata yang menurutnya memiliki kemiripan.
“Iya, ada handuk, asbak, wastafel, kantor, mirip semua,” jelasnya.
Kemiripan kosakata tersebut tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Wehrmann. Ia dapat lebih cepat mengingat sejumlah kata karena memiliki referensi dari Bahasa Belanda yang sudah dikuasainya sejak lama.
Fokus Berikan yang Terbaik untuk Madura United
Di tengah prosesnya mendalami Bahasa Indonesia, Wehrmann juga masih memiliki pekerjaan penting di lapangan bersama Madura United.
Mantan pemain Feyenoord tersebut saat ini masih memiliki sisa kontrak selama satu musim bersama klub berjuluk Laskar Sape Kerrab itu. Dengan kontraknya yang memasuki periode terakhir, Wehrmann bertekad memberikan kontribusi maksimal sebelum menentukan langkah berikutnya dalam kariernya.
Pengalamannya bermain di Eropa membuat Wehrmann memiliki kualitas dan wawasan yang bisa membantu Madura United menghadapi persaingan di BRI Super League.
Selain berusaha memberikan performa terbaik, proses belajar Bahasa Indonesia juga memperlihatkan bahwa Wehrmann semakin nyaman dengan kehidupan di Indonesia.
Bagi pemain yang memiliki darah Indonesia tersebut, kemampuan berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia bukan sekadar kebutuhan profesional. Hal itu juga menjadi bentuk kedekatan dengan akar keluarganya.
Dengan dukungan sang Oma dan kemauan untuk terus belajar tanpa takut melakukan kesalahan, Jordy Wehrmann perlahan semakin fasih berbahasa Indonesia. Kini, menarik untuk melihat bagaimana perjalanan kariernya bersama Madura United sekaligus peluangnya untuk semakin dekat dengan Indonesia di masa mendatang.
BACA JUGA :












