Persita Tangerang mendapatkan tambahan kekuatan di lini belakang untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027. Sosok tersebut adalah Dion Markx, bek muda yang juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-23.
Datang dengan status pinjaman dari Persib Bandung, Dion Markx langsung menunjukkan antusiasme tinggi. Pemain berusia 23 tahun itu mengaku sudah tidak sabar untuk segera turun dan memberikan kontribusi bersama Pendekar Cisadane.
Kehadiran Dion menjadi salah satu bagian dari upaya Persita memperkuat skuad. Terlebih, klub asal Tangerang tersebut memiliki target yang cukup jelas pada musim ini, yakni finis di posisi delapan besar.
Dion Markx Siap Berjuang untuk Persita
Dion Markx resmi bergabung dengan Persita setelah datang dari Persib Bandung dengan status pinjaman.
Bek kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005, tersebut diharapkan mampu menambah kualitas di sektor pertahanan Persita. Pengalamannya sebagai pemain Timnas Indonesia U-23 juga menjadi salah satu modal yang membuat kedatangannya menarik perhatian.
Dion sendiri tidak ingin membuang waktu untuk beradaptasi. Ia sudah menyatakan kesiapannya untuk memberikan kemampuan terbaik setiap kali mendapat kesempatan bermain.
“Saya tidak sabar untuk bisa segera memberikan kontribusi untuk Persita, saya yakin bisa memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan untuk tim dalam mencapai target pada musim ini,” kata Dion Markx.
Di Persita, Dion akan menggunakan nomor punggung 44.
Nomor tersebut akan menjadi identitas barunya saat menjalankan misi bersama klub yang memiliki julukan Pendekar Cisadane tersebut.
Manajemen Persita Percaya pada Kemampuannya
Kedatangan Dion Markx mendapat sambutan positif dari manajemen Persita.
Manajer Persita, Abdurahman, menyebut pihak klub percaya terhadap kemampuan bek muda tersebut. Dion diharapkan dapat memberikan tambahan kekuatan di area pertahanan.
“Kami percaya dengan kemampuan yang dimiliki Dion bisa menambah kekuatan Persita di jantung pertahanan,” kata Abdurahman.
Kepercayaan tersebut menjadi modal awal bagi Dion untuk menunjukkan kualitasnya.
Persita membutuhkan kedalaman skuad yang cukup baik untuk menghadapi kompetisi panjang. Karena itu, tambahan pemain di sektor pertahanan bisa menjadi bagian penting dari persiapan tim.
Dion pun datang dengan kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di bawah arahan pelatih Carlos Pena.
Target Persita: Finis di Delapan Besar
Persita tidak sekadar ingin menjalani musim baru tanpa target. Klub tersebut membidik posisi delapan besar BRI Super League 2026/2027.
Target itu menjadi peningkatan dari pencapaian musim sebelumnya. Pada BRI Super League 2025/2026, Persita mengakhiri kompetisi di peringkat ke-10 klasemen.
Untuk mengejar target baru tersebut, Persita melakukan sejumlah perubahan pada komposisi skuad.
Beberapa pemain anyar yang sudah bergabung antara lain:
- Dion Markx
- Tyronne del Pino dari Spanyol
- Luquinhas dari Brasil
- Alexandre Ramalingom dari Madagaskar
- Sutanto Tan
- Wahyudi Hamisi
Kedatangan sejumlah pemain tersebut memperlihatkan upaya Persita untuk memperkuat tim sebelum menghadapi persaingan musim baru.
Dion menjadi salah satu bagian dari perubahan tersebut, khususnya untuk memperkokoh lini belakang.
Peluang Dion Markx Tampil pada Laga Perdana
Persita akan memulai perjalanan di BRI Super League 2026/2027 dengan pertandingan tandang.
Pendekar Cisadane dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (5/9/2026).
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan pertama bagi Dion untuk menunjukkan potensinya jika dipercaya masuk ke dalam skuad pertandingan.
Pelatih Carlos Pena memiliki pilihan untuk memainkan Dion sejak menit awal atau memberinya kesempatan sebagai pemain pengganti.
Belum ada kepastian mengenai apakah Dion akan langsung menjadi starter. Namun, kehadirannya tentu memberikan tambahan opsi bagi pelatih dalam menyusun lini pertahanan.
Bagi Dion sendiri, kesempatan tampil pada laga perdana tentu bisa menjadi awal yang menarik dalam perjalanan barunya bersama Persita.
Kehadiran Pemain Timnas Jadi Daya Tarik
Status Dion sebagai pemain Timnas Indonesia U-23 turut membuat kedatangannya mendapatkan perhatian dari pendukung Persita.
Fans tentu ingin melihat bagaimana pemain muda tersebut beradaptasi dengan sistem permainan tim barunya.
Apalagi, Persita memiliki target untuk menembus delapan besar. Artinya, setiap pemain yang masuk ke dalam skuad memiliki peran untuk membantu tim mencapai sasaran tersebut.
Dion juga memiliki motivasi pribadi untuk memberikan kontribusi sebanyak mungkin.
Ia tidak ingin hanya menjadi pemain pinjaman yang sekadar melengkapi skuad. Pernyataannya menunjukkan bahwa dirinya ingin memberikan dampak positif setiap kali dipercaya bermain.
Tantangan Baru untuk Dion Markx
Bergabung dengan Persita menghadirkan tantangan baru bagi Dion Markx.
Ia harus beradaptasi dengan rekan-rekan baru, sistem permainan yang diterapkan Carlos Pena, serta tuntutan kompetisi bersama klub barunya.
Pada saat yang sama, Dion juga harus menjaga performanya agar dapat bersaing mendapatkan tempat di starting XI.
Beberapa hal yang akan menjadi perhatian dalam perjalanan Dion bersama Persita adalah:
- Adaptasi dengan tim
Dion harus membangun komunikasi dengan para pemain lain di lini belakang. - Persaingan posisi
Ia perlu menunjukkan konsistensi untuk mendapatkan kepercayaan pelatih. - Target tim
Kontribusinya diharapkan membantu Persita mengejar posisi delapan besar. - Konsistensi performa
Setiap kesempatan bermain akan menjadi momen untuk membuktikan kemampuannya.
Misi 8 Besar Dimulai dari Yogyakarta
Perjalanan Persita untuk mengejar target delapan besar akan dimulai dengan tantangan menghadapi PSIM Yogyakarta.
Bagi Dion Markx, laga tersebut berpotensi menjadi awal dari petualangan barunya bersama Pendekar Cisadane.
Antusiasme sudah disampaikan. Target juga sudah ditetapkan.
Kini, perhatian akan tertuju pada bagaimana Dion menjalankan perannya ketika mendapatkan kesempatan bermain.
Persita membutuhkan kontribusi seluruh pemain jika ingin memperbaiki pencapaian musim lalu. Sementara bagi Dion, periode peminjaman ini bisa menjadi kesempatan penting untuk mendapatkan pengalaman sekaligus menunjukkan kualitasnya.
Dengan status sebagai pemain Timnas Indonesia U-23 dan kepercayaan dari manajemen Persita, ekspektasi tentu akan mengikuti langkahnya.
Namun, semuanya tetap harus dibuktikan di lapangan. Jika mampu beradaptasi dengan cepat dan tampil konsisten, Dion Markx berpeluang menjadi bagian penting dari upaya Persita mengejar target delapan besar BRI Super League 2026/2027.
BACA JUGA :












