Kontingen Indonesia mengawali perjuangan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan hasil yang sangat positif. Bertanding di Indira Gandhi Arena, Senin (17/8/2026), seluruh wakil Merah Putih yang turun pada hari pertama sukses mengamankan kemenangan.
Sebanyak empat wakil Indonesia tampil di berbagai sektor dan semuanya mampu melewati pertandingan pembuka dengan kemenangan. Menariknya, seluruh laga tersebut berhasil dimenangkan dalam dua gim langsung, menunjukkan performa solid para pebulu tangkis Indonesia sejak awal turnamen.
Thalita Ramadhani Wiryawan menjadi wakil terakhir yang memastikan catatan sempurna Indonesia. Menghadapi wakil Peru, Ines Lucia Castillo, Thalita sempat mendapatkan perlawanan ketat pada gim pertama sebelum akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 22-20, 21-17.
Hasil tersebut melengkapi kemenangan tiga wakil Indonesia lainnya, yakni Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, serta pasangan ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.
Thalita Jadi Penutup Sempurna Hari Pertama
Thalita Ramadhani Wiryawan harus bekerja keras untuk melewati pertandingan pertamanya di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Berhadapan dengan Ines Lucia Castillo dari Peru, pebulu tangkis Indonesia tersebut langsung mendapatkan tekanan sejak awal. Persaingan pada gim pertama berlangsung ketat dan kedua pemain saling mengejar perolehan angka.
Thalita akhirnya mampu menjaga ketenangan di poin-poin krusial untuk merebut gim pertama dengan skor 22-20. Keunggulan tersebut membuat permainan Thalita menjadi lebih percaya diri pada gim berikutnya.
Pada gim kedua, ia tampil lebih efektif dan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Thalita akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 21-17 sekaligus memastikan dirinya melaju ke babak berikutnya.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi penutup yang manis bagi Indonesia pada rangkaian pertandingan hari pertama.
Alwi Farhan Tampil Efektif di Tunggal Putra
Sebelum Thalita memastikan kemenangan, Alwi Farhan lebih dahulu membawa Indonesia meraih hasil positif dari sektor tunggal putra.
Alwi menghadapi wakil Korea Selatan, Yoo Tae-bin. Pertandingan tersebut berlangsung cukup kompetitif, tetapi Alwi mampu menunjukkan kontrol permainan yang baik.
Ia berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 21-17. Memasuki gim kedua, Alwi semakin mampu menemukan ritme terbaiknya dan membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Dengan permainan yang lebih konsisten serta penyelesaian poin yang efektif, Alwi akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-12.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Alwi untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Putri Kusuma Wardani Menang Meyakinkan
Dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani juga berhasil memberikan penampilan impresif.
Putri berhadapan dengan wakil Filipina, Mikaela Joy de Guzman. Sejak gim pertama, Putri mampu menunjukkan permainan agresif dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada lawannya untuk mengembangkan permainan.
Ia unggul 21-12 pada gim pertama.
Dominasi Putri semakin terlihat pada gim kedua. Peraih kemenangan tersebut mampu menjaga fokus sekaligus mengontrol tempo pertandingan hingga akhirnya menutup gim kedua dengan skor telak 21-6.
Hasil ini membuat Putri menjadi salah satu wakil Indonesia yang membuka perjalanan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan sangat meyakinkan.
Isyana/Rinjani Menang pada Debut Kejuaraan Dunia
Kemenangan spesial juga diraih pasangan ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.
Keduanya menjalani debut di Kejuaraan Dunia dan langsung menghadapi pasangan Skotlandia, Julie Macpherson/Ciara Torrance.
Meski membawa status sebagai pasangan debutan, Isyana/Rinjani tidak terlihat gugup saat pertandingan berlangsung. Mereka mampu bermain cukup solid dan menjaga konsistensi terutama ketika memasuki fase-fase penting dalam pertandingan.
Isyana/Rinjani berhasil merebut gim pertama dengan skor 21-12. Pada gim kedua, pasangan Skotlandia mencoba memberikan perlawanan lebih kuat, tetapi wakil Indonesia mampu mempertahankan keunggulan dan menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-18.
Kemenangan tersebut menjadi awal yang sangat positif bagi Isyana/Rinjani dalam debut mereka di panggung Kejuaraan Dunia.
Isyana Akui Sempat Gugup
Meski berhasil meraih kemenangan straight game, Isyana mengakui bahwa dirinya dan Rinjani tetap merasakan ketegangan karena tampil di turnamen sebesar Kejuaraan Dunia.
Menurutnya, mereka berusaha mengubah rasa gugup tersebut menjadi motivasi untuk menikmati pertandingan dan suasana kompetisi.
“Rasanya senang bisa debut di Kejuaraan Dunia, tetapi ada sedikit rasa tegang dan gugup. Kami berusaha untuk menikmati permainan dan suasana yang ada di sini agar bisa tampil sebaik mungkin,” ujar Isyana dalam keterangan resmi PBSI.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemenangan perdana bukan hanya penting dari sisi hasil, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi pasangan muda Indonesia tersebut.
Empat Wakil Indonesia, Empat Kemenangan
Catatan sempurna pada hari pembuka menjadi modal berharga bagi Indonesia dalam melanjutkan perjuangan di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Keempat wakil Merah Putih yang bertanding sama-sama berhasil meraih kemenangan, tanpa satu pun harus menjalani gim penentuan. Hal ini tentu menjadi sinyal positif bagi Indonesia, terutama karena turnamen dunia seperti ini memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi.
Berikut hasil lengkap wakil Indonesia pada hari pertama:
Tunggal Putra
- Alwi Farhan vs Yoo Tae-bin (Korea Selatan): 21-17, 21-12
Tunggal Putri
- Putri Kusuma Wardani vs Mikaela Joy de Guzman (Filipina): 21-12, 21-6
- Thalita Ramadhani Wiryawan vs Ines Lucia Castillo (Peru): 22-20, 21-17
Ganda Putri
- Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Julie Macpherson/Ciara Torrance (Skotlandia): 21-12, 21-18
Dengan hasil tersebut, Indonesia mengawali Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan catatan sempurna. Tantangan yang lebih berat tentu sudah menanti di babak berikutnya, tetapi performa pada hari pertama memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para wakil Merah Putih untuk terus melangkah jauh di turnamen.
BACA JUGA :












