Diego Simeone tidak ingin Atletico Madrid meremehkan Manchester United meski Setan Merah sedang mengalami periode sulit di Premier League. Menjelang pertemuan kedua tim di Liga Champions, pelatih asal Argentina itu menegaskan bahwa MU tetap memiliki kualitas dan kecepatan yang bisa merepotkan siapa pun.
Atletico Madrid akan menjamu Manchester United di Stadion Metropolitano pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki hasil setelah mengawali kompetisi dengan tantangan masing-masing.
Manchester United datang dengan tekanan besar setelah gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di Premier League. Hasil imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur, yang bermain dengan 10 pemain, membuat performa tim asuhan Michael Carrick kembali menjadi sorotan.
Di sisi lain, Atletico Madrid juga membutuhkan hasil positif setelah kalah 1-2 dari Liverpool pada pertandingan pembuka. Meski bermain di kandang sendiri, Los Rojiblancos tetap harus mewaspadai potensi kebangkitan MU.
Diego Simeone Tak Ingin Atletico Madrid Meremehkan MU
Diego Simeone memahami bahwa hasil pertandingan terakhir Manchester United belum sesuai harapan. Namun, ia menilai situasi tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa Setan Merah kehilangan kemampuan bersaing.
Menurut Simeone, Manchester United memiliki karakter permainan yang dapat menimbulkan masalah bagi Atletico Madrid. Tekanan tinggi, kemampuan menutup ruang, serta kecepatan para pemain menjadi sejumlah aspek yang harus diantisipasi.
“Kami menghadapi lawan yang menerapkan tekanan intens di area pertahanan lawan, menutup ruang dengan cepat, dan memiliki pemain-pemain dengan kecepatan,” ujar Simeone dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
Ia juga mengingatkan bahwa hasil yang kurang memuaskan tidak menghapus kualitas yang dimiliki Manchester United.
“Terlepas dari hasil-hasil terbaru mereka, termasuk banyak pertandingan yang berakhir imbang, mereka masih mampu menciptakan ancaman seperti yang mereka tunjukkan tahun lalu. Mereka adalah tim yang kuat,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Simeone memilih melihat Manchester United secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan performa mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.
Bagi Atletico Madrid, pendekatan ini penting karena satu kesalahan dapat memberikan kesempatan kepada lawan untuk mencetak gol. Apalagi, pertandingan Liga Champions sering menghadirkan tekanan berbeda dibandingkan laga liga domestik.
David Hancko Ingatkan Kualitas Manchester United
Peringatan agar tidak meremehkan Manchester United juga datang dari bek Atletico Madrid, David Hancko. Ia menilai klub asal Inggris tersebut masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi meskipun belum mengawali musim dengan baik.
Hancko menyoroti pencapaian Manchester United pada musim sebelumnya di Premier League. Setan Merah finis di posisi ketiga setelah mendapatkan dampak positif dari kedatangan Michael Carrick yang menggantikan Ruben Amorim pada pertengahan musim.
Menurut Hancko, pencapaian tersebut menjadi salah satu alasan Atletico Madrid harus tetap serius mempersiapkan diri.
“Musim lalu di Premier League, yang merupakan liga terbaik di dunia, mereka menjalani musim yang hebat,” kata Hancko.
Ia mengakui bahwa Manchester United belum menunjukkan performa terbaik pada awal musim 2026/2027. Meski demikian, kualitas pemain dan reputasi klub tetap menjadi faktor yang patut diperhitungkan.
“Mereka memiliki pemain-pemain hebat dan tidak diragukan lagi merupakan klub raksasa. Kami harus bermain dengan kemampuan 100 persen untuk menang,” tambahnya.
Komentar Hancko menegaskan bahwa Atletico Madrid tidak ingin terlena oleh kesulitan yang sedang dialami lawannya. Mereka tetap harus menampilkan permainan terbaik jika ingin meraih hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Atletico Madrid Juga Membutuhkan Kebangkitan
Meski Manchester United sedang menjadi sorotan, Atletico Madrid juga memiliki pekerjaan rumah menjelang pertandingan ini.
Kekalahan 1-2 dari Liverpool pada laga pembuka membuat tim asuhan Simeone membutuhkan respons yang lebih baik. Bermain di Stadion Metropolitano bisa memberikan keuntungan dari sisi dukungan suporter, tetapi Atletico tetap harus membuktikan kualitasnya di lapangan.
Salah satu perhatian tertuju pada lini serang, khususnya Julian Alvarez. Penyerang asal Argentina itu belum mencetak gol pada awal musim 2026/2027 dan baru menyumbangkan satu assist, yang tercipta ketika Atletico menghadapi Liverpool.
Perjalanannya juga terganggu masalah cedera sehingga performanya belum mencapai level yang diharapkan.
Kondisi tersebut membuat kontribusi Alvarez menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan. Atletico membutuhkan efektivitas di depan gawang agar peluang yang tercipta dapat dimaksimalkan menjadi gol.
Namun, Simeone tidak ingin kontribusi penyerangnya hanya dinilai berdasarkan statistik gol. Ia melihat Alvarez sebagai pemain yang juga berperan dalam membangun kerja sama dan membantu permainan tim.
Diego Simeone Berharap Julian Alvarez Kembali Tajam
Simeone mengakui bahwa gol memiliki arti penting bagi seorang penyerang. Gol dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus memberikan dampak langsung terhadap hasil pertandingan.
Meski begitu, ia tetap memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Alvarez di luar penyelesaian akhir.
“Penyerang dengan karakteristik seperti Julian selalu membutuhkan gol, bukan hanya dia,” ujar Simeone.
“Di luar kemampuan penyelesaiannya, dia pemain yang mengutamakan tim dan mampu menjalin kerja sama dengan baik. Dia memiliki lebih banyak kemampuan daripada sekadar mencetak gol,” lanjutnya.
Simeone juga menyinggung penampilan Alvarez pada babak kedua pertandingan melawan Alaves. Ia berharap sang pemain dapat terus berkembang dan kembali mencapai performa terbaiknya.
“Dia menjalani babak kedua yang hebat pada laga lainnya melawan Alaves. Semoga dia bisa terus berkembang hingga mencapai level permainan yang kita semua harapkan,” tutur Simeone.
Jika Alvarez mampu meningkatkan kontribusinya, Atletico Madrid akan memiliki tambahan opsi untuk membongkar pertahanan Manchester United. Namun, keberhasilan tim tuan rumah tetap bergantung pada kerja sama seluruh pemain, bukan hanya ketajaman satu penyerang.
Duel Atletico Madrid vs Manchester United Jadi Ujian Penting
Pertemuan Atletico Madrid dan Manchester United menghadirkan tantangan bagi kedua pelatih. Simeone ingin timnya bangkit setelah kalah dari Liverpool, sedangkan Carrick membutuhkan respons positif setelah rangkaian hasil mengecewakan di Premier League.
Beberapa faktor yang patut diperhatikan dalam pertandingan ini meliputi:
- Tekanan tinggi Atletico Madrid: Manchester United perlu menjaga ketenangan ketika membangun serangan dari lini belakang.
- Kecepatan pemain MU: Atletico harus mengantisipasi serangan cepat yang berpotensi membuka ruang di pertahanan.
- Efektivitas Julian Alvarez: Ketajaman lini depan dapat menjadi faktor penting bagi tim tuan rumah.
- Mentalitas Manchester United: Respons para pemain terhadap tekanan akan memengaruhi jalannya pertandingan.
Diego Simeone sudah menegaskan bahwa kondisi Manchester United saat ini bukan alasan bagi Atletico Madrid untuk mengurangi kewaspadaan. Sebaliknya, mereka harus tampil maksimal untuk menghadapi lawan yang masih memiliki banyak pemain berkualitas.
Kini, kedua tim dituntut membuktikan kemampuan mereka di lapangan. Apakah Atletico Madrid mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, atau justru Manchester United yang berhasil menjadikan pertandingan ini sebagai momentum kebangkitan?
BACA JUGA :












