1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persis Solo Tunjuk Dedy Gusmawan sebagai Caretaker Asisten Nova Arianto Siap Bawa Laskar Sambernyawa Bangkit

Persis Solo kembali melakukan perubahan di jajaran kepelatihan untuk menghadapi lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Kali ini, Laskar Sambernyawa menunjuk Dedy Gusmawan sebagai caretaker setelah sebelumnya sempat ditangani Nurcholis Majid sebagai pelatih sementara.

Keputusan tersebut diumumkan pada Kamis (22/10/2026). Dedy mendapatkan tugas untuk mendampingi Persis Solo saat menjamu RANS Nusantara FC pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Manahan.

Penunjukan ini menjadi tantangan baru bagi Dedy yang sebelumnya bertugas sebagai asisten pelatih Persis. Ia diharapkan mampu membantu tim memperbaiki performa dan kembali meraih hasil positif setelah melewati periode pertandingan yang kurang memuaskan.

Lantas, seperti apa perjalanan karier Dedy Gusmawan dan tantangan yang menantinya bersama Persis Solo?

Persis Solo Tunjuk Dedy Gusmawan sebagai Caretaker

Manajemen Persis Solo resmi mempercayakan tanggung jawab pelatih sementara kepada Dedy Gusmawan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Dalam keterangannya, Persis menyebut penunjukan tersebut dilakukan pada Kamis (22/10/2026). Dedy akan memimpin Laskar Sambernyawa ketika menjamu RANS Nusantara FC pada pekan ketujuh kompetisi.

Sebelum keputusan ini diambil, Persis sempat menunjuk Nurcholis Majid sebagai caretaker. Namun, masa tugasnya hanya berlangsung selama satu pertandingan, yakni ketika Persis bertandang ke markas Deltras FC pada pekan keenam.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari perubahan staf kepelatihan Persis di tengah upaya memperbaiki perjalanan mereka pada musim 2026/2027.

Dengan status barunya, Dedy kini memiliki tanggung jawab lebih besar. Ia tidak hanya membantu pelatih dalam menyiapkan tim, tetapi juga harus memastikan para pemain siap menghadapi pertandingan dengan strategi dan mentalitas yang tepat.

Dedy Gusmawan Siap Bawa Persis Solo Bangkit

Dedy Gusmawan mengaku siap menerima kepercayaan yang diberikan manajemen Persis Solo. Ia memandang penunjukan tersebut sebagai kehormatan sekaligus tantangan besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Pelatih berusia 40 tahun itu juga memiliki tekad untuk membantu Persis berkembang dan mendapatkan hasil yang lebih konsisten dalam pertandingan berikutnya.

“Bagi saya ini adalah sebuah kehormatan, tantangan dan tanggung jawab besar. Harapan dan tekad saya, Persis Solo bisa terus berkembang, konsisten mendulang poin di setiap pertandingan,” kata Dedy.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa konsistensi menjadi salah satu fokus utama Dedy dalam menjalankan tugasnya.

Persis membutuhkan perbaikan performa agar tidak terus kehilangan poin. Karena itu, pertandingan melawan RANS Nusantara FC bisa menjadi kesempatan penting bagi Dedy untuk mulai menerapkan pendekatannya kepada tim.

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Persis Solo antara lain:

  • Meningkatkan konsistensi permainan: Persis perlu menjaga kualitas penampilan sepanjang pertandingan.
  • Memaksimalkan peluang: Efektivitas di depan gawang menjadi faktor penting untuk mendapatkan hasil maksimal.
  • Memperkuat koordinasi tim: Para pemain harus mampu menjalankan strategi secara disiplin.
  • Membangun kepercayaan diri: Hasil positif dapat membantu tim menghadapi pertandingan selanjutnya dengan lebih baik.

Meski demikian, perubahan pelatih tidak serta-merta menjamin hasil yang diinginkan. Dedy tetap harus bekerja bersama staf dan pemain untuk menemukan solusi yang sesuai dengan kondisi tim.

Pernah Bekerja Bersama Nova Arianto di Timnas Indonesia U-19

Sebelum mendapatkan tugas sebagai caretaker Persis Solo, Dedy Gusmawan telah memiliki pengalaman di lingkungan kepelatihan sepak bola profesional.

Ia bergabung dengan Persis pada September 2026 untuk memperkuat jajaran asisten pelatih yang sebelumnya membantu Ricky Nelson pada awal musim 2026/2027.

Sebelum bergabung dengan Laskar Sambernyawa, Dedy memulai kiprahnya sebagai asisten pelatih Malut United pada Juni 2024.

Selama menjalankan tugas di klub tersebut, ia bekerja bersama dua pelatih berbeda, yakni Imran Nahumarury dan Hendri Susilo. Pengalaman itu menjadi bagian dari perjalanan Dedy dalam mengembangkan kemampuannya di dunia kepelatihan.

Pada Mei 2026, Dedy kemudian mendapat kesempatan membantu Nova Arianto di Timnas Indonesia U-19.

Dalam perannya bersama tim nasional kelompok usia tersebut, Dedy turut terlibat dalam perjalanan Garuda Muda hingga berhasil mengamankan tiket ke Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Pengalaman di level klub dan tim nasional menjadi bekal tersendiri bagi Dedy saat menerima tanggung jawab baru di Persis Solo.

Kini, tantangannya adalah menerapkan pengalaman tersebut untuk membantu Laskar Sambernyawa memperbaiki hasil di kompetisi domestik.

Catatan Persis Solo Jadi Pekerjaan Rumah Dedy

Tugas Dedy Gusmawan tidak akan mudah. Persis Solo sedang menghadapi periode yang kurang memuaskan di Pegadaian Championship 2026/2027.

Berdasarkan catatan yang tersedia, Laskar Sambernyawa belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Mereka mencatatkan tiga hasil imbang dan satu kekalahan.

Rangkaian hasil tersebut membuat Persis berada di peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi enam poin.

Situasi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Dedy. Ia perlu membantu tim menemukan kembali konsistensi agar Persis dapat memperbaiki posisinya dalam persaingan kompetisi.

Di sisi lain, persiapan menghadapi RANS Nusantara FC juga menjadi ujian awal bagi caretaker anyar tersebut. Persis harus memanfaatkan pertandingan kandang di Stadion Manahan untuk berusaha mendapatkan hasil maksimal.

Dukungan suporter dapat menjadi dorongan tambahan, tetapi performa di lapangan tetap akan ditentukan oleh kesiapan pemain, penerapan strategi, dan kemampuan memanfaatkan peluang.

RANS Nusantara FC Jadi Ujian Pertama Caretaker Baru

Pertandingan melawan RANS Nusantara FC pada pekan ketujuh akan menjadi kesempatan pertama Dedy Gusmawan menjalankan tugasnya sebagai caretaker Persis Solo.

Laga ini penting bagi Laskar Sambernyawa untuk memutus catatan tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir sekaligus membangun momentum baru.

Dedy perlu memastikan perubahan di jajaran kepelatihan dapat diikuti dengan perbaikan nyata di lapangan. Kedisiplinan, efektivitas serangan, dan koordinasi antarpemain akan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.

Jika mampu meraih hasil positif, Persis berpeluang mendapatkan dorongan kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Namun, tantangan tersebut tetap membutuhkan kerja keras dari seluruh elemen tim.

Kini, perhatian tertuju pada langkah pertama Dedy Gusmawan bersama Persis Solo. Mampukah caretaker anyar ini membawa Laskar Sambernyawa kembali ke jalur kemenangan? Pertandingan melawan RANS Nusantara FC akan menjadi ujian awal untuk menjawab pertanyaan tersebut.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE