Java United FC terus mematangkan komposisi skuad untuk menghadapi persaingan BRI Super League 2026/2027. Klub berjuluk Laskar Kepodang Emas tersebut kembali bergerak aktif di bursa transfer dengan memperkenalkan empat pemain anyar sekaligus.
Empat rekrutan tersebut terdiri dari dua pemain asing dan dua pemain lokal. Untuk sektor legiun impor, Java United mendatangkan Kei Hirose dari Jepang dan Christian Gomis yang memiliki kewarganegaraan Prancis.
Kehadiran kedua pemain tersebut menambah variasi dalam komposisi pemain asing Java United. Sebelumnya, kekuatan tim lebih banyak dihiasi pemain asal Brasil.
“Menambah keberagaman di skuad Laskar Kepodang Emas. Java United FC resmi mengumumkan Kei Hirose dan Christian Gomis sebagai rekrutan baru menjelang musim 2026/2027. Sugeng rawuh, Kei dan Gomis,” tulis Java United melalui keterangan resmi, Rabu (26/8/2026).
Tak berhenti di dua pemain asing, Java United kemudian mengumumkan kedatangan Yabes Roni dan Fahreza Sudin untuk memperkuat barisan pemain lokal.
Kei Hirose Bukan Nama Baru di Sepak Bola Indonesia
Dari empat pemain anyar tersebut, sosok Kei Hirose menjadi pemain yang paling familiar bagi pencinta sepak bola Indonesia.
Gelandang asal Jepang itu sudah cukup lama menjalani karier di Indonesia. Hirose pertama kali datang ke Tanah Air pada Februari 2019 ketika bergabung dengan Persela Lamongan.
Sejak saat itu, pemain yang kini berusia 30 tahun tersebut semakin mengenal karakter sepak bola Indonesia. Setelah meninggalkan Persela, Hirose melanjutkan perjalanan kariernya bersama Borneo FC.
Bersama Pesut Etam, Hirose menghabiskan waktu lebih dari empat tahun. Ia juga menjadi salah satu pemain yang cukup konsisten mengisi lini tengah Borneo FC dalam persaingan di papan atas kompetisi domestik.
Pengalaman panjang di sepak bola Indonesia menjadi modal penting bagi Hirose untuk langsung beradaptasi dengan lingkungan barunya bersama Java United.
Dengan pengalaman tersebut, Java United tentu berharap Hirose dapat memberikan kontribusi sejak awal musim, baik dalam menjaga keseimbangan lini tengah maupun membantu tim membangun serangan.
Christian Gomis Bawa Fisik dan Versatilitas
Berbeda dengan Hirose, Christian Gomis merupakan wajah baru yang akan menjalani pengalaman pertamanya di BRI Super League.
Gomis merupakan pemain kelahiran Senegal yang kemudian memiliki paspor Prancis. Pemain berusia 28 tahun tersebut sebelumnya berkarier di kompetisi Thailand.
Ia tercatat pernah memperkuat BG Pathum United pada 2024-2025 dan kemudian melanjutkan kiprahnya bersama Uthai Thani pada musim 2025-2026.
Salah satu hal yang membuat Gomis menarik adalah posturnya yang menjulang hingga 202 sentimeter. Dengan ukuran tubuh tersebut, ia bisa menjadi aset penting Java United dalam duel udara dan situasi bola mati.
Menariknya, Gomis bukan hanya mampu bermain sebagai gelandang. Pemain tersebut memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi sehingga memberikan fleksibilitas tambahan bagi pelatih.
Selain beroperasi di lini tengah, Gomis juga bisa dimainkan sebagai bek tengah.
Kemampuan tersebut membuat Java United memiliki opsi taktis yang lebih beragam. Gomis berpeluang ditempatkan di lini pertahanan, terutama jika tim membutuhkan pemain dengan karakter fisik kuat.
Ia berpotensi menjadi partner Gustavo Franca di jantung pertahanan. Sementara itu, untuk posisi gelandang, Java United sudah memiliki sejumlah pilihan seperti Jonata Machado dan Kei Hirose.
Java United Tambah Dua Pemain Lokal
Setelah memperkenalkan dua pemain asing, Java United juga melengkapi skuad dengan dua pemain lokal.
Kedua pemain tersebut adalah Yabes Roni dan Fahreza Sudin. Keduanya diharapkan dapat menambah kedalaman skuad Laskar Kepodang Emas dalam menghadapi padatnya kompetisi musim 2026/2027.
Yabes Roni sebelumnya memperkuat Persis Solo pada musim 2025/2026. Sementara itu, Fahreza Sudin menjalani musim sebelumnya bersama PSIM Yogyakarta.
Java United mengumumkan keduanya melalui pernyataan resmi klub.
“Java United FC mengumumkan Yabes Roni dan Fahreza Sudin untuk memperkuat skuad Laskar Kepodang Emas pada musim kompetisi 2026/2027. Sugeng rawuh, Yabes Roni dan Fahreza Sudin!” tulis klub.
Kehadiran dua pemain lokal tersebut memberikan tambahan pilihan bagi tim, khususnya dalam menjalani musim panjang yang menuntut kedalaman skuad.
Java United Kini Punya 9 Pemain Asing
Dengan kedatangan Kei Hirose dan Christian Gomis, jumlah pemain asing yang dimiliki Java United kini mencapai sembilan pemain.
Sebelumnya, klub telah mendatangkan tiga legiun impor baru, yakni Kaio Nunes, Jonata Machado, dan Jorge Meurer.
Ketiga pemain tersebut kemudian bergabung dengan empat pemain asing asal Brasil yang masih dipertahankan dari musim sebelumnya.
Mereka adalah Gustavo Franca, Ciro Alves, Victor Duarte, dan David da Silva.
Dengan demikian, komposisi pemain asing Java United musim 2026/2027 tidak lagi didominasi oleh pemain asal Brasil. Kehadiran Hirose dari Jepang serta Gomis yang berkewarganegaraan Prancis membuat skuad Laskar Kepodang Emas memiliki warna yang lebih beragam.
Ambisi Java United di BRI Super League 2026/2027
Aktivitas Java United di bursa transfer menunjukkan keseriusan klub dalam mempersiapkan diri menghadapi BRI Super League 2026/2027.
Empat pemain baru yang didatangkan sekaligus memberikan tambahan kekuatan di berbagai sektor. Hirose menawarkan pengalaman panjang di sepak bola Indonesia, sementara Gomis memberikan opsi fisik dan kemampuan bermain di lebih dari satu posisi.
Di sisi lain, Yabes Roni dan Fahreza Sudin diharapkan mampu memperkaya pilihan pemain lokal yang tersedia.
Kini tantangan berikutnya berada di tangan tim pelatih untuk meramu seluruh pemain tersebut menjadi skuad yang solid. Dengan komposisi yang semakin lengkap dan sembilan pemain asing dalam daftar mereka, Java United tentu berharap bisa tampil kompetitif dan membuat kejutan di BRI Super League 2026/2027.
BACA JUGA :












