1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Drama Liga Champions Pelatih Fenerbahce Mundur Usai Lawan AS Roma

Drama mengejutkan mewarnai pertandingan Fenerbahce kontra AS Roma pada fase liga Liga Champions 2026/2027. Bukan hanya skor 1-1 yang menjadi perhatian, tetapi keputusan mendadak Ismail Kartal untuk mengundurkan diri hanya beberapa menit setelah pertandingan berakhir.

Kartal mengumumkan keputusannya dalam konferensi pers seusai laga. Pelatih berusia 65 tahun tersebut menyatakan bahwa pengunduran dirinya berlaku segera dan ia tidak berniat kembali menangani Fenerbahce.

Keputusan itu sontak membuat suasana di klub asal Turki tersebut memanas. Pasalnya, Presiden Fenerbahce Aziz Yildrim justru menolak pengunduran diri Kartal dan menegaskan sang pelatih masih bertanggung jawab atas tim.

Situasi semakin mengejutkan karena sejumlah pemain Fenerbahce ternyata juga tidak mengetahui rencana tersebut.

Ismail Kartal Mundur Usai Fenerbahce Imbang dengan AS Roma

Fenerbahce mengawali perjalanan mereka di fase liga Liga Champions 2026/2027 dengan hasil imbang 1-1 melawan AS Roma.

Roma sempat membuka keunggulan melalui Bryan Cristante. Fenerbahce kemudian merespons dan mencetak gol penyama kedudukan melalui Archie Brown.

Di atas lapangan, pertandingan tersebut berjalan relatif normal. Namun, situasi berubah drastis setelah peluit akhir.

Dalam konferensi pers, Ismail Kartal tiba-tiba menyampaikan bahwa dirinya memutuskan meninggalkan posisi sebagai pelatih Fenerbahce.

Kartal bahkan menegaskan keputusan tersebut bukan sekadar langkah sementara. Ia menyatakan tidak memiliki niat untuk kembali menangani klub tersebut.

“Saya mengundurkan diri dari posisi ini selagi masih ada waktu. Saya mengundurkan diri dengan pemahaman bahwa saya tidak akan pernah kembali,” ujar Kartal seperti dilansir The Sun.

Kartal juga menyampaikan apresiasi kepada para pemain, presiden klub, manajemen, suporter, media, serta staf yang telah mendukungnya selama berada di Fenerbahce.

Kartal Baru Tiga Bulan Menangani Fenerbahce

Keputusan mundur tersebut menjadi semakin mengejutkan karena Kartal baru sekitar tiga bulan menjalani periode keempatnya sebagai pelatih Fenerbahce.

Menurut Kartal, selama periode tersebut dirinya bersama para pemain telah menjalani latihan dan pemusatan latihan dengan dukungan dari presiden serta jajaran manajemen klub.

Ia menggambarkan periode tersebut sebagai masa yang luar biasa. Namun, setelah pertandingan melawan AS Roma, Kartal merasa keputusan untuk mundur merupakan langkah yang diperlukan.

Kartal juga menyebut keputusan tersebut diambil untuk membuka jalan bagi klub.

Beberapa poin penting dari pernyataan Kartal:

  • Pengunduran diri berlaku segera.
  • Kartal menyatakan tidak berniat kembali menangani Fenerbahce.
  • Ia mengapresiasi dukungan pemain, suporter, media, dan staf.
  • Kartal menyebut keputusan tersebut diambil untuk membuka jalan bagi klub.
  • Pengunduran diri diumumkan hanya beberapa menit setelah laga kontra AS Roma.

Presiden Fenerbahce Justru Tolak Pengunduran Diri

Drama Fenerbahce tidak berhenti pada pernyataan Kartal. Presiden klub Aziz Yildrim langsung memberikan respons berbeda.

Yildrim mengaku tidak mengetahui keputusan pengunduran diri tersebut. Ia bahkan memastikan Kartal masih berstatus sebagai pelatih Fenerbahce.

“Tak satu pun dari kami mengetahui keputusan pengunduran diri tersebut,” kata Yildrim.

Menurut Yildrim, seluruh keluarga besar Fenerbahce harus memberikan dukungan kepada Kartal.

“Saat saya masih di sini, Ismail Kartal adalah pelatih kepala. Dia tidak bisa pergi sampai saya pergi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut membuat status Kartal semakin menarik perhatian. Di satu sisi, sang pelatih sudah menyatakan mundur. Di sisi lain, presiden klub menolak keputusan tersebut dan tetap menganggap Kartal sebagai pelatih kepala.

Pengunduran Diri Kartal Disebut Berkaitan dengan Insiden di Stadion

Yildrim juga mengungkapkan hal lain mengenai keputusan Kartal.

Menurut sang presiden, Kartal membuat keputusan tersebut setelah terkena lemparan botol air ketika pertandingan melawan AS Roma berlangsung.

Namun, dari informasi yang diberikan, belum ada penjelasan lebih jauh mengenai bagaimana insiden tersebut secara langsung memengaruhi keputusan Kartal.

Yang jelas, momen tersebut menjadi salah satu bagian dari drama yang mengiringi pertandingan Fenerbahce kontra Roma.

Hasil pertandingan yang seharusnya menjadi fokus utama justru berubah menjadi pembicaraan mengenai masa depan pelatih.

Archie Brown Ikut Terkejut

Pengunduran diri Ismail Kartal ternyata bukan hanya mengejutkan publik. Pemain Fenerbahce juga mengaku tidak mengetahui kabar tersebut.

Archie Brown menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung kejutan tersebut.

Bek kiri asal Inggris itu baru mengetahui Kartal mengundurkan diri ketika menjalani wawancara seusai pertandingan.

Brown bahkan terlihat terkejut saat mendapatkan pertanyaan mengenai keputusan sang pelatih.

“Maksud Anda dia mengundurkan diri? Saya tidak tahu soal ini,” ujar Brown.

Situasi tersebut menunjukkan betapa mendadaknya keputusan Kartal. Bahkan pemain yang baru saja berada di lapangan bersamanya tidak mengetahui bahwa sang pelatih berencana meninggalkan jabatannya.

Masa Depan Fenerbahce Kini Jadi Sorotan

Dengan adanya pernyataan yang bertolak belakang antara Ismail Kartal dan Aziz Yildrim, masa depan Fenerbahce menjadi tanda tanya besar.

Kartal menyatakan dirinya mundur dan tidak ingin kembali. Sementara itu, Yildrim menegaskan bahwa Kartal masih menjadi pelatih dan tidak bisa pergi selama dirinya masih berada di klub.

Kondisi tersebut membuat perkembangan berikutnya di Fenerbahce layak dinantikan.

Yang pasti, laga pertama Fenerbahce di fase liga Liga Champions 2026/2027 melawan AS Roma meninggalkan cerita jauh lebih besar daripada sekadar skor 1-1.

Drama pengunduran diri Ismail Kartal, penolakan dari presiden klub, hingga keterkejutan pemain membuat pertandingan tersebut menjadi salah satu malam yang penuh kejutan bagi Fenerbahce.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE