Partai final FIFA ASEAN Cup 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar Asia Tenggara, Thailand dan Timnas Indonesia. Menariknya, kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, mengaku sudah membayangkan pertemuan tersebut sejak awal turnamen.
Thailand memastikan tiket ke final setelah finis sebagai pemuncak Grup B. Meski harus menelan kekalahan dari Filipina pada laga terakhir fase grup, hasil sebelumnya cukup untuk membawa tim Gajah Perang melangkah ke pertandingan puncak.
Sementara itu, Timnas Indonesia menjadi juara Grup A setelah mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan.
Pertemuan kedua tim pun menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Terlebih, pertandingan final akan berlangsung di kandang Indonesia, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Chanathip Sudah Membayangkan Final Lawan Indonesia
Chanathip Songkrasin mengungkapkan bahwa duel Thailand melawan Indonesia sebenarnya sudah terlintas dalam pikirannya sejak awal FIFA ASEAN Cup 2026.
Gelandang berusia 32 tahun tersebut mengaku telah membayangkan kemungkinan Thailand bertemu Timnas Indonesia di partai final.
“Sejak awal turnamen FIFA ASEAN Cup ini dimulai, saya sudah membayangkan di dalam kepala bahwa kami kemungkinan akan bertanding di final melawan Indonesia,” ungkap Chanathip.
Pertemuan tersebut akhirnya benar-benar terjadi setelah kedua negara berhasil melewati fase grup dan mengamankan posisi teratas di grup masing-masing.
Bagi Thailand, tiket final diraih setelah mereka mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan Grup B.
Thailand Sempat Tumbang dari Filipina
Perjalanan Thailand menuju final tidak sepenuhnya mulus.
Pada pertandingan terakhir Grup B, Thailand harus mengakui keunggulan Filipina dengan skor 1-2. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (2/10/2026).
Kekalahan itu menjadi hasil berbeda dibandingkan dua pertandingan sebelumnya.
Thailand sebelumnya berhasil meraih kemenangan 4-0 atas Pakistan. Setelah itu, tim Gajah Perang kembali mendapatkan tiga poin setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0.
Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Thailand sebelum menghadapi Filipina.
Meski kalah pada laga terakhir, Thailand tetap mampu mengakhiri fase grup di posisi teratas dan melanjutkan perjalanan ke final.
Timnas Indonesia Jadi Lawan di Partai Puncak
Di final, Thailand akan menghadapi Timnas Indonesia yang berstatus sebagai tuan rumah.
Skuad Garuda berhasil menjadi juara Grup A dengan mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Kevin Diks dan kawan-kawan unggul dalam produktivitas gol atas Malaysia yang juga memiliki nilai sama.
Situasi tersebut membuat pertandingan final semakin menarik karena kedua tim sama-sama berhasil keluar sebagai pemuncak grup.
Chanathip pun menyadari bahwa menghadapi Indonesia di partai puncak bukan perkara mudah.
“Kami tentu ingin menang, tetapi Timnas Indonesia adalah tim yang sangat kuat saat ini. Kami sangat menantikan pertemuan tersebut,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Thailand datang ke final dengan ambisi untuk memenangkan pertandingan, tetapi tetap melihat Indonesia sebagai lawan yang harus dihadapi dengan serius.
Chanathip Antusias Bermain di SUGBK
Selain berbicara mengenai lawan yang akan dihadapi, Chanathip juga mengaku antusias menyambut atmosfer pertandingan di Jakarta.
Ia ingin kembali merasakan suasana pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipenuhi pendukung Indonesia.
Bagi pemain berpengalaman seperti Chanathip, atmosfer pertandingan di stadion dengan jumlah suporter besar menjadi bagian menarik dari sebuah pertandingan internasional.
“Tentu saja saya sangat ingin bermain di kandang Indonesia yang dipenuhi banyak pendukung. Pendukung Indonesia sangat luar biasa, dan saya pikir mungkin ada banyak tim lain yang juga mendukung kami,” katanya.
Antusiasme tersebut menambah daya tarik menjelang pertandingan final.
Indonesia akan mendapatkan dukungan langsung dari publik tuan rumah, sementara Thailand harus mempersiapkan diri menghadapi atmosfer yang kemungkinan akan sangat berbeda dibandingkan pertandingan fase grup.
Thailand Datang dengan Target Juara
Chanathip menegaskan bahwa Thailand tidak datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 hanya untuk sekadar menjalani turnamen.
Tim Gajah Perang memiliki ambisi untuk meraih gelar juara. Karena itu, pertandingan melawan Indonesia di final akan menjadi kesempatan untuk mewujudkan target tersebut.
Meski begitu, Chanathip memahami bahwa perjalanan menuju trofi tidak akan mudah.
Indonesia memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dan juga tampil sebagai juara Grup A. Di sisi lain, Thailand telah menunjukkan kemampuannya melewati persaingan Grup B dan mengamankan tiket ke final.
Beberapa hal yang membuat duel Thailand vs Indonesia menarik untuk dinantikan antara lain:
- Thailand berstatus juara Grup B.
- Indonesia menjadi juara Grup A.
- Thailand memiliki enam poin dari tiga pertandingan grup.
- Indonesia mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
- Chanathip sudah membayangkan pertemuan kedua tim sejak awal turnamen.
- Final akan berlangsung di SUGBK, Jakarta.
- Thailand datang dengan ambisi untuk menjadi juara.
Pertemuan yang Sudah Dibayangkan Chanathip
Pernyataan Chanathip mengenai kemungkinan bertemu Indonesia akhirnya menjadi kenyataan.
Sejak awal turnamen, kapten Thailand tersebut sudah membayangkan skenario pertandingan final melawan Timnas Indonesia. Kini, kedua tim benar-benar akan bertemu dalam perebutan gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk menunjukkan perkembangan mereka sepanjang turnamen.
Thailand memiliki pengalaman dan kualitas yang membuat mereka mampu mencapai final, sementara Indonesia akan tampil di hadapan pendukung sendiri.
Dengan ambisi Thailand untuk menjadi juara dan keinginan Indonesia memanfaatkan status tuan rumah, duel di SUGBK dipastikan menjadi penutup yang menarik untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
BACA JUGA :












