1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : 4 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Pernah Dimainkan John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026

Perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir manis setelah Skuad Garuda berhasil mengangkat trofi usai mengalahkan Thailand di partai final. Namun, di balik keberhasilan tersebut, ada sejumlah pemain yang harus melewati turnamen tanpa merasakan atmosfer pertandingan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memang tidak banyak melakukan rotasi selama empat pertandingan yang dijalani. Persaingan ketat di setiap posisi membuat beberapa pemain lebih sering berada di bangku cadangan.

Setidaknya ada empat nama yang sama sekali tidak mendapatkan menit bermain sejak fase penyisihan hingga final FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka tetap menjadi bagian dari skuad dan mengikuti perjalanan tim, tetapi kesempatan tampil belum datang.

Berikut empat pemain Timnas Indonesia yang tidak dimainkan John Herdman sepanjang turnamen.

Nadeo Argawinata Tak Mendapat Kesempatan di Bawah Mistar

Nadeo Argawinata menjadi salah satu pemain yang harus bersabar sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026. Kiper Persija Jakarta tersebut tidak mendapatkan kesempatan tampil meski masuk dalam skuad Timnas Indonesia.

Persaingan di posisi penjaga gawang memang sangat ketat. John Herdman memilih Maarten Paes untuk mengawal gawang pada dua pertandingan pertama.

Keputusan tersebut terbukti berjalan baik karena Timnas Indonesia mampu mencatatkan dua clean sheet. Maarten Paes tampil ketika menghadapi Singapura dan Malaysia.

Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura, kemudian bermain imbang 0-0 melawan Malaysia.

Pada dua pertandingan berikutnya, Herdman memberikan kesempatan kepada Emil Audero. Situasi tersebut membuat Nadeo tetap berada di bangku cadangan hingga pertandingan terakhir.

Dengan demikian, Nadeo harus mengakhiri FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa satu pun penampilan.

Jordi Amat Terjebak Persaingan di Lini Belakang

Nama berikutnya adalah Jordi Amat. Bek Persija Jakarta ini juga tidak memperoleh menit bermain selama Timnas Indonesia menjalani perjalanan menuju gelar juara.

John Herdman tampaknya sudah menemukan kombinasi yang dipercaya untuk mengisi tiga posisi bek tengah. Kevin Diks, Elkan Baggott, dan Justin Hubner menjadi pilihan utama dalam empat pertandingan.

Ketiganya selalu dipercaya sebagai starter di lini belakang.

Kondisi tersebut membuat Jordi Amat harus menerima peran sebagai pemain cadangan. Meskipun memiliki pengalaman, ia tidak mendapatkan kesempatan untuk masuk ke lapangan sepanjang turnamen.

Situasi ini sekaligus menunjukkan ketatnya persaingan di sektor pertahanan Timnas Indonesia. Ketika komposisi utama berjalan sesuai rencana, ruang untuk melakukan perubahan menjadi semakin terbatas.

Dion Markx Masih Harus Menunggu Debut

Dion Markx juga menjadi salah satu pemain yang belum mendapatkan kesempatan tampil bersama Timnas Indonesia senior dalam FIFA ASEAN Cup 2026.

Bek muda Persita Tangerang yang berstatus pinjaman dari Persib Bandung tersebut masuk sebagai salah satu pemain dengan usia paling muda di skuad.

Usianya yang masih 21 tahun membuat pengalaman di level senior menjadi bagian penting dari proses perkembangannya. Namun, pada turnamen kali ini, Dion belum memperoleh kesempatan untuk mencatatkan debut.

Sepanjang empat pertandingan, namanya tetap berada di bangku cadangan. Herdman memilih pemain yang lebih dulu mendapatkan kepercayaan untuk mengisi sektor pertahanan.

Bagi Dion, pengalaman mengikuti turnamen bersama skuad senior tetap menjadi modal penting. Ia kini masih harus menunggu kesempatan berikutnya untuk mendapatkan menit bermain dan mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia.

Rizky Eka Pratama Kalah Bersaing di Sektor Sayap

Rizky Eka Pratama melengkapi daftar empat pemain yang tidak mendapatkan menit bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.

Winger PSM Makassar tersebut menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di area sayap Timnas Indonesia.

John Herdman memiliki beberapa pilihan lain untuk posisi tersebut, termasuk Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, dan Luke Vickery. Kehadiran sejumlah pemain tersebut membuat persaingan untuk masuk ke dalam susunan pemain menjadi semakin sulit.

Bahkan ketika melakukan pergantian pemain, Herdman lebih sering mengandalkan nama-nama yang sudah menjadi bagian dari rencana permainannya.

Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan menjadi beberapa pemain yang digunakan sebagai opsi pengganti. Namun, keduanya pun mendapatkan menit bermain yang relatif minim.

Situasi tersebut membuat Rizky Eka harus menerima kenyataan bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir tanpa penampilan.

Empat Pemain Ini Tetap Bagian dari Perjalanan Juara

Tidak mendapatkan menit bermain tentu bukan berarti keempat pemain tersebut tidak memiliki peran dalam perjalanan Timnas Indonesia.

Dalam sebuah turnamen, keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh pemain yang berada di lapangan. Pemain cadangan juga tetap menjadi bagian dari skuad yang menjalani latihan, persiapan pertandingan, serta perjalanan hingga pertandingan final.

Keempat nama tersebut adalah:

  • Nadeo Argawinata – tidak dimainkan di posisi penjaga gawang.
  • Jordi Amat – tidak mendapatkan menit bermain di lini pertahanan.
  • Dion Markx – belum mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia senior.
  • Rizky Eka Pratama – belum mendapat kesempatan bermain di sektor sayap.

Minimnya rotasi John Herdman membuat persaingan di dalam skuad semakin terlihat. Pelatih asal Inggris tersebut lebih banyak mempertahankan pemain yang sudah dianggap cocok dengan skema permainan selama turnamen.

Menanti Kesempatan di Agenda Berikutnya

FIFA ASEAN Cup 2026 mungkin belum menjadi turnamen bagi empat pemain tersebut untuk menunjukkan kemampuan di atas lapangan. Namun, perjalanan mereka bersama Timnas Indonesia belum tentu berhenti sampai di sini.

Kemenangan di final atas Thailand menjadi penutup sempurna bagi Skuad Garuda. Sementara bagi Nadeo Argawinata, Jordi Amat, Dion Markx, dan Rizky Eka Pratama, tantangan berikutnya adalah kembali mendapatkan kepercayaan.

Persaingan di dalam skuad akan terus berjalan. Jika mampu mempertahankan performa di level klub dan memenuhi kebutuhan taktik pelatih, peluang untuk mendapatkan menit bermain pada agenda Timnas Indonesia berikutnya tetap terbuka.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE