1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Java United Bikin Gebrakan Putra Asli Jawa Tengah Jadi Direktur Teknik

Java United FC terus bergerak mempersiapkan diri menghadapi BRI Super League 2026/2027. Setelah melakukan sejumlah penyesuaian dalam perjalanan klub, Laskar Kepodang Emas kini mulai memperkuat struktur organisasi untuk membangun fondasi yang lebih kokoh.

Langkah terbaru datang dari posisi Direktur Teknik. Java United FC resmi menunjuk Achmad Resal Octavian untuk mengisi jabatan tersebut. Keputusan ini menarik karena Resal bukan sosok baru bagi klub.

Pelatih asal Semarang itu telah mengikuti perjalanan klub sejak masih menggunakan nama Malut United. Kini, setelah klub bermarkas di Jawa Tengah, Resal mendapatkan tanggung jawab lebih besar untuk menangani sektor teknis.

Achmad Resal Resmi Jadi Direktur Teknik Java United

Penunjukan Achmad Resal Octavian diumumkan Java United FC melalui akun media sosial resmi klub pada Kamis (20/8/2026) malam.

“Java United FC resmi menunjuk Achmad Resal Octavian sebagai Direktur Teknik,” tulis klub.

Keputusan tersebut sekaligus memperpanjang perjalanan Resal bersama klub. Ia sebelumnya sudah menjalankan berbagai peran dalam struktur kepelatihan.

Kini, tugasnya menjadi lebih luas. Sebagai Direktur Teknik Java United, Resal akan menjadi bagian penting dalam membangun arah sepak bola klub untuk jangka panjang.

Java United berharap keberadaan Resal dapat membantu menciptakan struktur teknis yang lebih kuat. Selain memahami karakter klub, ia juga memiliki hubungan erat dengan sepak bola Jawa Tengah.

Hal tersebut menjadi nilai tambah tersendiri menjelang BRI Super League 2026/2027.

Putra Asli Jawa Tengah dengan Pengalaman Panjang

Achmad Resal memiliki latar belakang yang cukup kuat di sepak bola Jawa Tengah. Pria berusia 32 tahun tersebut merupakan putra asli Jawa Tengah dan sudah cukup lama mengenal lingkungan sepak bola Kota Semarang.

Sebelum terjun lebih jauh ke dunia kepelatihan, Resal pernah menjadi pemain PSIS Semarang sejak sekitar 2011. Pengalaman sebagai pemain kemudian menjadi modal ketika ia mulai beralih ke dunia kepelatihan.

Pada periode 2018 hingga 2023, Resal tercatat menjadi bagian dari staf PSIS Semarang. Ia bekerja sebagai asisten yang membantu sejumlah pelatih kepala Mahesa Jenar.

Pengalaman tersebut membuat Resal memahami berbagai aspek dalam pengelolaan sebuah tim profesional.

Beberapa pengalaman penting Resal antara lain:

  • Pernah menjadi pemain PSIS Semarang.
  • Memiliki pengalaman sebagai asisten pelatih.
  • Mengenal sepak bola Jawa Tengah secara dekat.
  • Mengikuti perjalanan klub sejak era Malut United.
  • Pernah bekerja bersama sejumlah pelatih berpengalaman.

Kombinasi pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika Resal dipercaya memegang posisi Direktur Teknik Java United.

Sudah Berjuang Sejak Awal Berdirinya Klub

Hubungan Achmad Resal dengan klub tidak dimulai setelah perubahan menjadi Java United. Ia sudah menjadi bagian dari perjalanan klub sejak awal.

Setelah Malut United diakuisisi dari Putra Delta Sidoarjo pada 2023, Resal ikut membantu klub dalam membangun tim. Ketika itu, ia masih menjalankan tugas sebagai bagian dari staf kepelatihan.

Resal kemudian bekerja bersama beberapa pelatih kepala, termasuk Imran Nahumarury dan Hendri Susilo.

Pengalaman tersebut membuatnya mengetahui bagaimana klub berkembang dari fase awal hingga akhirnya mengalami perubahan besar.

Java United pun menilai perjalanan panjang tersebut sebagai salah satu alasan penting di balik penunjukannya.

“Berjuang sejak klub terbentuk, Coach Resal yang merupakan putra asli Jawa Tengah kini mengemban tanggung jawab dalam struktur teknis Laskar Kepodang Emas,” tulis Java United.

Klub kemudian memberikan ucapan selamat sekaligus harapan agar Resal mampu menjalankan tugas barunya dengan baik.

Posisi Direktur Teknik Bukan Jabatan Baru

Menariknya, posisi Direktur Teknik Java United sebelumnya juga pernah ditempati sosok yang cukup dikenal dalam sepak bola Indonesia.

Yeyen Tumena pernah menjalankan peran tersebut sejak 2023. Mantan pemain Timnas Indonesia itu kemudian meninggalkan posisi tersebut pada Juni 2025.

Pergantian tersebut terjadi setelah muncul persoalan antara Yeyen Tumena dengan pelatih kepala Malut United ketika itu, Imran Nahumarury.

Manajemen klub saat itu menilai keduanya melakukan pelanggaran berat yang dianggap bertentangan dengan prinsip internal klub.

Setelah Yeyen tidak lagi menjabat, manajemen kemudian menunjuk Achmad Resal yang sebelumnya berstatus sebagai asisten pelatih.

Kini, keputusan tersebut kembali ditegaskan setelah klub resmi menggunakan identitas Java United dan bermarkas di Semarang.

Java United Ingin Bangun Klub Secara Berkelanjutan

Penunjukan Resal tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan menghadapi kompetisi musim depan. Java United tampaknya ingin membangun fondasi klub dalam jangka panjang.

Peran Direktur Teknik sangat penting dalam menentukan arah sepak bola sebuah klub. Posisi tersebut dapat berkaitan dengan perencanaan skuad, pengembangan pemain, koordinasi tim pelatih, hingga strategi pembangunan klub.

Dengan memahami perjalanan klub sejak awal, Resal diharapkan mampu menjaga kesinambungan proyek Java United.

Ada beberapa fokus yang bisa menjadi bagian dari pekerjaan Resal ke depan:

  1. Menyusun arah teknis klub secara berkelanjutan.
  2. Membantu membangun komposisi skuad yang kompetitif.
  3. Menjaga kesinambungan antara tim utama dan pengembangan pemain.
  4. Memperkuat identitas sepak bola Java United.
  5. Membantu klub menghadapi persaingan BRI Super League.

Tantangan Besar Menanti di BRI Super League 2026/2027

Tugas Achmad Resal tentu tidak ringan. Java United akan menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan tinggi pada BRI Super League 2026/2027.

Sebagai klub yang tengah membangun identitas baru di Jawa Tengah, Java United perlu memastikan seluruh bagian organisasi berjalan searah.

Kehadiran Resal di posisi Direktur Teknik diharapkan menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan hal tersebut.

Bagi Resal sendiri, jabatan ini menjadi kesempatan untuk memberikan kontribusi lebih besar kepada klub yang sudah ia dampingi sejak awal.

Perjalanan panjang dari pemain, asisten pelatih, hingga Direktur Teknik membuat penunjukan ini terasa semakin menarik. Apalagi, Resal kini dipercaya membangun masa depan klub di daerah asalnya sendiri.

Java United FC pun memasuki fase baru. Dengan Achmad Resal sebagai Direktur Teknik, Laskar Kepodang Emas berharap dapat membangun struktur sepak bola yang kuat, konsisten, dan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan di BRI Super League 2026/2027.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE