1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Madura United Siap Tancap Gas di BRI Super League Usai Jeda FIFA ASEAN Cup 2026

Madura United menemukan momentum positif setelah jeda FIFA ASEAN Cup 2026. Di tengah persaingan ketat BRI Super League 2026/27, Laskar Sape Kerrap justru mampu menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dan perlahan kembali menghuni papan atas.

Perubahan tersebut terasa cukup signifikan jika melihat perjalanan Madura United dalam dua musim sebelumnya. Klub asal Pulau Garam itu sempat kesulitan menjaga konsistensi hingga harus berjuang keras untuk menjauh dari ancaman degradasi.

Kini, situasinya mulai berbeda. Bersama pelatih Ze Gomes, Madura United berhasil meraih tiga kemenangan beruntun. Jeda kompetisi pun dimanfaatkan bukan untuk mendatangkan pemain baru, melainkan memulihkan sejumlah pemain penting yang sebelumnya mengalami cedera.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Madura United menghadapi jadwal padat pada Oktober.

Tiga Kemenangan Bawa Madura United ke Papan Atas

Madura United sedang menikmati periode positif bersama Ze Gomes. Dalam tiga pertandingan, mereka mampu menyapu bersih kemenangan.

Catatan tersebut memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Laskar Sape Kerrap setelah perjalanan yang tidak mudah dalam dua musim sebelumnya.

Alih-alih melakukan perubahan besar pada komposisi skuad di sisa bursa transfer, Madura United memilih memaksimalkan pemain yang sudah tersedia. Jeda kompetisi kemudian menjadi kesempatan untuk mengembalikan kondisi sejumlah pemain pilar.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena kompetisi akan memasuki periode yang lebih padat. Madura United membutuhkan kedalaman skuad agar tetap mampu menjaga performa ketika pertandingan datang dengan jarak waktu yang berdekatan.

Jeda FIFA ASEAN Cup 2026 Dimanfaatkan untuk Pemulihan

Salah satu fokus Madura United selama masa jeda adalah memastikan pemain yang mengalami cedera mendapatkan proses pemulihan secara optimal.

Dokter Madura United, Irsyad Ramadhan, menjelaskan perkembangan kondisi sejumlah pemain. Sebanyak empat pemain saat ini berada dalam proses pemulihan dengan tingkat perkembangan yang berbeda.

Kapten Lulinha menjadi salah satu nama yang paling dinantikan. Pemain asal Brasil tersebut sebelumnya mengalami cedera pada bagian betis kaki kanan dan kiri.

Setelah menjalani pemeriksaan MRI dan mendapatkan injeksi secretome, Lulinha kini telah memasuki fase keempat dalam tahapan pemulihan.

“Setelah dilakukan tindakan MRI dan injeksi secretome, saat ini ia telah memasuki fase 4 tahap pemulihan dengan progres yang cukup baik,” ujar Irsyad.

Kabar tersebut tentu menjadi angin segar bagi Madura United. Kehadiran kembali Lulinha dapat menambah pilihan bagi Ze Gomes ketika tim harus menghadapi rangkaian pertandingan penting di BRI Super League.

Lulinha Segera Kembali, Tiga Pemain Masih Dipantau

Selain Lulinha, terdapat tiga pemain lain yang masih menjalani proses pemulihan. Kondisi masing-masing pemain pun berbeda sehingga membutuhkan penanganan dan waktu yang tidak sama.

Gio Numberi mengalami tightness pada otot hamstring. Menurut penjelasan tim medis, ia tengah menjalani program rehabilitasi dan ditargetkan dapat kembali sekitar satu pekan.

Sementara itu, Moch. Dicky mengalami cedera betis kanan dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk kembali.

Situasi berbeda dialami Jordy Wehrmann. Gelandang tersebut sebelumnya mengalami cedera bahu yang cukup serius sehingga harus menjalani operasi.

Saat ini, Jordy masih fokus menjalani fisioterapi intensif serta penguatan setelah operasi akibat cedera Bankart tear. Perkiraan waktu kepulangannya masih sekitar dua bulan.

Berikut perkembangan empat pemain Madura United:

  • Lulinha: memasuki fase keempat pemulihan dengan progres yang cukup baik.
  • Gio Numberi: menjalani rehabilitasi akibat tightness otot hamstring, dengan target kembali sekitar satu minggu.
  • Moch. Dicky: menjalani pemulihan cedera betis kanan dengan estimasi sekitar dua minggu.
  • Jordy Wehrmann: fokus pada fisioterapi dan penguatan pascaoperasi, dengan estimasi kembali sekitar dua bulan.

Madura United Dihadapkan Jadwal Padat pada Oktober

Kembalinya sejumlah pemain tentu sangat dibutuhkan karena Madura United akan menghadapi jadwal yang cukup padat sepanjang Oktober.

Laskar Sape Kerrap dijadwalkan menjalani lima pertandingan. Rangkaian tersebut akan dimulai dengan pertandingan tandang melawan Persik Kediri pada 9 Oktober.

Setelah itu, Madura United kembali bermain di kandang dengan menghadapi Bhayangkara FC pada 16 Oktober.

Tantangan semakin besar menjelang akhir bulan. Persib Bandung dijadwalkan datang pada 22 Oktober sebelum Madura United menjalani dua pertandingan tandang secara beruntun.

Pertama, mereka akan bertandang menghadapi Persebaya Surabaya pada 26 Oktober. Lima hari kemudian, perjalanan dilanjutkan ke markas PSM Makassar pada 31 Oktober.

Jadwal tersebut membuat kondisi fisik dan kedalaman skuad menjadi faktor penting bagi Madura United.

Konsistensi Jadi Tantangan Berikutnya

Tiga kemenangan beruntun memberikan modal positif bagi Madura United. Namun, tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi ketika kompetisi kembali berjalan dengan intensitas tinggi.

Kembalinya beberapa pemain dari cedera bisa memberikan tambahan opsi bagi Ze Gomes. Pada saat yang sama, tim medis masih harus memastikan setiap pemain benar-benar siap sebelum kembali tampil dalam pertandingan kompetitif.

Bagi Madura United, jeda FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi sekaligus memulihkan kondisi skuad. Performa positif sebelum jeda juga menjadi modal penting untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.

Kini perhatian Laskar Sape Kerrap tertuju pada jadwal Oktober. Lima pertandingan akan menjadi ujian penting bagi Madura United untuk melihat sejauh mana perubahan positif bersama Ze Gomes bisa dipertahankan.

Jika momentum tersebut mampu dijaga, persaingan Madura United di papan atas BRI Super League 2026/27 akan semakin menarik untuk diikuti.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE