1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Gagal di Piala AFF Shayne Pattynama Kini Punya Misi Baru Bersama Persija

Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 belum sepenuhnya hilang dari ingatan. Namun, Shayne Pattynama memilih tidak terlalu lama larut dalam kekecewaan. Bek kiri tersebut kini mengalihkan fokus ke Persija Jakarta yang sedang mempersiapkan diri menghadapi BRI Super League 2026/2027.

Shayne menjadi satu dari enam pemain Persija yang baru bergabung dengan pemusatan latihan Macan Kemayoran di Bangkok, Thailand. Bersama Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Nadeo Argawinata, ia mulai menjalani program latihan sejak Sabtu (15/8/2026).

Keenam pemain tersebut datang setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026. Mereka langsung mendapatkan program khusus untuk mengembalikan kondisi fisik sebelum mengikuti latihan dengan intensitas penuh.

Bagi Shayne Pattynama, momen ini menjadi kesempatan untuk menjadikan pengalaman pahit bersama Timnas Indonesia sebagai motivasi baru bersama Persija.

Enam Pemain Timnas Indonesia Gabung Persija

Persija Jakarta kini semakin lengkap dalam menjalani pemusatan latihan di Thailand. Enam pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia telah kembali bergabung dengan skuad.

Mereka adalah:

  • Rizky Ridho
  • Jordi Amat
  • Shayne Pattynama
  • Dony Tri Pamungkas
  • Rayhan Hannan
  • Nadeo Argawinata

Keenam pemain tersebut tidak langsung mendapatkan porsi latihan yang sama dengan pemain lain. Tim pelatih terlebih dahulu memberikan materi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pemain.

Langkah tersebut penting karena mereka baru saja menyelesaikan rangkaian pertandingan bersama Timnas Indonesia. Kondisi fisik harus dipulihkan secara bertahap agar para pemain tidak mengalami masalah ketika memasuki latihan dengan intensitas tinggi.

Persija tentu membutuhkan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik sebelum BRI Super League 2026/2027 dimulai.

Piala AFF 2026 Jadi Pelajaran bagi Shayne Pattynama

Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 memang tidak berjalan sesuai harapan. Skuad asuhan John Herdman harus tersingkir lebih awal setelah gagal bersaing dengan Vietnam dan Singapura di fase grup.

Bagi Shayne Pattynama, kegagalan tersebut tentu mengecewakan. Namun, ia mencoba melihat sisi positif dari pengalaman yang didapatkan selama membela Garuda.

Shayne mendapatkan menit bermain yang cukup dan kesempatan untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan internasional. Pengalaman itu menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan berikutnya bersama Persija.

“Selalu menyenangkan bisa kembali ke tim ini lagi. Kami mendapat jatah libur dua hari setelah dari tim nasional. Bagi saya, tentu saja mengecewakan karena kami gugur. Tapi, saya mendapatkan banyak menit bermain yang bagus di sana dan kami harus belajar dari situ. Namun, sekarang waktunya fokus kembali ke Persija, jadi saya senang bisa kembali,” kata Shayne.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pemain berusia 27 tahun itu ingin segera membuka lembaran baru.

Kekecewaan Dijadikan Bahan Bakar

Shayne Pattynama tidak ingin kegagalan di Piala AFF 2026 mengganggu persiapan Persija. Sebaliknya, pengalaman tersebut ingin dijadikannya sebagai bahan bakar untuk tampil lebih baik.

Persija memiliki target besar pada musim 2026/2027. Karena itu, para pemain dituntut kembali fokus setelah menyelesaikan agenda internasional.

Bagi Shayne, kembali ke klub memberikan energi tersendiri. Ia juga sudah mengenal sejumlah rekan setim sehingga proses adaptasi diharapkan berjalan lebih mudah.

Beberapa hal yang menjadi fokus Shayne bersama Persija adalah:

  • Mengembalikan kondisi fisik setelah tugas internasional.
  • Memahami sistem permainan yang diterapkan pelatih.
  • Membangun chemistry dengan pemain baru.
  • Menjaga fokus menjelang kompetisi.
  • Memberikan kontribusi maksimal untuk Persija.

Dengan persaingan BRI Super League yang semakin ketat, konsistensi menjadi salah satu faktor penting bagi Macan Kemayoran.

Sudah Siap Ditempa Shin Tae-yong

Menariknya, Shayne Pattynama bukan pemain yang benar-benar asing dengan metode latihan Shin Tae-yong.

Sebelumnya, ia sudah pernah bekerja bersama pelatih asal Korea Selatan tersebut. Karena itu, Shayne merasa proses adaptasi terhadap sistem latihan yang diterapkan Shin Tae-yong tidak akan terlalu sulit.

Namun, tantangan tetap ada karena Persija memiliki sejumlah pemain baru yang harus segera menyatu.

“Kami harus bekerja keras. Akan ada banyak sesi latihan dan kerja keras. Jadi, saya siap bekerja keras lagi untuk memahami sistem permainan. Tentu saja saya sudah mengenal pelatih dari sebelumnya. Tapi, kami punya rekan-rekan tim baru, jadi harus saling mengenal dan bersiap untuk musim baru,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan Shayne menghadapi pemusatan latihan di Bangkok. Ia sadar bahwa persiapan pramusim tidak selalu mudah, tetapi fase ini sangat penting untuk membangun fondasi tim.

Persija Mulai Menatap BRI Super League 2026/2027

Pemusatan latihan di Bangkok menjadi bagian penting dari persiapan Persija menghadapi musim baru. Kehadiran enam pemain yang sebelumnya membela Timnas Indonesia membuat persiapan Macan Kemayoran semakin lengkap.

Bagi Shayne Pattynama, fase ini juga menjadi kesempatan untuk mengembalikan fokus setelah perjalanan mengecewakan bersama Garuda.

Ia kini memiliki target berbeda. Tidak ada lagi waktu untuk memikirkan hasil Piala AFF 2026 karena kompetisi klub menanti di depan mata.

Pengalaman bersama Timnas Indonesia tetap bisa menjadi pelajaran. Namun, Shayne harus mampu mengubahnya menjadi energi positif ketika kembali memperkuat Persija.

Dengan kondisi fisik yang terus dipulihkan, program latihan yang semakin intensif, serta skuad yang mulai lengkap, Persija perlahan memasuki fase akhir persiapan.

Shayne Pattynama pun siap ditempa kembali. Kegagalan bersama Timnas Indonesia sudah berlalu, kini waktunya membayar kekecewaan tersebut dengan performa terbaik bersama Macan Kemayoran di BRI Super League 2026/2027.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE