1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Final AFF 2026 Memanas Vietnam dan Thailand Kembali Berebut Takhta Asia Tenggara

Final Piala AFF 2026 kembali menghadirkan duel yang sudah tidak asing bagi pencinta sepak bola Asia Tenggara. Vietnam dan Thailand akan bertarung untuk memperebutkan gelar juara dalam pertandingan dua leg yang diprediksi berlangsung panas.

Pertemuan ini menjadi semakin menarik karena kedua negara kembali berhadapan di partai puncak untuk kali ketiga secara beruntun. Rivalitas Vietnam dan Thailand pun kembali menjadi pusat perhatian setelah sebelumnya mereka saling berbagi gelar pada dua edisi terakhir.

Final Piala AFF 2026 akan berlangsung pada 22 dan 26 Agustus. Thailand lebih dulu menjadi tuan rumah pada leg pertama di Bangkok. Setelah itu, Vietnam akan menjamu Thailand dalam pertandingan penentuan di Hanoi.

Jadwal Final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand

Pertandingan final menggunakan format kandang dan tandang. Artinya, kedua tim memiliki kesempatan bermain di hadapan pendukung masing-masing.

Berikut jadwal lengkap final Piala AFF 2026:

  • Leg pertama: Thailand vs Vietnam
  • Tanggal: Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Stadion: Rajamangala, Bangkok
  • Kick-off: 19.00 waktu Thailand atau 20.00 WIB
  • Siaran langsung: RCTI

Kemudian, pertandingan kedua akan menjadi penentu juara.

  • Leg kedua: Vietnam vs Thailand
  • Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026
  • Stadion: My Dinh, Hanoi
  • Kick-off: 19.00 waktu Vietnam atau 20.00 WIB
  • Siaran langsung: RCTI

Dengan agregat dua pertandingan menjadi penentu, setiap gol bisa memiliki arti besar. Karena itu, leg pertama diprediksi tidak kalah penting dibandingkan laga penentuan di Hanoi.

Piala AFF 2026 Berlangsung Selama Satu Bulan

Piala AFF 2026 menghadirkan perubahan cukup menarik dari sisi kalender. Turnamen yang kini dikenal sebagai ASEAN Championship atau ASEAN Hyundai Cup 2026 tersebut berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus.

Periode penyelenggaraan pada pertengahan tahun menjadi perubahan penting dibandingkan edisi sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan agar turnamen dapat lebih selaras dengan kalender kompetisi domestik dan internasional.

Dampaknya cukup signifikan bagi tim peserta. Pemain diharapkan dapat bergabung dengan tim nasional dengan gangguan yang lebih minim terhadap agenda klub.

Selain itu, perubahan kalender juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kompetisi. Dengan persiapan yang lebih terencana, pertandingan diharapkan berjalan lebih kompetitif sejak fase awal hingga final.

Vietnam Tampil Meyakinkan Menuju Final

Vietnam datang ke partai puncak dengan modal yang sangat kuat. Sang juara bertahan berhasil melewati semifinal dengan meyakinkan setelah menyingkirkan Malaysia dengan agregat 4-0.

Pada leg pertama semifinal, Vietnam berhasil menang 2-0 di markas Malaysia. Hasil tersebut membuat mereka berada dalam posisi yang sangat menguntungkan sebelum memainkan leg kedua.

Keunggulan itu kemudian kembali ditegaskan di Stadion My Dinh. Vietnam menang 2-0 pada 19 Agustus 2026. Nguyen Xuan Son menjadi sosok penting setelah mencetak dua gol pada menit ke-62 dan ke-89.

Performa Vietnam sebenarnya sudah terlihat sejak fase grup. Mereka tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, Kamboja, dan Timor-Leste.

Dari empat pertandingan, Vietnam mengoleksi 10 poin melalui tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka juga mencetak 12 gol serta hanya kebobolan satu kali.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Vietnam bukan hanya kuat dalam menyerang, tetapi juga memiliki pertahanan yang sulit ditembus.

Thailand Lolos Dramatis ke Partai Puncak

Thailand juga berhasil mencapai final setelah melalui perjalanan yang cukup menegangkan.

Tim Gajah Perang menghadapi Singapura di semifinal. Thailand mampu memenangkan leg pertama dengan skor 3-1 sehingga memiliki keunggulan dua gol sebelum pertandingan kedua.

Namun, situasi berubah pada leg kedua. Singapura memberikan perlawanan sengit dan berhasil menang 2-1.

Meski kalah, Thailand tetap lolos karena unggul agregat 4-3. Hasil tersebut membuat mereka mendapatkan tiket untuk menghadapi Vietnam di final.

Sebelumnya, Thailand berada di Grup B bersama Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos. Konsistensi sepanjang fase grup menjadi salah satu faktor penting yang membawa mereka hingga ke partai puncak.

Rivalitas Final Kembali Terulang

Final Piala AFF 2026 memiliki nilai sejarah tersendiri. Vietnam dan Thailand kembali bertemu di partai puncak untuk edisi ketiga secara berturut-turut.

Dalam dua final sebelumnya, kedua tim saling mengalahkan.

Thailand menjadi juara pada Piala AFF 2022 setelah menang agregat 3-2 atas Vietnam. Dua tahun kemudian, Vietnam membalasnya dengan merebut gelar Piala AFF 2024 melalui kemenangan agregat 5-3.

Kini, kedua negara kembali bertemu. Pertarungan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi masing-masing tim untuk menambah koleksi gelar dan membuktikan siapa yang lebih dominan di Asia Tenggara.

Jika melihat rekor pertemuan di final Piala AFF, Vietnam memiliki catatan yang sedikit lebih baik. Dari enam pertandingan final antara kedua negara, Vietnam mencatat tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.

Siapa yang Akan Mengangkat Trofi?

Final Piala AFF 2026 menjanjikan pertarungan yang sulit diprediksi. Vietnam memiliki kepercayaan diri tinggi setelah tampil dominan di semifinal dan menunjukkan pertahanan solid sepanjang turnamen.

Di sisi lain, Thailand memiliki pengalaman panjang dalam pertandingan besar serta mental juara yang tidak bisa diabaikan. Bermain di kandang pada leg pertama juga dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi tim Gajah Perang.

Beberapa faktor yang bisa menentukan hasil final antara lain:

  • Efektivitas serangan kedua tim.
  • Kemampuan menjaga pertahanan.
  • Hasil pertandingan leg pertama.
  • Mental pemain saat menghadapi tekanan.
  • Strategi pelatih dalam dua pertandingan.

Dua leg akan membuat persaingan semakin menarik. Thailand memiliki kesempatan membangun keunggulan di Bangkok, sedangkan Vietnam akan berusaha memanfaatkan laga kandang di Hanoi.

Dengan sejarah rivalitas yang panjang, final Piala AFF 2026 bukan sekadar perebutan trofi. Ini adalah pertarungan gengsi antara dua kekuatan terbesar sepak bola Asia Tenggara. Panggung sudah siap, dan semua mata kini tertuju pada duel Vietnam vs Thailand.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE