Persib Bandung mengawali perjalanan di ASEAN Club Championship (ACC) atau Shopee Cup 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. Sempat tertinggal lebih dulu, Maung Bandung berhasil membalikkan keadaan dan menaklukkan Port FC dengan skor 3-1 di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis (8/10/2026) malam WIB.
Di balik kemenangan tersebut, Luka Menalo mengungkap faktor penting yang membantu Persib bangkit pada babak kedua. Menurut pemain asal Kroasia itu, kekompakan dan sikap saling mendukung menjadi bagian penting dari keberhasilan tim, tanpa ada pemain yang mengutamakan kepentingan pribadi.
Menalo sendiri tampil menonjol dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Namun, ia menegaskan bahwa kontribusi individu bukanlah hal utama. Baginya, kemenangan Persib merupakan hasil kerja sama seluruh pemain yang mampu menjalankan perubahan strategi dengan baik.
Luka Menalo Ungkap Kunci Comeback Persib atas Port FC
Persib Bandung harus menghadapi situasi sulit ketika Port FC lebih dulu membuka keunggulan melalui Jude Soonsup-Bell dari titik penalti. Hadiah penalti diberikan setelah Ikhwan Tanamal melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Tertinggal di markas lawan, Persib tidak langsung menemukan jalan untuk membalikkan keadaan. Namun, tim asuhan Bojan Hodak tersebut mampu meningkatkan permainan setelah memasuki babak kedua dan akhirnya mencetak tiga gol pada menit-menit akhir.
Mariano Peralta membuka kebangkitan Persib lewat gol pada menit ke-87. Berguinho kemudian membawa Maung Bandung berbalik unggul melalui gol pada menit ke-90+2, sebelum Luka Menalo memastikan kemenangan 3-1 pada menit ke-90+5.
Menalo mengakui pertandingan tersebut tidak berjalan mudah. Ia menilai kemampuan tim beradaptasi dan mengubah pendekatan permainan menjadi salah satu faktor yang membantu Persib mengatasi perlawanan tuan rumah.
“Senang bisa meraih kemenangan. Ini pertandingan yang sulit. Kami sudah tahu bahwa pertandingan akan berjalan sulit. Namun, kami bisa beradaptasi dan mengubah sistem,” kata Menalo selepas pertandingan.
Kemenangan ini memperlihatkan bagaimana Persib tetap berusaha mencari solusi ketika pendekatan awal belum memberikan hasil yang diharapkan.
Perubahan Strategi Jadi Pembeda pada Babak Kedua
Menurut Luka Menalo, Persib menjalani pertandingan dengan karakter permainan yang berbeda pada masing-masing babak. Pada paruh pertama, Maung Bandung lebih banyak menjaga organisasi pertahanan dan memberikan ruang bagi Port FC untuk menguasai bola.
Pendekatan tersebut membuat Persib berusaha mempertahankan struktur tim sambil menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan.
“Babak pertama memiliki karakter permainan yang berbeda. Kami membiarkan mereka menguasai bola, bermain kompak, dan bertahan,” jelas Menalo.
Situasi kemudian berubah setelah turun minum. Persib mulai meningkatkan tekanan terhadap pemain Port FC dan mencoba memanfaatkan ruang yang muncul ketika lawan kehilangan keseimbangan.
Masuknya Mariano Peralta dan Thom Haye turut menjadi bagian dari perubahan permainan Persib. Tim tampil lebih agresif dan mampu menciptakan ancaman melalui serangan balik.
“Pada babak kedua, kami mengubah sistem, menekan mereka, dan mencetak tiga gol melalui serangan balik,” kata Menalo.
Perubahan tersebut menjadi faktor penting dalam comeback Persib. Ketika ruang di pertahanan Port FC mulai terbuka, para pemain Maung Bandung memiliki kesempatan lebih besar untuk menyerang dengan cepat.
Tak Ada Ego, Persib Bermain seperti Keluarga
Selain perubahan taktik, Luka Menalo menyoroti kekompakan sebagai salah satu kekuatan Persib Bandung. Ia merasa para pemain mampu menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian pribadi.
Menurutnya, setiap pemain bersedia menjalankan peran yang dibutuhkan, baik ketika tim harus bertahan maupun saat memperoleh kesempatan menyerang.
“Jadi saya rasa kami semua bermain seperti sebuah keluarga, seperti tim yang sebenarnya. Tidak ada ego di dalam tim ini,” ungkap Menalo.
Pernyataan tersebut menggambarkan pentingnya kerja sama dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Persib membutuhkan kontribusi dari banyak pemain untuk mengatasi tekanan Port FC dan memaksimalkan peluang pada babak kedua.
Dalam sepak bola, perubahan strategi tidak akan berjalan efektif apabila pemain hanya berfokus pada peran masing-masing tanpa memperhatikan kebutuhan tim. Karena itu, komunikasi, kedisiplinan, dan kesediaan menjalankan instruksi menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan permainan.
Bagi Menalo, kebersamaan tersebut juga membuatnya menikmati suasana di dalam skuad Persib.
“Saya sangat senang bermain bersama para pemain ini dan berada di ruang ganti bersama mereka,” pungkasnya.
Satu Gol dan Satu Assist, Menalo Utamakan Kontribusi untuk Tim
Luka Menalo menjadi salah satu pemain yang berperan dalam kemenangan Persib atas Port FC. Selain mencetak gol pada menit ke-90+5, pemain asal Kroasia tersebut juga mencatatkan satu assist.
Kontribusi itu membantu Persib menyelesaikan comeback dengan kemenangan 3-1. Meski demikian, Menalo tidak ingin menjadikan statistik individu sebagai fokus utama.
Ia menilai setiap pemain harus siap menjalankan tugas sesuai kebutuhan pertandingan. Ada kalanya seorang pemain perlu membantu pertahanan, sementara pada kesempatan lain ia harus berkontribusi melalui gol atau assist.
“Tentu, itu sangat berarti, terutama dalam pertandingan seperti ini. Saya sangat senang bisa membantu tim,” imbuh Menalo.
Ia juga menegaskan kesediaannya menjalankan peran berbeda demi kepentingan Persib.
“Jika dalam satu pertandingan saya harus bertahan dan membantu secara defensif, saya siap melakukannya. Jika pada pertandingan lain saya harus mencetak gol atau memberikan assist, saya juga sangat senang melakukannya,” tambahnya.
Sikap tersebut sejalan dengan pesan Menalo mengenai pentingnya menghilangkan ego di dalam tim. Baginya, keberhasilan kolektif lebih penting daripada sekadar pencapaian individu.
Kemenangan Penting untuk Perjalanan Persib di Shopee Cup
Kemenangan 3-1 atas Port FC menjadi awal positif bagi Persib Bandung dalam persaingan Grup B ASEAN Club Championship 2026/2027.
Maung Bandung tidak hanya membawa pulang hasil pertandingan yang menggembirakan, tetapi juga menunjukkan kemampuan beradaptasi ketika menghadapi situasi sulit di kandang lawan.
Dari pertandingan tersebut, ada beberapa hal penting yang menjadi sorotan:
- Adaptasi taktik: Persib mengubah pendekatan permainan setelah turun minum.
- Serangan balik efektif: Ruang yang terbuka dimanfaatkan untuk menciptakan peluang.
- Kontribusi kolektif: Tiga gol pada babak kedua melibatkan peran para pemain dalam membangun serangan.
- Kekompakan tim: Menalo menegaskan bahwa tidak ada ego yang lebih penting daripada kepentingan bersama.
Meski demikian, Persib masih harus menjaga konsistensi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Kemenangan atas Port FC menjadi modal awal, tetapi perjalanan di Shopee Cup masih membutuhkan kerja keras dan fokus.
Pesan Luka Menalo mengenai kebersamaan menjadi salah satu hal menarik dari comeback tersebut. Bagi Persib, kemampuan bermain sebagai satu kesatuan bisa menjadi bekal penting untuk terus bersaing di level Asia Tenggara.
BACA JUGA :












