1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP: Karim Rossi Dorong Klub BRI Super League Beri Lebih Banyak Kesempatan untuk Pemain Lokal

Karim Rossi, pemain Dewa United, menyatakan bahwa klub-klub di BRI Super League seharusnya memberikan lebih banyak kesempatan kepada pemain lokal untuk menunjukkan potensinya. Menurutnya, regulasi yang memperbolehkan pendaftaran 11 pemain asing terlalu membebani liga dan tidak otomatis meningkatkan kualitas permainan.

Tantangan Pemain Lokal di BRI Super League

Berdasarkan aturan terbaru di BRI Super League edisi 2026/2027, klub dapat mendaftarkan hingga sebelas pemain asing. Namun, tidak semua dari mereka dapat bermain sekaligus, hanya delapan yang diizinkan tampil di babak pertama, sementara sisanya harus menunggu di bangku cadangan. Dalam wawancara, Rossi menekankan bahwa lebih banyak pemain asing tidak berarti liga akan lebih baik. Ia berpendapat bahwa lebih penting untuk memiliki pemain asing berkualitas tinggi alih-alih jumlah pemain asing yang banyak.

“Saya tidak mengatakan bahwa banyaknya pemain asing akan memperbaiki liga. Yang saya maksudkan adalah kualitas pemain yang lebih baik akan memberikan dampak yang positif,” tegas Rossi. Komentar ini muncul di tengah kritik terhadap tingginya jumlah pemain asing yang berpotensi menghambat perkembangan pemain lokal yang seharusnya diberikan ruang untuk tumbuh dan berkontribusi dalam kompetisi.

Rossi pun merekomendasikan agar klub hanya mendaftarkan delapan pemain asing, sementara ruang yang tersisa diperuntukkan bagi pemain lokal. “Sebaiknya, klub memiliki delapan pemain asing yang hebat namun tetap memberi kesempatan bagi pemain lokal untuk berkembang,” ujarnya. Ia percaya bahwa kebijakan tersebut akan berkontribusi pada perbaikan kualitas Timnas Indonesia yang saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan dalam pentas internasional.

Mendorong Pertumbuhan Pemain Muda

Lebih lanjut, Rossi mengungkapkan kerinduannya terhadap kehadiran striker muda Indonesia yang berpotensi bersinar di BRI Super League. Dia menyoroti penampilan Ramadhan Sananta dan Arkhan Kaka sebagai contoh talenta muda yang perlu didukung untuk berkembang di liga. “Kita semua tahu siapa Ramadhan Sananta dan Arkhan Kaka. Saya ingin melihat lebih banyak pemain muda seperti mereka di liga ini,” ungkapnya.

Namun, Rossi menekankan bahwa situasi saat ini cukup menantang, terutama dengan banyaknya regulasi yang menghalangi pemain lokal untuk mendapatkan kesempatan bermain secara reguler. Ia berharap, kedepannya, ada perubahan yang lebih menguntungkan bagi pemain muda agar mereka bisa menunjukkan bakat mereka di level yang lebih tinggi.

Dengan pernyataan-pernyataan tersebut, Karim Rossi mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas liga, di mana pemain lokal mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam pengembangan karir mereka. Dalam jangka panjang, hal ini diharapkan dapat berujung pada perbaikan prestasi Timnas Indonesia dan menciptakan generasi pesepakbola yang lebih kompetitif di kancah internasional.

BACA JUGA :

CLOSE