Bhayangkara FC menunjukkan performa matang dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 dengan drama penuh emosi di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat malam (16/10/2026), tim tamu berhasil meraih hasil imbang 3-3 melawan Madura United, meskipun harus bermain dengan 10 pemain setelah Jefferson Brenes menerima kartu merah.
Pertandingan Penuh Ketegangan
Pertandingan ini menjadi ajang unjuk gigi Bhayangkara FC, yang sukses mempertahankan catatan tanpa kekalahan di fase awal liga. Laga dimulai cukup menarik, dengan Bhayangkara FC unggul terlebih dahulu berkat gol dari Jefferson Brenes pada menit ke-26. Namun, Madura United tak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan.
Setelah kemudian kembali memimpin 2-1 lewat gol Matías Ocampo pada menit ke-71, skenario tak terduga pun terjadi. Dalam menit-menit akhir, Madura United berhasil berbalik unggul 3-2 melalui Danilo Santacruz. Meski demikian, semangat juang tinggi dari skuad Bhayangkara FC membuahkan hasil ketika Sani Rizki Fauzi mencetak gol penyelamat pada menit ke-90+2, membuat skor imbang 3-3.
Drama laga ini juga diwarnai dengan kartu merah yang diterima Jefferson Brenes pada menit ke-62, yang membuat Bhayangkara FC harus berjuang lebih ekstra dengan satu pemain kurang. Meski demikian, tim besutan Oscar Bruzon menunjukkan determinasi luar biasa untuk tidak kalah meski dalam keadaan pincang.
Komentar Pelatih dan Harapan ke Depan
Usai pertandingan, Oscar Bruzon memberikan pujian kepada performa anak asuhnya. Ia mengungkapkan bahwa strategi yang diterapkannya selama laga berhasil dilaksanakan dengan baik oleh pemain. “Hingga menit ke-51, kami dapat meredam semua ancaman dari Madura United, dan permainan kami tetap di bawah kendali,” ungkap Bruzon.
Namun, ia juga membahas tentang dampak dari kartu merah yang diterima Brenes. “Setelah itu, kami mencoba menyesuaikan taktik dan melakukan pergantian pemain untuk mencegah lawan mengambil keuntungan lebih jauh. Saya sangat menghargai semangat yang ditunjukkan oleh para pemain pada 20 menit terakhir pertandingan, meski hanya dengan 10 orang,” tambahnya.
Bruzon merasa optimis dengan performa timnya, meskipun masih ada beberapa peluang emas yang terbuang di akhir laga. “Kami hampir saja mencetak gol lagi, dan meski tidak meraih kemenangan, kami tetap bersyukur bisa membawa pulang satu poin dari kandang lawan,” katanya. Tambahan satu poin tersebut membuat Bhayangkara FC kini berada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan tujuh poin dari satu kemenangan dan empat seri.
Dalam laga selanjutnya, Bhayangkara FC dijadwalkan akan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lamung pada Selasa mendatang (20/10/2026). Sebagai tim yang dibentuk oleh POLRI, Bhayangkara FC terus beradaptasi dan berjuang keras untuk meraih posisi yang lebih baik di klasemen liga.
BACA JUGA :












