FIFA ASEAN Cup 2026 mulai menghadirkan perhatian besar bagi sepak bola Indonesia. Sebagai tuan rumah Divisi Premier, Timnas Indonesia tentu dituntut tampil maksimal. Menariknya, pengamat sepak bola nasional Luciano Leandro sudah memiliki gambaran mengenai pemain yang bisa memegang peranan penting dalam turnamen tersebut.
Luciano tidak sekadar memilih pemain berdasarkan popularitas atau nama besar. Menurutnya, kontribusi seorang pemain harus dilihat dari fungsi, konsistensi, pengalaman, serta kemampuannya menjaga keseimbangan permainan.
Ada beberapa nama yang menurut Luciano punya peran sangat penting. Rizky Ridho menjadi pilihannya di lini belakang, sementara Thom Haye dan Marselino Ferdinan mendapat sorotan di sektor tengah. Untuk lini depan, Ragnar Oratmangoen dianggap memiliki karakter yang sangat berguna.
Rizky Ridho Jadi Pilar Penting di Lini Belakang
Luciano Leandro menilai Rizky Ridho merupakan salah satu pemain yang sulit digantikan di Timnas Indonesia. Bek yang dikenal agresif tersebut dianggap memiliki karakter kepemimpinan yang dibutuhkan dalam pertandingan level internasional.
Menurut Luciano, kualitas Ridho bukan hanya terletak pada kemampuannya memenangkan duel. Ia juga cukup tenang ketika menguasai bola dan mampu memahami karakter permainan sepak bola Indonesia.
“Menurut saya pribadi, kalau kita berbicara tentang pemain yang paling penting atau bisa disebut tak tergantikan di Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, saya tidak hanya melihat nama besar,” ujar Luciano kepada Bola.com, Kamis (20/8/2026).
Ia kemudian menjelaskan alasan memilih Rizky Ridho sebagai sosok penting di pertahanan.
Beberapa kualitas yang membuat Ridho dinilai penting adalah:
- Memiliki karakter sebagai pemimpin di lini belakang.
- Berani menghadapi duel fisik.
- Cukup tenang saat menguasai bola.
- Mampu membaca permainan.
- Memiliki pengalaman menghadapi karakter sepak bola Asia Tenggara.
Luciano melihat karakter tersebut sangat dibutuhkan karena pertandingan di kawasan ASEAN sering berlangsung dengan intensitas tinggi.
Thom Haye Bisa Jadi Pengatur Irama Permainan
Beranjak ke lini tengah, Luciano Leandro menjatuhkan pilihan kepada Thom Haye. Gelandang Persib Bandung tersebut dinilai memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan permainan Timnas Indonesia.
Thom bukan hanya bertugas mengalirkan bola. Ia juga dapat menjadi penghubung antara lini belakang dan lini depan. Kemampuan tersebut membuat perannya semakin penting ketika Indonesia membutuhkan kontrol pertandingan.
“Di lini tengah, pilihan saya adalah Thom Haye. Bagi saya, Thom Haye adalah salah satu pemain paling penting karena dia memberikan keseimbangan kepada tim,” kata Luciano.
Menurutnya, Thom memiliki beberapa keunggulan yang dapat membantu permainan Indonesia, terutama dalam situasi ketika tim harus mengontrol tempo.
Kekuatan utama Thom Haye yang disoroti Luciano meliputi:
- Kualitas passing.
- Visi permainan.
- Kemampuan mengatur tempo.
- Pengalaman di level kompetitif.
- Kemampuan menghubungkan antarlini.
Dengan karakter tersebut, Thom berpotensi menjadi salah satu pemain yang menentukan bagaimana Indonesia mengendalikan pertandingan.
Marselino Ferdinan Punya Senjata Berbeda
Selain Thom Haye, Luciano juga menyebut Marselino Ferdinan sebagai pemain penting. Namun, alasan pemilihannya berbeda.
Jika Thom berperan dalam mengatur permainan, Marselino memiliki kemampuan untuk menciptakan perubahan ketika situasi pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.
Marselino dikenal memiliki keberanian dalam membawa bola dan melakukan penetrasi. Ia juga mampu menciptakan peluang melalui kreativitas individu.
Luciano menilai karakter seperti itu sangat berharga. Dalam pertandingan yang berjalan ketat, seorang pemain dengan kemampuan memecah kebuntuan bisa menjadi pembeda.
Kehadiran Marselino juga membuat lini tengah Indonesia memiliki variasi. Tim tidak hanya mengandalkan penguasaan bola, tetapi juga memiliki pemain yang berani mengambil risiko untuk menyerang.
Ragnar Oratmangoen Jadi Andalan di Lini Depan
Untuk sektor serangan, Luciano memilih Ragnar Oratmangoen. Menurutnya, Ragnar mempunyai karakter yang berbeda dari penyerang yang hanya menunggu bola di area depan.
Pergerakan tanpa bola menjadi salah satu kelebihan Ragnar. Ia mampu berpindah posisi, membuka ruang, bermain melebar, hingga masuk ke area tengah.
“Ragnar sangat menarik bagi saya karena dia bukan hanya penyerang yang menunggu bola. Dia aktif bergerak, bisa membuka ruang, melakukan pressing, bermain melebar maupun masuk ke area tengah,” ujar Luciano.
Karakter tersebut dianggap sangat berguna ketika Timnas Indonesia menghadapi lawan yang memilih bertahan dengan blok rendah.
Dengan pergerakan aktif, Ragnar dapat menarik pemain bertahan keluar dari posisinya. Ruang yang tercipta kemudian bisa dimanfaatkan pemain Indonesia lainnya.
Jens Raven Bisa Jadi Pembeda
Selain empat nama utama tersebut, Luciano Leandro juga memberikan perhatian kepada Jens Raven. Penyerang Bali United itu dinilai memiliki karakter berbeda dan bisa menjadi opsi penting dalam situasi tertentu.
Jens dianggap mampu memberikan kehadiran lebih kuat di kotak penalti. Kemampuan duel fisiknya juga bisa berguna ketika Indonesia membutuhkan pendekatan permainan yang lebih langsung.
“Dia memiliki karakter penyerang yang berbeda. Jens bisa memberikan kehadiran di dalam kotak penalti, duel fisik dan menjadi target ketika Indonesia membutuhkan permainan yang lebih langsung,” tutur Luciano.
Artinya, Timnas Indonesia memiliki sejumlah pilihan dengan karakter berbeda. Hal tersebut dapat menjadi keuntungan ketika menghadapi lawan dengan gaya bermain yang beragam.
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Panggung Pembuktian
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 4 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk Divisi Premier.
Dengan status tersebut, ekspektasi terhadap Timnas Indonesia tentu semakin besar. Pemilihan pemain oleh Luciano Leandro memberikan gambaran bahwa kekuatan tim tidak hanya ditentukan oleh satu atau dua bintang.
Rizky Ridho di lini belakang, Thom Haye dan Marselino Ferdinan di tengah, serta Ragnar Oratmangoen di depan memiliki karakter yang saling melengkapi. Jens Raven juga dapat menjadi opsi berbeda ketika situasi pertandingan membutuhkan pendekatan yang lebih direct.
Pada akhirnya, prediksi Luciano akan diuji di lapangan. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi para pemain tersebut untuk membuktikan bahwa mereka memang memiliki peran penting dalam ambisi Timnas Indonesia meraih hasil terbaik di turnamen kandang.
BACA JUGA :












